Skuad Persib Juara ISL 2014, di Mana Mereka Sekarang?
Gia Yuda Pradana | 15 Juli 2020 13:18
Bola.net - Tanggal 7 November 2014 menjadi momen membahagiakan buat Bobotoh. Persib Bandung, tim kesayangan mereka, berhasil mengakhiri paceklik prestasi dengan menjadi juara Indonesia Super League (ISL) 2014.
Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, menjadi saksi Persib sukses meraih gelar juara. Di partai final, tim berjuluk Maung Bandung itu berhasil mengalahkan juara bertahan Persipura Jayapura.
Pertandingan berjalan menegangkan lantaran harus diakhiri dengan adu penalti. Di waktu normal sampai perpanjangan, skor tetap sama kuat 2-2.
Persib akhirnya memenangi adu penalti dengan skor 5-3. Bobotoh pun histeris. Berakhir sudah masa penantian setelah terakhir menjadi juara di Liga Indonesia 1994-1995.
Musim itu, Persib dilatih Djadjang Nurdjaman. ISL 2014 digelar dengan format dua wilayah karena masa transisi dari dualisme kompetisi musim sebelumnya.
Di pertandingan final, Djanur, sapaan akrab Djadjang Nurdjaman menurunkan 11 pemain terbaiknya. Posisi kiper ditempati Made Wirawan, kemudian empat bek sejajar dipercayakan kepada Supardi, Vladimir Vujovic, Achmad Jufriyanto, dan Tony Sucipto.
Lapangan tengah diisi Hariono, Firman Utina, Makan Konate, dan M. Ridwan. Sementara itu, duet strikernya adalah Ferdinand Sinaga dan Djibril Coulibaly.
Di Mana Mereka Sekarang?
Dari sebelas terbaik itu, hampir semua masih aktif bermain, bahkan ada yang masih memperkuat Persib, yaitu Made Wirawan dan Supardi.
Sementara itu, Achmad Jufriyanto sekarang membela Bhayangkara FC. Tony Sucipto kembali ke Persija Jakarta, sedangkan Hariono pindah ke Bali United FC.
Makan Konate saat ini bermain di Persebaya Surabaya, dan Ferdinand Sinaga di PSM Makassar. Djibril Coulibaly terakhir kali terpantau bermain di negaranya, Mali, memperkuat CO de Bamako pada 2017.
Sementara itu, yang sudah pensiun adalah Vladimir Vujovic, M. Ridwan, dan Firman Utina. Ketiganya kemudian meniti karier sebagai pelatih.
Vladimir Vujovic terakhir kali melatih PSIM Yogyakarta di Liga 2 2019, sedangkan M. Ridwan pada musim lalu melatih PSIS Semarang U-19 di Elite Pro Academy (EPA). Firman Utina selain menjadi pelatih usia muda, ia juga mendirikan Akademi FU15.
Pemain Pengganti

Selain sebelas terbaik itu, beberapa pemain pengganti yang dimasukkan saat partai final adalah Tantan dan Atep. Nama pertama sudah pensiun beberapa tahun kemarin dan sekarang menjadi pelatih di akademi Persib.
Kalau Atep, setelah tidak dipakai Persib, dia sempat memperkuat Mitra Kukar. Belum lama ini juga membela PSKC Cimahi. Untuk sekarang, ia kelihatannya banting setir menjadi politisi karena masuk bursa calon Wakil Bupati Kabupaten Bandung.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca juga artikel-artikel lainnya:
Seperti Rahmad Darmawan, Daftar Pesohor Sepak Bola yang Terjun ke Dunia Politik
Kisah Presiden Borneo FC Nabil Husein dengan Wanita Bali: Berawal dari Taaruf, Menikah Tahun Ini
Makan Konate Terbantu dengan Program Latihan Bersama Fisioterapis Persebaya
Lanjutan Liga 1 Musim 2020, Persiraja Banda Aceh Berkandang di Maguwoharjo
Madura United Prioritaskan Tetap Berkandang di Madura pada Lanjutan Liga 1 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jude Bellingham ke Liverpool? Legenda The Reds Beri Isyarat Menarik
Liga Inggris 4 Juni 2026, 18:29
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47


















