Suporter Harus Paham Duduk Perkara Dualisme Persebaya
Editor Bolanet | 30 Juni 2015 09:54
- Pengakuan Vigit Waluyo tentang duduk perkara dualisme Persebaya memang mengejutkan. Apalagi ia juga mengungkapkan bahwa ada campur tangan Cholid Goromah yang notabene bos Persebaya 1927. Peran Cholid juga bukan sebagai cameo, tapi sebagai salah satu tokoh utama yang menjadi katalisator lahirnya dualisme Persebaya.
Dengan fakta baru yang ia beberkan, mantan pengelola Deltras Sidoarjo ini berharap ada edukasi baru yang mencerahkan. Utamanya bagi kalangan suporter Persebaya, Bonek. Vigit mengaku 'ngenes' melihat dualisme Persebaya yang sudah melebar kepada dualisme pendukungnya.
Suporter harus dijelaskan masalah ini. Mereka harus paham bahwa Persebaya cuma satu. Kita tutup saja lembaran ini. Kita bikin dan dukung Persebaya yang satu. Yakni Persebaya saja, tanpa embel-embel apapun, harap Vigit.
Ketika ditemui sejumlah awak media di salah satu restoran cepat saji, Senin (29/6) malam, Vigit mengaku baru pertama kali mengungkapkan fakta ini. Ini baru saya sampaikan hari ini. Sebelumnya tidak pernah saya omongkan masalah ini, beber Vigit kepada sejumlah wartawan, termasuk .
Vigit juga menjelaskan, untuk menguraikan masalah Persebaya, bisa dilakukan dengan mencari siapa pemberi amanah, siapa yang menjadi penyelamat dan sub penyelamat. Untuk pemberi amanah, Vigit sudah menjelaskan bahwa ia mendapatkannya dari Cholid Goromah dan Wisnu Wardhana.
Mantan Plt Ketua PSSI Jatim ini tak segan untuk menyebut dirinya sebagai penyelamat. Sebab saat itu dirinya lah yang mendapat amanat untuk membentuk tim Persebaya yang main di Divisi Utama. Pembentukan tim ini sekaligus menyelamatkan Persebaya dari ancaman degradasi ke Divisi III, kasta terrendah saat itu.
Selain menyebut dirinya penyelamat Persebaya, Vigit juga menyematkan gelar tersebut kepada ketua PSSI saat ini, La Nyalla Mahmud Mattalitti. Sebab menurut Vigit, usai tak lagi ia kelola, Persebaya Divisi Utama ditangani oleh La Nyalla. Selain itu, Vigit juga tak melihat adanya kesenggangan antara La Nyalla dengan duo bos Persebaya 1927, Cholid Goromah dan Saleh Mukadar.
Di mata saya, hubungan Pak Cholid dan Pak Wisnu itu harmonis. Pak Nyalla dengan Pak Cholid dan Pak Saleh Mukadar juga harmonis saat itu, tutup Vigit. [initial]
(faw/mac)
Dengan fakta baru yang ia beberkan, mantan pengelola Deltras Sidoarjo ini berharap ada edukasi baru yang mencerahkan. Utamanya bagi kalangan suporter Persebaya, Bonek. Vigit mengaku 'ngenes' melihat dualisme Persebaya yang sudah melebar kepada dualisme pendukungnya.
Suporter harus dijelaskan masalah ini. Mereka harus paham bahwa Persebaya cuma satu. Kita tutup saja lembaran ini. Kita bikin dan dukung Persebaya yang satu. Yakni Persebaya saja, tanpa embel-embel apapun, harap Vigit.
Ketika ditemui sejumlah awak media di salah satu restoran cepat saji, Senin (29/6) malam, Vigit mengaku baru pertama kali mengungkapkan fakta ini. Ini baru saya sampaikan hari ini. Sebelumnya tidak pernah saya omongkan masalah ini, beber Vigit kepada sejumlah wartawan, termasuk .
Vigit juga menjelaskan, untuk menguraikan masalah Persebaya, bisa dilakukan dengan mencari siapa pemberi amanah, siapa yang menjadi penyelamat dan sub penyelamat. Untuk pemberi amanah, Vigit sudah menjelaskan bahwa ia mendapatkannya dari Cholid Goromah dan Wisnu Wardhana.
Mantan Plt Ketua PSSI Jatim ini tak segan untuk menyebut dirinya sebagai penyelamat. Sebab saat itu dirinya lah yang mendapat amanat untuk membentuk tim Persebaya yang main di Divisi Utama. Pembentukan tim ini sekaligus menyelamatkan Persebaya dari ancaman degradasi ke Divisi III, kasta terrendah saat itu.
Selain menyebut dirinya penyelamat Persebaya, Vigit juga menyematkan gelar tersebut kepada ketua PSSI saat ini, La Nyalla Mahmud Mattalitti. Sebab menurut Vigit, usai tak lagi ia kelola, Persebaya Divisi Utama ditangani oleh La Nyalla. Selain itu, Vigit juga tak melihat adanya kesenggangan antara La Nyalla dengan duo bos Persebaya 1927, Cholid Goromah dan Saleh Mukadar.
Di mata saya, hubungan Pak Cholid dan Pak Wisnu itu harmonis. Pak Nyalla dengan Pak Cholid dan Pak Saleh Mukadar juga harmonis saat itu, tutup Vigit. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs PSS 18 Oktober 2026
Bola Indonesia 17 Oktober 2026, 10:16
-
Link Streaming Isenmulang FC vs Persebaya di BRI Super League, 9 Oktober 2026
Bola Indonesia 9 Oktober 2026, 18:00
-
Prediksi BRI Super League: Isenmulang FC vs Persebaya 9 Oktober 2026
Bola Indonesia 8 Oktober 2026, 19:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




