Strategi Bhayangkara FC Kala Membantai Persija 3-0
Dimas Ardi Prasetya | 4 Desember 2019 23:58
Bola.net - Kemenangan telak 3-0 berhasil didapat Bhayangkara FC kala menjamu Persija Jakarta pada pekan ke-30 Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2019). Lantas, strategi apa yang diterapkan sang pelatih, Paul Munster di laga tersebut?
Sebelum menentukan taktik yang akan dipakai, Munster lebih dulu menganalisa kelebihan dan kekurangan Persija. Dari pengamatannya, ia melihat bahwa Macan Kemayoran selalu mengandalkan Marko Simic dan pemain bertubuh tinggi untuk mencetak gol.
Bhayangkara FC kemudian mencoba mengantisipasi dan memanfaatkan serangan balik cepat. Sebab, Munster melihat bila lini belakang Persija memiliki kelemahan.
"Untuk strategis, tergantung pada pemain yang ada, saya harus melihat kelebihan dan kekurangan pemain. Jika pemain ada yang absen, maka saya harus beradaptasi" ujar Munster usai laga.
"Seperti Putu Gede yang sekarang bermain sebagai stoper. Saya tahu kelebihan dan kekurangan dari bermain transisi dalam serangan balik," katanya menambahkan.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters
Kaya akan Strategi
Lanjut Munster, dirinya selalu menerapkan strategi yang berbeda dalam setiap pertandingan. Namun, semua tergantung situasi dan kondisi pemain.
"Taktik bisa selalu berubah-ubah tergantung pertandingannya," tutur mantan pelatih Timnas Vanuatu ini.
"Tapi kami selalu berusaha mengasah transisi, mindset, serta mental pemain sangat mempengaruhi. Mental menang harus selalu ada, dan kini mereka dapat," imbuhnya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persija dan Playmaker Brasil Sepakat Berpisah, Segera Bergabung dengan Arema FC
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 08:47
-
Persib Bandung Dekati Layvin Kurzawa, Eks Bek PSG Siap Ramaikan BRI Super League
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 21:39
-
Kabar Duka, Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Tutup Usia
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 18:32
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








