Soal Hasil Swab Test Dua Pemain Mereka, Ini Kata Manajemen Arema FC
Gia Yuda Pradana | 15 Juni 2020 13:24
Bola.net - Manajemen Arema FC angkat bicara soal hasil negatif yang didapat dua pemain mereka dalam swab test, beberapa waktu lalu. Klub berlogo singa mengepal ini bersyukur dua pemain mereka tersebut dipastikan tak terpapar virus Corona.
"Alhamdulillah, kami bersyukur dua pemain tersebut mendapat hasil negatif pada swab test," ujar General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, pada Bola.net, Senin (15/6/2020).
"Sejak awal kami sudah yakin bahwa mereka memang tidak terpapar. Alhamdulillah, dengan hasil ini kita bisa benar-benar yakin," sambungnya.
Sebelumnya, dua penggawa Arema FC mendapat hasil reaktif kala melakukan rapid test, beberapa waktu lalu. Hal ini berdasar informasi yang didapat wartawan, Kamis (4/6/2020).
Menurut informasi tersebut, ada dua penggawa dan seorang pelatih Arema yang melakukan rapid test beberapa waktu lalu. Tiga orang ini melakukan rapid test atas inisiatif pribadi. Mereka berencana menggunakan hasil rapid test ini untuk melengkapi dokumen yang diperlukan untuk bepergian ke daerah lain.
Hasilnya, dari tes tersebut, dua penggawa Arema ini reaktif. Sementara, hasil sang pelatih nonreaktif.
Sebagai tindak lanjut dari hasil tes ini, kedua pemain tersebut menjalani swab test, pada pekan lalu. Test ini untuk memastikan apakah munculnya antibodi, yang memicu hasil reaktif pada rapid test, merupakan dampak dari adanya virus Corona di tubuh dua pemain tersebut.
Hasil tes dua pemain ini akhirnya keluar pada Senin (15/6/2020) pagi. Dua pemain tersebut dinyatakan negatif terpapar virus Corona.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Terus Imbau Pemain

Sementara itu, kendati dua pemainnya dipastikan tak terpapar virus Corona, Ruddy meminta agar timnya tak kehilangan kewaspadaan. Ia mengaku manajemen tak henti-hentinya mengimbau pemain untuk menjaga diri.
"Kalau untuk mengimbau, selalu kami lakukan. Tiap kesempatan, baik itu bertemu langsung atau melalui grup WhatsApp, kami selalu mengingatkan pemain untuk menjaga diri mereka dari paparan virus ini," tutur Ruddy.
Namun, Ruddy mengaku, manajemen tak bisa memastikan anak asuhnya sama sekali bebas dari risiko paparan virus ini. Pasalnya, menurut manajer berusia 48 tahun tersebut, semua tergantung kepada sang pemain sendiri.
"Kalau mereka disiplin menjalani protokol kesehatan, insyaallah risiko bisa ditekan. Kami sekadar mengimbau dan mengingatkan. Untuk tanggung jawab, semua ada di tangan si pemain itu sendiri," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca juga artikel-artikel lainnya:
Ketika Brasil-sentris Membuat PSS Sleman Jadi Tim yang Perkasa
4 Pemain Arema Ini Paling Rajin Menyapa Penggemar di Media Sosial
Jalani Swab Test, Dua Pemain Arema FC Dapat Hasil Negatif
Kurniawan dan Cerita di Balik Keberhasilan Persebaya Juara Liga Indonesia 2004
Persebaya dalam Angka: Klub dengan Sejarah Panjang di Persepakbolaan Indonesia
Persib Bandung dalam Angka: Klub Kondang dan Terpopuler di Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














