Slamet Beri Kemenangan untuk Persebaya United
Editor Bolanet | 20 September 2015 17:07
- Butuh waktu 84 menit bagi Persebaya United untuk mencetak gol kemenangan atas Sriwijaya FC, Minggu (20/9) sore ini di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Gol tunggal itu dicetak oleh Slamet Nurcahyo, pemain yang baru masuk pada menit ke-60 menggantikan Asep Berlian.
Peluang pertama Persebaya United hadir dari heading Zulfiandi menit kedua. Tapi bola melenceng di kanan gawang. Sriwijaya FC membalas di menit ketujuh melalui heading Titus Bonai. Namun belum membuahkan hasil. Hingga 10 menit awal babak pertama, nampak bila permainan Persebaya United masih belum panas.
Strategi Persebaya United untuk memanfaatkan set piece juga masih buntu. Padahal hingga menit ke-20, mereka punya enam kesempatan dari sepak pojok, dan satu dari tendangan bebas. Tapi tak satupun yang bisa dikonversi menjadi gol. Lini belakang Sriwijaya FC jelas tak mau mengulang kesalahan Persiba Balikpapan. Cukup sukses mengunci posisi Pedro Javier dan Otavio Dutra.
Peluang emas pertama Persebaya United baru hadir di menit ke-23. Mendapatkan thru pass dari Siswanto, Pedro Javier sebenarnya tinggal berhadapan dengan kiper Dian Agus. Namun sepakannya terlalu lemah dan mudah untuk diamankan penjaga gawang asal Ponorogo tersebut. Pada menit ke-26, Patrich Wanggai melesakkan sepakan keras dari dalam kotak penalti Persebaya United. Sayang arah bola masih melenceng.
Berawal dari serangan balik, Evan Dimas melakukan solo run menyisir sisi kanan pertahanan Sriwijaya FC menit ke-34. Sayang crossing-nya ke arah Ilham Udin, dapat dibaca kiper Dian Agus. Persebaya United melakukan pergantian pertama di menit ke-35. Ibnu Grahan menarik keluar Zulfiandi untuk digantikan Rudi Widodo. Kehadiran Rudi membuat Persebaya United bermain dengan pola 4-1-4-1.
Dari luar kotak penalti, Syaiful Indra Cahya melepaskan sepakan keras menit ke-40. Beruntung bola masih bisa diamankan Jendri Pitoy. Skor 0-0 bertahan hingga jeda pertandingan. Baru tiga menit babak kedua berlangsung, Sriwijaya FC membuka kesempatan dari tendangan mendatar Patrich Wanggai yang melenceng di kiri gawang Persebaya United.
Peluang terbaik Sriwijaya FC tercipta dari kaki Wanggai menit ke-54. Berawal dari kesalahan pertahanan Persebaya, Wanggai sebenarnya tinggal berhadapan dengan kiper Jandri Pitoy. Tapi karena kurang tenang, tembakannya justru melambung jauh di atas mistar gawang. Menit ke-62, sontekan Rudi Widodo di depan gawang Sriwijaya FC, masih melenceng dari sasaran.
Untuk memperkuat lini depannya, Persebaya United memasukkan Fandi Eko Utomo dan Slamet Nurcahyo menit ke-71. Mereka menggantikan Siswanto dan Ilham Udin Armaiyn. Pedro Javier mendapat kesempatan ketiganya di menit ke-72. Mendapat sodoran Fandi Eko, Pedro mendapat ruang untuk menembak. Sayang tendangannya berhasil diblok kiper Dian Agus.
Menit ke-74, Dian Agus kembali mengamankan gawangnya dari tandukan Rudi Widodo. Di jeda water break, sempat terjadi insiden Gede Widiade yang protes kepada wasit Oky Dwi Putra. Bos Persebaya United ini nampaknya kecewa karena timnya tidak mendapat penalti ketika Pedro Javier dijatuhkan di kotak terlarang pada menit ke-75. Hingga menit ke-80, permainan Persebaya United terbaca dengan mudah oleh anak-anak Sriwijaya FC.
Gol yang dinanti akhirnya lahir pada menit ke-84 oleh Slamet Nurcahyo, sang pemain pengganti. Diawali umpan pendek Fandi kepada Pedro, bola lalu diarahkan ke Slamet yang berdiri tanpa kawalan. Sepakan mendatar Arek Jember ini bersarang di pojok kiri bawah gawang Dian Agus. Menit ke-87, Wanggai mendapat ruang untuk menembak di muka gawang Persebaya. Tapi bola berhasil diblok kiper Jendri Pitoy.
