Soal Penundaan ISL, Ini Kata FIFA
Editor Bolanet | 20 Februari 2015 18:37
- Federasi Asosiasi Sepakbola Internasional (FIFA) akhirnya buka suara ihwal penundaan kick off Indonesia Super League 2015. Pada suratnya yang dialamatkan pada Sekretaris Jenderal PSSI, Joko Driyono, FIFA mengatakan kick off ISL seharusnya tak ditunda.
Dengan segala pertimbangan, kami menyarankan Anda agar menyebarkan hasil korespondensi ini pada seluruh klub ISL dan mengingatkan seluruh pihak terkait bahwa PSSI -dan liga yang terafiliasi dengannya- adalah satu-satunya badan di sepakbola Indonesia yang boleh menetapkan kriteria pada klub-klub terkait keikutsertaan mereka, demikian tertulis pada surat bertanggal 19 Februari 2015 yang ditandatangani Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke.
Dengan demikian, ISL seharusnya bisa bergulir tanpa penundaan lebih lama lagi.
Selain itu, FIFA juga mengakui bahwa selama delapan belas bulan belakangan, sepakbola Indonesia sudah menunjukkan perkembangan positif. Mereka juga mengaku senang dengan perkembangan yang ada di sepakbola Indonesia.
Namun, meski demikian, FIFA mengaku tetap tak akan segan mengambil tindakan tegas pada sepakbola Indonesia. Hal ini untuk mencegah adanya intervensi yang dikhawatirkan bakal membuat sepakbola Indonesia kembali kacau balau.
Jika ISL tetap ditunda -sesuai dengan kriteria BOPI atau Kemenpora- maka permasalahan ini akan dibahas oleh badan yang terkait di FIFA untuk mendapat penilaian dan rekomendasi tindakan yang akan dilakukan.
Tindakan maksimal yang bisa diambil adalah pengucilan dalam waktu selekasnya.
FIFA sendiri mengaku bakal terus memonitor perkembangan hal ini. Mereka meminta informasi ihwal perkembangan situasi yang terjadi, paling lambat 23 Februari 2015 mendatang. (den/dzi)
Dengan segala pertimbangan, kami menyarankan Anda agar menyebarkan hasil korespondensi ini pada seluruh klub ISL dan mengingatkan seluruh pihak terkait bahwa PSSI -dan liga yang terafiliasi dengannya- adalah satu-satunya badan di sepakbola Indonesia yang boleh menetapkan kriteria pada klub-klub terkait keikutsertaan mereka, demikian tertulis pada surat bertanggal 19 Februari 2015 yang ditandatangani Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke.
Dengan demikian, ISL seharusnya bisa bergulir tanpa penundaan lebih lama lagi.
Selain itu, FIFA juga mengakui bahwa selama delapan belas bulan belakangan, sepakbola Indonesia sudah menunjukkan perkembangan positif. Mereka juga mengaku senang dengan perkembangan yang ada di sepakbola Indonesia.
Namun, meski demikian, FIFA mengaku tetap tak akan segan mengambil tindakan tegas pada sepakbola Indonesia. Hal ini untuk mencegah adanya intervensi yang dikhawatirkan bakal membuat sepakbola Indonesia kembali kacau balau.
Jika ISL tetap ditunda -sesuai dengan kriteria BOPI atau Kemenpora- maka permasalahan ini akan dibahas oleh badan yang terkait di FIFA untuk mendapat penilaian dan rekomendasi tindakan yang akan dilakukan.
Tindakan maksimal yang bisa diambil adalah pengucilan dalam waktu selekasnya.
FIFA sendiri mengaku bakal terus memonitor perkembangan hal ini. Mereka meminta informasi ihwal perkembangan situasi yang terjadi, paling lambat 23 Februari 2015 mendatang. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Juni 2026, 21:36
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















