SOS Minta Dugaan Match Fixing Eks Exco PSSI Hidayat Tetap Diusut
Ari Prayoga | 4 Desember 2018 02:12
Bola.net - Mundurnya Hidayat, yang tersangkut kasus dugaan match fixing, dari posisinya sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI tak lepas dari perhatian Save Our Soccer (SOS). Lembaga yang peduli dengan pembenahan tata kelola sepak bola Indonesia tersebut berharap agar kasus dugaan match fixing ini tetap diusut kendati orang yang diduga sebagai salah satu pelaku tindakan lancung ini telah mengundurkan diri.
"Harusnya pengunduran diri tak serta merta menutup kasus. PSSI dan pihak berwenang harus tetap melakukan pengusutan dan investigasi," ujar Koordinator SOS, Akmal Marhali, pada Bola.net, Senin (03/12) malam.
"Hukum tetap harus diberlakukan meski sudah mengundurkan diri," sambungnya.
Akmal menyebut SOS sangat concern dengan hal ini. Pasalnya, menurut pria berusia 40 tahun tersebut, kejadian mundurnya Hidayat, usai diduga terlibat match fixing, merupakan deja vu kejadian serupa pada 2007 silam.
"Waktu itu, Ketua Komdis PSSI, Togar Manahan Nero, dan anggota Exco PSSI, Kaharuddin Syah, yang terlibat suap dengan Penajam Medan Jaya mengundurkan diri. Sayangnya, kasus keduanya ditutup," papar Akmal.
"Namun, dalam kasus yang sama, dua pengurus Penajam Medan Jaya, Arizmen dan Syawal, dihukum seumur hidup," ia menambahkan.
Sebelumnya, di tengah tudingan yang menyebutnya terlibat match fixing, Hidayat memilih melepaskan jabatannya sebagai anggota Exco PSSI. Pengunduran eks manajer Persebo Bondowoso ini dilakukan sebagai langkah untuk menghormati PSSI. Ia pun mengaku tak ingin menjadi beban bagi federasi sepak bola Indonesia tersebut.
Lebih lanjut, Akmal pun berharap Hidayat bisa menunjukkan kecintaannya pada sepak bola Indonesia. Hal tersebut, bisa ditunjukkan Hidayat dengan menjadi justice collaborator atau whistle blower, untuk mengungkap praktik match fixing di sepak bola Indonesia.
"Perang terhadap match fixing sangat urgen saat ini. Butuh martir untuk membongkar gurita mafia bola," ucap Akmal.
"Bila itu dilakukan, ia akan menjadi pahlawan, bukan menutup kiprah di sepak bola sebagai pesakitan. Pak Hidayat sangat diharapkan bisa melakukan itu. Namanya pasti akan harum dibandingkan sebatas mundur untuk menutup pintu terbongkarnya pengaturan skor," tandasnya.
Video Menarik
Wawancara singkat dengan wanita cantik dari dunia futsal, Neng Fithri Syamsu, soal makna tato-tato yang ada di tubuhnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Gavi Tulis Pesan Emosional usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:48
-
Marcus Rashford dan MU, Cinta Lama yang Bersemi Kembali!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 14:40
-
Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












