Stadion Memprihatinkan, Persitara Malu

Editor Bolanet | 4 Mei 2011 21:20
Stadion Memprihatinkan, Persitara Malu
Salah satu sisi stadion Tugu (c) stad-nusantara
- Mayoritas tim yang berlaga di Stadion Tugu, Jakarta Utara, dalam ajang kompetisi Divisi Utama musim ini, mengaku tidak dapat bermain maksimal. Penyebabnya, tidak lain karena buruknya kondisi lapangan yang menjadi kandang Persitara Jakarta Utara tersebut.

Tak ayal, hal itu membuat kubu tim berjuluk Laskar si Pitung harus menanggung malu. Sebab, keluhan atas kondisi lapangan dari sejumlah tim-tim terdengar oleh telinga pengurus dan jajaran manajemen.

"Kami juga selalu mendengar itu. Kami benar-benar malu. Terutama saat pertandingan disiarkan langsung (stasiun televisi)," ujar manajer Persitara sekaligus Ketua Pengcab PSSI Jakarta Utara, Rizal Hafid, kepada , Rabu (04/5).

Sebagai tim Ibu Kota, lanjut Daeng-panggilan akrab Rizal Hafid- semestinya Laskar si Pitung mempunyai stadion yang layak dan lebih mentereng dibandingkan tim lain.

"Di daerah lain, stadion seperti ini jumlahnya tidak sedikit. Tapi, persoalannya kami adalah tim Ibu Kota," ujar Daeng.

Daeng berharap, Pemprov DKI Jakarta peduli dengan kondisi Stadion Tugu. Itu karena, membenahi dan merawat stadion menjadi tanggung jawab Pemprov.

"Katanya, anggaran untuk memperbaiki stadion ini juga sudah ada di Disorda (Dinas Olahraga dan Pemuda) DKI. Untuk jumlah, kami tidak tahu. Katanya, Rp 2-5 miliar," sambung pria asal Makassar itu.

Daeng berharap, sebelum kompetisi Divisi Utama musim 2011-2012 digulirkan, perbaikan stadion sudah dilakukan. "Kami berharap ada penambahan tribun, tapi itu bukan prioritas. Yang penting, kualitas lapangan," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Teknik Persitara, Zaenal Abidin, sependapat jika lapangan Stadion Tugu dipugar.

"Bukan hanya tim lain, bahkan kami juga tidak bisa bermain maksimal dengan lapangan seperti ini," pungkasnya. (esa/end)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT