Soal Pavel Smolyachenko, Ini Penjelasan Manajemen Arema
Dimas Ardi Prasetya | 25 Juli 2019 00:12
Bola.net - Manajemen Arema FC angkat bicara soal jarangnya pemain asing mereka, Pavel Smolyachenko, mendapat kesempatan bermain. Klub berlogo singa mengepal ini menyebut bahwa hal tersebut merupakan keputusan mutlak dari tim pelatih.
"Tim pelatih tentu punya tolok ukur untuk memutuskan mengapa memainkan atau tidak memainkan pemain yang mereka miliki," ucap General Manager Arema, Ruddy Widodo.
"Tak hanya Pavel, banyak juga pemain yang belum dimainkan. Namun, lazimnya, pelatih menyusun strategi dan komposisi berdasar hasil latihan," sambungnya.
Sebelumnya, sempat muncul banyak pertanyaan soal minimnya kesempatan bermain yang didapat Pavel Smolyachenko pada Shopee Liga 1 musim 2019 ini. Gelandang asal Uzbekistan ini baru bermain pada satu laga, kontra Madura United.
Pavel sendiri sebelumnya sudah sempat diturunkan pada ajang pramusim. Namun, ketika sudah mulai nyetel dengan rekan-rekannya, pemain berusia 27 tahun tersebut harus menepi akibat mengalami gejala demam berdarah. Setelah pulih, Pavel pun kehilangan posisinya di ruang mesin Arema dan baru mendapat kesempatan bermain pekan lalu.
Kondisi Pavel ini menimbulkan pertanyaan bagi sejumlah pihak, termasuk Aremania, julukan suporter Arema. Pada laga kandang terakhir Arema, kontra Badak Lampung, mereka bahkan menyanyikan chant yang mempertanyakan keputusan diparkirnya Pavel, yang telah menerima kontrak berjumlah besar.
Bagaimana tanggapan manajemen Arema soal tuntutan tersebut? Simak di bawah ini.
Anggap Sebagai Risiko
Sementara itu, Ruddy menanggapi pertanyaan Aremania soal Pavel, yang tak dimainkan kendati mendapat kontrak ratusan juta. Manajer berusia 47 tahun tersebut menilai bahwa keputusan tim pelatih untuk memarkir Pavel ini merupakan sebuah risiko yang wajar.
"Namanya risiko kan seperti itu," kata Ruddy.
"Mungkin, pertanyaan itu bisa menjadi masukan bagi tim pelatih. Namun, harus dilihat juga seperti apa kondisi Pavel dalam latihan dan memahami alasan tim pelatih," sambungnya.
Bantah Pembelian Gagal
Lebih lanjut, Ruddy memastikan bahwa manajemen masih belum memutuskan bahwa Pavel adalah pembelian gagal bagi Arema. Menurutnya, sejauh ini, manajemen pun masih belum mengetuk palu soal nasib pemain tersebut.
"Sampai saat ini, kami belum menganggap bahwa ia adalah pembelian gagal," tutur Ruddy.
"Kami yakin dengan jadwal padat dan kondisi seperti ini ia akan bermain. Masih jauh untuk menilainya sebagai pemain yang akan dicoret," ia menandaskan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Alfeandra Dewangga Terima Sambutan Hangat dari Skuad Arema FC
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 19:51
LATEST UPDATE
-
Hasil Piala Presiden 2026: Gol Uilliam Baros Bawa Persib Raih 3 Poin
Bola Indonesia 25 Juli 2026, 21:41
-
Update Kondisi Kobbie Mainoo: Kapan Bisa Gabung Pra Musim MU?
Liga Inggris 25 Juli 2026, 21:00
-
Prediksi Piala Presiden 2026: PSMS Medan vs Port FC 26 Juli 2026
Bola Indonesia 25 Juli 2026, 20:42
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Persebaya vs Persija 26 Juli 2026
Bola Indonesia 25 Juli 2026, 20:39
-
Digoda Real Madrid, Yan Diomande Siap Melipir ke Spanyol
Liga Spanyol 25 Juli 2026, 20:00
-
Hasil Piala Presiden 2026: DPMM FC Imbang Lawan Tampines Rovers
Bola Indonesia 25 Juli 2026, 17:34
-
Waduh, Manchester United Mulai Menjauh dari Transfer Manu Kone?
Liga Inggris 25 Juli 2026, 17:30
-
Real Madrid Hidupkan Minat untuk Rodri, Manchester City Ketar-ketir!
Liga Spanyol 25 Juli 2026, 17:00












