Sumut-Kalsel Berbagi Angka di Futsal PON 2012
Editor Bolanet | 10 September 2012 11:57
- Tim futsal Sumatera Utara harus puas berbagi angka dengan Kalimantan Selatan. Keduanya bermain imbang 0-0 pada fase Grup B di GOR Tembilahan, Minggu malam.
Permainan yang diperagakan kedua tim cukup menarik. Kedua tim langsung melancarkan serangan ke baris pertahanan lawan. Kalsel yang banyak mendapat dukungan penonton tampil lebih agresif. Berkali-kali serangan dilakukan ke jantung pertahanan Sumut, membuat yang berada di bawah mistar harus jatuh bangun menjaga agar tidak kebobolan.
Peluang Sumut di babak pertama juga terjadi beberapa kali. Serangan yang dimotori sang kapten Ferry Santoso juga merepotkan barisan pertahanan Kalsel. Namun sayang tak ada gol yang mampu tercipta. Hingga peluit berakhir babak pertama, kedudukan masih 0-0.
Memasuki babak kedua, tim Kalsel langsung melancarkan serangan hingga membuat pemain-pemain Sumut kerepotan. Tendangan keras dan mengarah ke gawang, membuat Dicky berkali-kali jatuh bangun menjaga gawangnya dari kebobolan.
Sumut sendiri juga berkali-kali memiliki peluang, namun sayang hingga berakhirnya pertandingan tidak satupun yang membuahkan hasil.
Hasil imbang ini membuat, Sumut berada di peringkat kedua di bawah Jabar. Sedangkan Kalsel berada di urutan ketiga dengan dua poin dan Riau di dasar klasemen.
Hasil imbang ini, sempat membuat pelatih futsal Sumut kesal, karena banyaknya pelanggaran yang dilakukan pemain Kalsel tidak dianulir oleh wasit. Hasil seri ini bukan akhir segalanya. Kita harus kerja keras melawan Jabar besok (Senin,10/9), katanya usai pertandingan.
Sedangkan pertandingan lainnya Jawa Barat menang atas tuan rumah, Riau, dengan skor 5-8.
(ant/end)
Permainan yang diperagakan kedua tim cukup menarik. Kedua tim langsung melancarkan serangan ke baris pertahanan lawan. Kalsel yang banyak mendapat dukungan penonton tampil lebih agresif. Berkali-kali serangan dilakukan ke jantung pertahanan Sumut, membuat yang berada di bawah mistar harus jatuh bangun menjaga agar tidak kebobolan.
Peluang Sumut di babak pertama juga terjadi beberapa kali. Serangan yang dimotori sang kapten Ferry Santoso juga merepotkan barisan pertahanan Kalsel. Namun sayang tak ada gol yang mampu tercipta. Hingga peluit berakhir babak pertama, kedudukan masih 0-0.
Memasuki babak kedua, tim Kalsel langsung melancarkan serangan hingga membuat pemain-pemain Sumut kerepotan. Tendangan keras dan mengarah ke gawang, membuat Dicky berkali-kali jatuh bangun menjaga gawangnya dari kebobolan.
Sumut sendiri juga berkali-kali memiliki peluang, namun sayang hingga berakhirnya pertandingan tidak satupun yang membuahkan hasil.
Hasil imbang ini membuat, Sumut berada di peringkat kedua di bawah Jabar. Sedangkan Kalsel berada di urutan ketiga dengan dua poin dan Riau di dasar klasemen.
Hasil imbang ini, sempat membuat pelatih futsal Sumut kesal, karena banyaknya pelanggaran yang dilakukan pemain Kalsel tidak dianulir oleh wasit. Hasil seri ini bukan akhir segalanya. Kita harus kerja keras melawan Jabar besok (Senin,10/9), katanya usai pertandingan.
Sedangkan pertandingan lainnya Jawa Barat menang atas tuan rumah, Riau, dengan skor 5-8.
(ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menpora Apresiasi Lompatan Besar Futsal dan Dominasi Tenis Indonesia pada Awal 2026
Tenis 9 Februari 2026, 13:00
-
Hasil Timnas Indonesia vs Iran: Pasukan Garuda Gagal Juara Piala Asia Futsal 2026
Tim Nasional 7 Februari 2026, 21:52
-
Final Piala Asia Futsal 2026, Hector Souto: Yang Tertekan Iran, Bukan Indonesia
Tim Nasional 7 Februari 2026, 13:45
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















