Suporter PSM Desak Manajemen Selesaikan Kontrak Pemain
Editor Bolanet | 22 Oktober 2012 23:05
- Masalah kontrak pemain menjadi sorotan akhir-akhir ini. Manajemen PSM Makassar belum bisa melakukan penandatanganan kontrak dengan alasan menunggu regulasi dari PT LPIS seputar kompetisi Indonesian Premier League (IPL) musim depan.
Mantan pengurus Marketing Communication PSM, Anno Suparno, mengatakan bahwa penundaan pembaruan kontrak pemain bisa merugikan klub. Selain menghambat persiapan tim jelang musim baru, penundaan tersebut bisa membuat pemain andalan PSM musim lalu, memilih pindah ke klub lain.
Menurut Anno, manajemen seharusnya tidak perlu membuang waktu untuk menunggu regulasi dari LPIS. Sebab, itu tidak akan berpengaruh banyak dengan tim yang sedang disiapkan.
Apalagi sebelumnya manajemen sudah mengisyaratkan akan lebih banyak memanfaatkan pemain muda asal daerah lokal Sulawesi Selatan, di mana seharusnya tidak banyak terganjal aturan. Manajemen bisa mengambil langkah pra kontrak agar memberikan jaminan kepada pemain.
“Sebaiknya PSM bisa membuat lebih dulu semacam draft kontrak sementara (pra kontrak). Setidaknya untuk mengikat para pemain sambil menunggu keputusan dari pusat,” beber Anno.
Kekhawatiran lain, kata Anno, adalah kepindahan pemain ke klub lain. Apalagi belakangan, sejumlah pemain sudah mengaku tengah didekati klub untuk pindah dari PSM. Padahal, pemain tersebut merupakan andalan untuk bersaing musim depan.
“Kalau pemain pindah, akan sulit mencari pemain baru yang berkualitas, dengan dana yang masih belum jelas berapa besarnya. Kalau pemain sudah diikat, pelatih sudah bisa melakukan persiapan dan latihan. Sedangkan kalau berlarut-larut, klub bisa merugi. Ini soal mental pemain juga masalah lain seperti calon sponsor, yang mungkin akan ragu masuk ke PSM,” sambung Anno.
Hal senada juga disampaikan ketua kelompok suporter Laskar Ayam Jantan, Uki Nugraha. Menurut pria yang akrab disapa Daeng Uki itu, lambatnya persiapan tim di masa pra musim bisa berakibat pada prestasi tim ke depan.
Bisa dipastikan, lambannya manajemen PSM bergerak, akan menyulitkan PSM untuk bersaing di papan atas. Untuk diketahui, pada musim depan, manajemen PSM menarget juara liga.
Menurut Uki, permasalahan kontrak dan hal-hal lainnya selalu jadi hambatan PSM dalam mempersiapkan tim menghadapi musim baru. Ia berharap kali ini merupakan kali terakhir hal itu terjadi.
“Manajemen selalu begini setiap tahun. Lamban, ditunda, ujung-ujungnya selalu mandek prestasi. Sekarang lihat, tim belum ada persiapan apa-apa. Pemain saja belum ada,” kata dia. (nda/dzi)
Mantan pengurus Marketing Communication PSM, Anno Suparno, mengatakan bahwa penundaan pembaruan kontrak pemain bisa merugikan klub. Selain menghambat persiapan tim jelang musim baru, penundaan tersebut bisa membuat pemain andalan PSM musim lalu, memilih pindah ke klub lain.
Menurut Anno, manajemen seharusnya tidak perlu membuang waktu untuk menunggu regulasi dari LPIS. Sebab, itu tidak akan berpengaruh banyak dengan tim yang sedang disiapkan.
Apalagi sebelumnya manajemen sudah mengisyaratkan akan lebih banyak memanfaatkan pemain muda asal daerah lokal Sulawesi Selatan, di mana seharusnya tidak banyak terganjal aturan. Manajemen bisa mengambil langkah pra kontrak agar memberikan jaminan kepada pemain.
“Sebaiknya PSM bisa membuat lebih dulu semacam draft kontrak sementara (pra kontrak). Setidaknya untuk mengikat para pemain sambil menunggu keputusan dari pusat,” beber Anno.
Kekhawatiran lain, kata Anno, adalah kepindahan pemain ke klub lain. Apalagi belakangan, sejumlah pemain sudah mengaku tengah didekati klub untuk pindah dari PSM. Padahal, pemain tersebut merupakan andalan untuk bersaing musim depan.
“Kalau pemain pindah, akan sulit mencari pemain baru yang berkualitas, dengan dana yang masih belum jelas berapa besarnya. Kalau pemain sudah diikat, pelatih sudah bisa melakukan persiapan dan latihan. Sedangkan kalau berlarut-larut, klub bisa merugi. Ini soal mental pemain juga masalah lain seperti calon sponsor, yang mungkin akan ragu masuk ke PSM,” sambung Anno.
Hal senada juga disampaikan ketua kelompok suporter Laskar Ayam Jantan, Uki Nugraha. Menurut pria yang akrab disapa Daeng Uki itu, lambatnya persiapan tim di masa pra musim bisa berakibat pada prestasi tim ke depan.
Bisa dipastikan, lambannya manajemen PSM bergerak, akan menyulitkan PSM untuk bersaing di papan atas. Untuk diketahui, pada musim depan, manajemen PSM menarget juara liga.
Menurut Uki, permasalahan kontrak dan hal-hal lainnya selalu jadi hambatan PSM dalam mempersiapkan tim menghadapi musim baru. Ia berharap kali ini merupakan kali terakhir hal itu terjadi.
“Manajemen selalu begini setiap tahun. Lamban, ditunda, ujung-ujungnya selalu mandek prestasi. Sekarang lihat, tim belum ada persiapan apa-apa. Pemain saja belum ada,” kata dia. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya Resmi Kontrak 99 Persen Pemain
Bola Indonesia 1 Desember 2012, 18:30
-
Enam Pemain Sepakat Bertahan di PSM Makassar
Bola Indonesia 30 November 2012, 22:00
-
Spaso Nego Sendiri Kontraknya
Bola Indonesia 30 November 2012, 21:30
-
Kahar, Hendra, dan Fadly Sepakat Bertahan di PSM
Bola Indonesia 30 November 2012, 20:18
-
Minta Kenaikan Kontrak, Pemain Enggan Disebut Materialistis
Bola Indonesia 25 November 2012, 21:30
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












