Statistik Paul Munster: Pelatih Baru Persebaya Surabaya yang cuma 9 Kali Kalah di Bhayangkara FC
Gia Yuda Pradana | 4 Januari 2024 12:29
Bola.net - Persebaya Surabaya dipastikan memiliki nakhoda baru lagi. Kali ini, seperti sudah banyak dirumorkan sebelumnya, sosok yang dipercaya menangani Bajul Ijo adalah Paul Munster.
Munster sendiri bukan merupakan sosok anyar di kancah sepak bola Indonesia. Pelatih berusia 41 tahun tersebut sempat menangani Bhayangkara FC dan membawa tim milik polisi ini menjadi salah satu tim disegani di Indonesia.
Munster juga punya sejumlah reputasi mentereng selama berkiprah di Indonesia. Ia hanya sempat merasakan delapan kekalahan di liga. Di semua ajang, ia 'hanya' sempat merasakan sembilan kekalahan.
Dengan reputasi ini, Munster dipercaya mampu membawa Persebaya bangkit. Saat ini, kondisi Persebaya masih terpaku di peringkat ke-13 klasemen sementara BRI Liga 1 2023/2024.
Harapan tinggi terhadap Munster bukannya tanpa alasan. Ia mampu menyulap Bhayangkara FC, yang sempat terpuruk, jadi tim yang sulit dikalahkan.
Selain itu, ada sejumlah hal lain dalam sepak terjang Munster yang menjadi catatan emasnya selama berkiprah di Tanah Air.
Bagaimana sepak terjang Paul Munster bersama Bhayangkara FC di Indonesia? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Penyelamat Bhayangkara FC dari Degradasi
Munster mengawali kariernya di Indonesia pada September 2019. Ia bergabung dengan Bhayangkara FC di tengah musim 2019/2020.
Tugas Munster saat itu sangat berat. Ia harus menggantikan peran Alfredo Vera, yang gagal membawa The Guardian tampil moncer. Waktu itu, Bhayangkara bahkan sempat terjebak di papan bawah.
Namun, Munster sukses membawa Bhayangkara FC tampil moncer. Dalam 17 laga tersisa, pelatih kelahiran Irlandia Utara ini sukses membawa timnya mencatatkan sepuluh kemenangan, lima hasil imbang, dan hanya dua kali kalah.
Tak hanya menyelamatkan Bhayangkara FC, Munster pun sukses membawa tim tersebut mengakhiri musim di peringkat keempat klasemen akhir. Dari 53 poin yang mereka kumpulkan musim tersebut, 35 di antaranya diraih pada masa kepelatihan Munster.
Diganjal Pandemi Covid-19
Terpesona performa Munster kala membesut tim mereka, manajemen Bhayangkara FC memperpanjang kontraknya. Ia pun didapuk menangani The Guardians pada musim 2020/2021.
Namun, untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Kompetisi harus berhenti dan dibatalkan akibat pandemi Covid-19.
Ketika kompetisi dihentikan, Bhayangkara FC baru melakoni tiga laga, melawan Persiraja Banda Aceh, Persik Kediri, dan Persija Jakarta. Mereka meraih tiga hasil imbang dalam tiga laga tersebut.
Kembali Moncer Usai Pandemi Reda
Jelang musim 2021/2022, pandemi mulai mereda. Walhasil, kompetisi mulai bergulir lagi.
Munster membuktikan bahwa ia bukan sosok pelatih one season wonder. Pada musim 2021/2023, pelatih kelahiran 9 Februari 1982 tersebut sukses membawa tim besutannya tampil kokoh di kompetisi.
Musim tersebut, Bhayangkara FC menuntaskan musim kompetisi di posisi tiga klasemen akhir. Mereka meraih 66 poin dari 34 pertandingan.
Sepanjang musim, The Guardian mencatatkan 19 kemenangan, sembilan hasil imbang, dan enam kekalahan.
Musim ini jadi musim terakhir Munster menangani Bhayangkara FC. Ia kemudian meninggalkan Indonesia untuk menjadi Direktur Teknik di Federasi Sepak Bola Brunei Darussalam.
Tinggalkan Catatan Positif di Sepak Bola Indonesia
Munster memang tak lama berkarier di kancah sepak bola Indonesia. Ia pun hanya sempat menangani Bhayangkara FC selama di Indonesia.
Namun, ia mencatatkan catatan positif selama kiprahnya di Tanah Air. Munster membangun reputasinya sebagai salah satu pelatih terbaik yang pernah berkiprah di Indonesia.
Dalam 57 pertandingan bersama Bhayangkara FC, Munster hanya sempat mencecap sembilan kekalahan. Selain delapan kekalahan di liga, satu kekalahan lain dicatatkannya pada laga di Piala Menpora.
Selain itu, Munster juga terkenal sebagai pelatih yang agresif. Dengan skema 4-3-3, pelatih yang juga berpaspor Swedia ini dikenal sebagai penganut fanatik paham sepak bola menyerang. Dalam 57 pertandingan, timnya mencatatkan 83 gol.
Sepanjang menakhodai Bhayangkara FC, Munster mencatatkan 30 kemenangan, delapan hasil imbang, dan sembilan kekalahan. Ia membawa The Guardian mencatatkan total 108 poin, atau rata-rata 1,89 poin dalam tiap laga.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Klasemen BRI Liga 1
Sebagai informasi, Bolaneters bisa mengikuti update terbaru seputar BRI Liga 1 2023-2024, termasuk jadwal lengkap BRI Liga 1 dan juga klasemen terbaru Liga 1 hari ini hanya di Bola.net.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
BRI Liga 1 Libur, Bali United Agendakan Uji Coba di Vietnam
Thomas Doll: 2023 Tahun Sial bagi Persija Jakarta
Ramadhan Sananta Hanya Butuh Tambahan 3 Gol untuk Capai Target Individu di Persis Solo
Sibuk Naturalisasi Pemain, PSSI Diingatkan agar Tak Lupakan Kompetisi
Jeda Kompetisi, Bali United Rencanakan Dua Laga Uji Coba
BRI Liga 1: Penggawa Persik Kediri Diharap Jaga Kondisi Selama Masa Libur
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Borneo FC vs Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 17:00
-
Link Live Streaming PSIM vs Persita di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:19
-
Link Live Streaming Persik Kediri vs Dewa United di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:13
-
Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Persebaya di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:07
-
Jadwal BRI Super League 2026/27: Menjelang Pertandingan Persib vs PSM di Vidio
Bola Indonesia 5 September 2026, 07:58
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