Menjelang pertandingan usai, Sriwijaya FC begitu agresif menyerang pertahanan Persebaya United. Peluang mereka peroleh dari TA Musafri di masa injury time. Namun bola melambung di atas mistar. Skor 1-0 memastikan kemenangan Persebaya United sore ini. (faw/pra)
Peluang pertama Persebaya United hadir dari heading Zulfiandi menit kedua. Tapi bola melenceng di kanan gawang. Sriwijaya FC membalas di menit ketujuh melalui heading Titus Bonai. Namun belum membuahkan hasil. Hingga 10 menit awal babak pertama, nampak bila permainan Persebaya United masih belum panas.
Strategi Persebaya United untuk memanfaatkan set piece juga masih buntu. Padahal hingga menit ke-20, mereka punya enam kesempatan dari sepak pojok, dan satu dari tendangan bebas. Tapi tak satupun yang bisa dikonversi menjadi gol. Lini belakang Sriwijaya FC jelas tak mau mengulang kesalahan Persiba Balikpapan. Cukup sukses mengunci posisi Pedro Javier dan Otavio Dutra.
Peluang emas pertama Persebaya United baru hadir di menit ke-23. Mendapatkan thru pass dari Siswanto, Pedro Javier sebenarnya tinggal berhadapan dengan kiper Dian Agus. Namun sepakannya terlalu lemah dan mudah untuk diamankan penjaga gawang asal Ponorogo tersebut. Pada menit ke-26, Patrich Wanggai melesakkan sepakan keras dari dalam kotak penalti Persebaya United. Sayang arah bola masih melenceng.
Berawal dari serangan balik, Evan Dimas melakukan solo run menyisir sisi kanan pertahanan Sriwijaya FC menit ke-34. Sayang crossing-nya ke arah Ilham Udin, dapat dibaca kiper Dian Agus. Persebaya United melakukan pergantian pertama di menit ke-35. Ibnu Grahan menarik keluar Zulfiandi untuk digantikan Rudi Widodo. Kehadiran Rudi membuat Persebaya United bermain dengan pola 4-1-4-1.
Dari luar kotak penalti, Syaiful Indra Cahya melepaskan sepakan keras menit ke-40. Beruntung bola masih bisa diamankan Jendri Pitoy. Skor 0-0 bertahan hingga jeda pertandingan. Baru tiga menit babak kedua berlangsung, Sriwijaya FC membuka kesempatan dari tendangan mendatar Patrich Wanggai yang melenceng di kiri gawang Persebaya United.
Peluang terbaik Sriwijaya FC tercipta dari kaki Wanggai menit ke-54. Berawal dari kesalahan pertahanan Persebaya, Wanggai sebenarnya tinggal berhadapan dengan kiper Jandri Pitoy. Tapi karena kurang tenang, tembakannya justru melambung jauh di atas mistar gawang. Menit ke-62, sontekan Rudi Widodo di depan gawang Sriwijaya FC, masih melenceng dari sasaran.
Untuk memperkuat lini depannya, Persebaya United memasukkan Fandi Eko Utomo dan Slamet Nurcahyo menit ke-71. Mereka menggantikan Siswanto dan Ilham Udin Armaiyn. Pedro Javier mendapat kesempatan ketiganya di menit ke-72. Mendapat sodoran Fandi Eko, Pedro mendapat ruang untuk menembak. Sayang tendangannya berhasil diblok kiper Dian Agus.
Menit ke-74, Dian Agus kembali mengamankan gawangnya dari tandukan Rudi Widodo. Di jeda water break, sempat terjadi insiden Gede Widiade yang protes kepada wasit Oky Dwi Putra. Bos Persebaya United ini nampaknya kecewa karena timnya tidak mendapat penalti ketika Pedro Javier dijatuhkan di kotak terlarang pada menit ke-75. Hingga menit ke-80, permainan Persebaya United terbaca dengan mudah oleh anak-anak Sriwijaya FC.
Gol yang dinanti akhirnya lahir pada menit ke-84 oleh Slamet Nurcahyo, sang pemain pengganti. Diawali umpan pendek Fandi kepada Pedro, bola lalu diarahkan ke Slamet yang berdiri tanpa kawalan. Sepakan mendatar Arek Jember ini bersarang di pojok kiri bawah gawang Dian Agus. Menit ke-87, Wanggai mendapat ruang untuk menembak di muka gawang Persebaya. Tapi bola berhasil diblok kiper Jendri Pitoy.
Menjelang pertandingan usai, Sriwijaya FC begitu agresif menyerang pertahanan Persebaya United. Peluang mereka peroleh dari TA Musafri di masa injury time. Namun bola melambung di atas mistar. Skor 1-0 memastikan kemenangan Persebaya United sore ini. (faw/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Persebaya di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:07
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





