Suporter Pertanyakan Pencoretan Ismail Haris
Editor Bolanet | 6 Agustus 2013 23:55
- Hasil evaluasi dan nama-nama pemain PSM Makassar yang dicoret manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM) sudah sampai kepada suporter. Satu pertanyaan yang langsung terlontar adalah: Mengapa Ismail Haris yang dicoret?
Pertanyaan ini dilontarkan langsung oleh perdana menteri kelompok suporter Red Gank, Sul Dg Kulle, ketika melihat daftar nama-nama pemain yang dicoret oleh manajemen, Selasa (6/8/2013).
Menurut Sul, Ismail adalah pemain muda asli daerah yang cukup potensial. Lagipula pencoretan yang dilakukan manajemen sebutnya tidak berdasar.
Jika menilik dari segi aspek kontribusi, bagaimana mau dilihat kemampuan terbaiknya kalau dari era Petar Segrt hingga Imran Amirullah dia tidak pernah dimainkan, kata Sul.
Mudah-mudahan tidak ada tendensi dari pencoretan pemain, bukannya kami ingin membandingkan dengan pemain lain tetapi kami melihatnya dengan bijak terkait pencoretan itu. Padahal faktanya, dia itu pemain yang cukup bagus, hanya tinggal kesempatan saja yang belum diberikan, sambungnya.
Suporter membandingkan dengan Mirko Spasojevic dan I made Dwi Aryadana yang sering dimainkan meski dari bangku cadangan, namun penampilannya tidak kunjung meningkat. Made yang sudah dua musim di PSM tapi belum sekalipun mencetak gol. Pada evaluasi kali ini, justru malah nama Made yang dipertahankan, sementara Mirko dicoret. Sebelum ada hasil evaluasi, Mirko sudah memutuskan pulang ke negaranya Montengro
CEO PT PSM, Rully Habibie yang dimintai tanggapannya membantah jika pencoretan pemain yang dilakukan ini berdasarkan like dan dislike terhadap pemain. semua keputusan itu mempunyai alasan dan tidak ada hubungannya dengan siapa pemain tersebut. Pencoretan itu berdasarkan data, saya pun bisa kapan saja digantikan kalau memang selama ini saya tidak bekerja sesuai dengan desk job saya, jelasnya.
Ismail sendiri hanya bisa pasrah menerima nasibnya dicoret oleh manajemen PT PSM. Kini ia hanya bisa mencari klub baru agar karir sepakbolanya bisa tetap berjalan. Tidak apa-apa. Di dunia sepakbola itu sudah biasa, tandasnya. (nda/rdt)
Pertanyaan ini dilontarkan langsung oleh perdana menteri kelompok suporter Red Gank, Sul Dg Kulle, ketika melihat daftar nama-nama pemain yang dicoret oleh manajemen, Selasa (6/8/2013).
Menurut Sul, Ismail adalah pemain muda asli daerah yang cukup potensial. Lagipula pencoretan yang dilakukan manajemen sebutnya tidak berdasar.
Jika menilik dari segi aspek kontribusi, bagaimana mau dilihat kemampuan terbaiknya kalau dari era Petar Segrt hingga Imran Amirullah dia tidak pernah dimainkan, kata Sul.
Mudah-mudahan tidak ada tendensi dari pencoretan pemain, bukannya kami ingin membandingkan dengan pemain lain tetapi kami melihatnya dengan bijak terkait pencoretan itu. Padahal faktanya, dia itu pemain yang cukup bagus, hanya tinggal kesempatan saja yang belum diberikan, sambungnya.
Suporter membandingkan dengan Mirko Spasojevic dan I made Dwi Aryadana yang sering dimainkan meski dari bangku cadangan, namun penampilannya tidak kunjung meningkat. Made yang sudah dua musim di PSM tapi belum sekalipun mencetak gol. Pada evaluasi kali ini, justru malah nama Made yang dipertahankan, sementara Mirko dicoret. Sebelum ada hasil evaluasi, Mirko sudah memutuskan pulang ke negaranya Montengro
CEO PT PSM, Rully Habibie yang dimintai tanggapannya membantah jika pencoretan pemain yang dilakukan ini berdasarkan like dan dislike terhadap pemain. semua keputusan itu mempunyai alasan dan tidak ada hubungannya dengan siapa pemain tersebut. Pencoretan itu berdasarkan data, saya pun bisa kapan saja digantikan kalau memang selama ini saya tidak bekerja sesuai dengan desk job saya, jelasnya.
Ismail sendiri hanya bisa pasrah menerima nasibnya dicoret oleh manajemen PT PSM. Kini ia hanya bisa mencari klub baru agar karir sepakbolanya bisa tetap berjalan. Tidak apa-apa. Di dunia sepakbola itu sudah biasa, tandasnya. (nda/rdt)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persiapan ke ISL, Manajemen PSM Ingin Maksimalkan Sponsor
Bola Indonesia 5 November 2013, 17:10
-
Di Sulsel Masih Banyak Stadion Yang Representatif
Bola Indonesia 25 Oktober 2013, 09:23
-
Manajemen PSM Ingin Kelola Stadion, YOSS Menolak
Bola Indonesia 25 Oktober 2013, 08:53
-
Saatnya Manajemen PSM Pikirkan Stadion Agar Lolos Verifikasi
Bola Indonesia 25 Oktober 2013, 08:43
-
Jelang Play Off IPL, Pemain PSM Dilarang Sakit
Bola Indonesia 11 Oktober 2013, 18:40
LATEST UPDATE
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





