Suporter Kembali Jadi Korban, SOS: Sepakbola Adalah Hiburan, Bukan Pemakaman
Editor Bolanet | 25 Oktober 2016 15:32
Terlalu mahal bila sepak bola harus dibayar dengan nyawa. Kejadian ini tak boleh lagi terulang, ujar Koordinator SOS, Akmal Marhali.
Polisi harus mengusut tuntas pelakunya dan memberikan hukuman sepadan agar ada efek jera, sambungnya.
Menurut Akmal, tak seharusnya ada rivalitas di luar lapangan. Rivalitas, sambung mantan jurnalis olahraga ini, hanya terjadi sepanjang 2X45 menit di lapangan.
Ini harus dipahami semua elemen sepak bola di tanah air. Sepakbola adalah hiburan, bukan tempat pemakaman, tuturnya.
Sebelumnya, sepakbola Indonesia kembali memakan tumbal. Seorang bobotoh harus meregang nyawa karena dikeroyok jelang menyaksikan pertandingan Persib Bandung melawan Persegres Gresik United di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (22/10).
Bobotoh naas tersebut bernama Muhammad Rovi Arrahman. Pria yang karib disapa Omen ini, dikeroyok puluhan orang saat melintas di Jalan Raya Inspeksi Kalimalang, Cikarang Selatan, Jawa Barat. Ia dan dua rekannya dilempari batu dan helm. Omen yang dibonceng motor paling belakang terjatuh dan terseret sekitar tujuh meter.
Usai terjatuh, remaja 17 tahun ini dipukuli menggunakan tangan, batu, benda tumpul dan senjata tajam. Saat ditolong Omen sudah dalam kondisi kritis akibat luka robek di pipi kanan, memar di bagian belakang kepala, luka lecet di tangan kanan dan kiri serta kedua kakinya. Sempat dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Keluarga, nyawa Omen akhirnya tak tertolong. Ia menghembuskan nafas terakhir pada Minggu (23/10).
Polisi sendiri telah menangkap delapan orang remaja yang diduga pelaku penyerangan. Para pelaku yang berusia belasan tahun ini diperiksa intensif di Unit Reskrim Polsek Cikarang Selatan. Hasil pemeriksaan menyebutkan kedelapan pelaku mengaku anggota The Jakmania, suporter Persija Jakarta.
Kematian Omen menambah panjang daftar kelam kekerasan di sepakbola Indonesia. Berdasarkan data dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) SOS, Omen adalah korban nyawa ke-51 sejak Liga Indonesia digelar pada 1994/1995.
Lebih lanjut, Akmal berharap kematian Omen bisa menjadi momen introspeksi bagi seluruh stakeholder sepakbola nasional, mulai dari PSSI, operator kompetisi, klub, sampai kepada organisasi. Gesekan suporter yang berujung bentrokan dan menelan korban nyawa tak boleh lagi terulang.
Akmal menambahkan, salah satu cara untuk menghindari terus berulangnya tragedi ini adalah membuat regulasi dan aturan yang jelas dan tegas untuk supporter.
“Sudah waktunya suporter juga dibuatkan regulasi. Football Spectator Act (FSA) yang diberlakukan di Liga Inggris sejak 1989 bisa dijadikan rujukan, kata Akmal.
FSA mewajibkan seluruh suporter di Inggris memiliki kartu keanggotaan dari klub yang mereka dukung. Ini untuk mengidentifikasi suporter yang bikin rusuh. Mereka akan dicabut kartu anggotanya serta tak boleh menonton pertandingan seumur hidup di stadion bila dinyatakan bersalah, imbuhnya.
Selain itu, menurut Akmal, yang lebih penting, PSSI, operator dan juga klub harus memberikan pembinaan kepada suporter. Pembinaan tersebut, sambungnya, meliputi rule of the games sampai kepada sanksi-sanksi yang akan diberikan bila melakukan aksi anarkis dan vandalis baik di dalam maupun di luar stadion.
Ini salah satu cara untuk mencegah potensi kekerasan yang berujung tumbal nyawa. Cukup Omen yang terakhir meregang nyawa, tandasnya. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Persib vs Bali United: Tayang di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 12 April 2026, 18:30
-
Nonton Siaran Langsung Persib Bandung vs Bali United di BRI Super League
Bola Indonesia 12 April 2026, 17:50
LATEST UPDATE
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Bayern vs Madrid?
Liga Champions 15 April 2026, 19:22
-
Live Streaming UCL Malam Ini: Ada Arsenal vs Sporting dan Bayern vs Madrid
Liga Champions 15 April 2026, 18:51
-
Nonton Live Streaming Liga Champions: Bayern vs Madrid
Liga Champions 15 April 2026, 17:52
-
Perkokoh Tembok Pertahanan, Manchester United Incar Bintang Bournemouth Ini
Liga Inggris 15 April 2026, 17:07
-
Kabar Buruk Untuk Liverpool, Hugo Ekitike Dikabarkan Bakal Absen 9 Bulan!
Liga Champions 15 April 2026, 17:05
-
Juventus Diyakini akan Genggam Tiket Liga Champions
Liga Italia 15 April 2026, 17:01
-
Prediksi Fiorentina vs Crystal Palace 17 April 2026
Liga Eropa UEFA 15 April 2026, 17:00
-
Dusan Vlahovic bakal Absen 3 Laga Lagi
Liga Italia 15 April 2026, 16:54
-
Usai Duel Liverpool vs PSG, Ini Kata Arne Slot Soal Cedera Hugo Ekitike
Liga Champions 15 April 2026, 16:52
-
Juventus Takkan Ambil Risiko dengan Kenan Yildiz
Liga Italia 15 April 2026, 16:45
LATEST EDITORIAL
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
-
5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalkan Liverpool
Editorial 13 April 2026, 22:39
-
Jangan Panik! 5 Alasan Arsenal Masih Punya Harapan Besar Juara Premier League
Editorial 13 April 2026, 22:21
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51







