Suporter: Terlalu Dini Untuk Mengganti Petar
Editor Bolanet | 12 Maret 2013 19:10
- Kekalahan tiga laga beruntun yang diterima PSM Makassar mengecewakan pecinta PSM. Kritikan tajam pun diterima skuad Ayam Jantan dari Timur, terkhusus kepada pelatih Petar Segrt.
Petar dinilai bertanggung jawab atas kekalahan tersebut karena dinilai strateginya tidak membuahkan hasil menggembirakan. Apalagi, dalam tiga laga away tersebut, PSM kebobolan empat gol dan tidak satu pun mencetak gol.
Terakhir, muncul wacana jika pelatih Petar Segrt segera dievaluasi dan dicopot. Namun, tidak semua setuju jika Petar diganti. Suara suporter sepakat untuk mempertahankan dan memberikan kesempatan kepada pelatih asal Kroasia itu.
Jenderal lapangan suporter The Macz Man, Andi Shyam Paswah AP yang akrab disapa Coklat, mengatakan bahwa ide penggantian Petar tersebut masih terlalu dini. Ia meminta agar masyarakat lebih bijak melihat faktor yang membuat PSM mengalami kekalahan.
“Terlalu prematur untuk mengganti pelatih. Kami masih inginkan coach Petar latih PSM. Kita mesti melihat alasan di balik kekalahan di tiga laga perdana itu. Mungkin saja faktor non teknis turut andil dalam kekalahan tersebut,” ujar Coklat.
“Kita masih punya waktu dua pekan untuk mengevaluasi kekurangan di ini depan dan belakang sebelum memulai laga home. Saya yakin pelatih lebih tahu cara untuk menambal kekurangan tersebut,” lanjutnya.
Coklat juga menilai bahwa Petar layak diberikan kesempatan untuk memperbaiki keterpurukan PSM. Petar juga sudah meminta maaf kepada pecinta PSM atas kekalahan itu.
Sebelumnya, Petar sudah meminta maaf karena tidak mampu membawa pulang poin. Selayaknya, kekalahan adalah tanggung jawab tim secara keseluruhan. Tapi, Petar tidak sedikit pun menyalahkan pemainnya, malah membela mereka. Petar juga mengaku terbuka menerima kritikan dan tekanan.
“Pelatih sudah meminta maaf mengenai kekalahan di tiga laga awal itu. Mestinya kita memberi dia kesempatan kedua untuk menunjukkan kemampuannya dan menembus kesalahan yang diakuinya. Ewako,” ungkap Coklat.
Dukungan kepada Petar juga diungkapkan koordinator suporter Red Gank, Sadat RG. Menurutnya, Petar masih perlu diberikan kesempatan.
“Secara pribadi, alangkah bijaknya kalau kira berikan kesempatan untuk satu partai kandang PSM. Bagaimanapun, Petar sudah banyak memberikan sesuatu kepada PSM di luar masalah teknik, khususnya kepada pemain,” ujarnya.
“Saya melihat, kekalahan di laga tandang itu bukan semata-mata hanya karena faktor pelatih tapi lebih kepada semua skuad yang ada. Absennya Rahmat dan tidak adanya seorang jenderal tengah merupakan salah satu sebab kekalahan PSM. Itu yang harus diperhatikan manajemen,” ujarnya. (nda/atg)
Petar dinilai bertanggung jawab atas kekalahan tersebut karena dinilai strateginya tidak membuahkan hasil menggembirakan. Apalagi, dalam tiga laga away tersebut, PSM kebobolan empat gol dan tidak satu pun mencetak gol.
Terakhir, muncul wacana jika pelatih Petar Segrt segera dievaluasi dan dicopot. Namun, tidak semua setuju jika Petar diganti. Suara suporter sepakat untuk mempertahankan dan memberikan kesempatan kepada pelatih asal Kroasia itu.
Jenderal lapangan suporter The Macz Man, Andi Shyam Paswah AP yang akrab disapa Coklat, mengatakan bahwa ide penggantian Petar tersebut masih terlalu dini. Ia meminta agar masyarakat lebih bijak melihat faktor yang membuat PSM mengalami kekalahan.
“Terlalu prematur untuk mengganti pelatih. Kami masih inginkan coach Petar latih PSM. Kita mesti melihat alasan di balik kekalahan di tiga laga perdana itu. Mungkin saja faktor non teknis turut andil dalam kekalahan tersebut,” ujar Coklat.
“Kita masih punya waktu dua pekan untuk mengevaluasi kekurangan di ini depan dan belakang sebelum memulai laga home. Saya yakin pelatih lebih tahu cara untuk menambal kekurangan tersebut,” lanjutnya.
Coklat juga menilai bahwa Petar layak diberikan kesempatan untuk memperbaiki keterpurukan PSM. Petar juga sudah meminta maaf kepada pecinta PSM atas kekalahan itu.
Sebelumnya, Petar sudah meminta maaf karena tidak mampu membawa pulang poin. Selayaknya, kekalahan adalah tanggung jawab tim secara keseluruhan. Tapi, Petar tidak sedikit pun menyalahkan pemainnya, malah membela mereka. Petar juga mengaku terbuka menerima kritikan dan tekanan.
“Pelatih sudah meminta maaf mengenai kekalahan di tiga laga awal itu. Mestinya kita memberi dia kesempatan kedua untuk menunjukkan kemampuannya dan menembus kesalahan yang diakuinya. Ewako,” ungkap Coklat.
Dukungan kepada Petar juga diungkapkan koordinator suporter Red Gank, Sadat RG. Menurutnya, Petar masih perlu diberikan kesempatan.
“Secara pribadi, alangkah bijaknya kalau kira berikan kesempatan untuk satu partai kandang PSM. Bagaimanapun, Petar sudah banyak memberikan sesuatu kepada PSM di luar masalah teknik, khususnya kepada pemain,” ujarnya.
“Saya melihat, kekalahan di laga tandang itu bukan semata-mata hanya karena faktor pelatih tapi lebih kepada semua skuad yang ada. Absennya Rahmat dan tidak adanya seorang jenderal tengah merupakan salah satu sebab kekalahan PSM. Itu yang harus diperhatikan manajemen,” ujarnya. (nda/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rully: Imran Carateker Hingga Putaran Pertama Usai
Bola Indonesia 27 Juni 2013, 11:51
-
Petar Sampaikan Salam Perpisahan di Stadion
Bola Indonesia 27 Juni 2013, 11:46
-
Petar Ingin PSM Permanenkan Posisi Imran
Bola Indonesia 25 Juni 2013, 13:13
-
Petar Berharap Bisa Pamitan di Stadion Andi Mattalatta
Bola Indonesia 24 Juni 2013, 18:10
-
Menunggu Uangnya, Petar Masih Tertahan di Makassar
Bola Indonesia 24 Juni 2013, 17:12
LATEST UPDATE
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



