Surabaya United Mendiskriminasi Tony Ho
Editor Bolanet | 8 Desember 2015 13:49
Pertama adalah masalah downpayment (DP). Uang sebesar Rp 200 juta itu baru dibayarkan, Senin (7/12) kemarin. Artinya, Tony harus menunggu setahun untuk menerima sisa haknya tersebut. Padahal kejadian ini tak dialami pelatih lainnya.
Tony makin kecewa karena rekannya sesama tim pelatih, seperti Ibnu Grahan sebagai head coach dan Erick Ibrahim selaku pelatih kiper, ternyata sudah menerima sisa DP. Kalau saya boleh bicara, kenapa saya dianggap lain? kata Tony.
Ketika saya tanya ke teman-teman lain seperti Mas Ibnu atau Erick, mereka sudah selesai semua, kenapa saya belum? Ada apa? Seandainya mereka belum, saya akan diam. Tapi kalau mereka sudah, kenapa saya belum, ungkapnya.
Kedua adalah masalah gaji bulan Desember 2014 yang belum dibayarkan hingga saat ini. Menurut informasi yang diterima Tony, ia tak mendapat gaji itu karena tak menemani tim saat tanding di Padang dalam turnamen SCM Cup.
Memang betul pada saat ke Padang untuk Piala SCM, saya tidak ikut. Tapi saya tidak ikut juga sudah izin ke manajemen karena orang tua sakit. Yang saya dengar, ketika di Padang mereka sudah terima gaji pertama. Padahal saya kerja dari bulan November 2014, kata Tony.
Anak-anak sudah terima gaji dua bulan, saya baru sekali. Ada apa ini? tanya Tony. Akibat mengungkapkan masalah ini ke media, Tony akhirnya didepak per 5 Desember 2015 kemarin. Seketika kita bicara benar dan jujur, kita dimusuhi, pungkasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Empat Pelatih Lokal yang Berpeluang Nakhodai Arema FC Musim 2021
Bola Indonesia 8 April 2021, 09:45
-
Piala Dunia U-20 2021, Timnas Indonesia Diharap Tunjuk Luis Milla Lagi
Tim Nasional 25 Oktober 2019, 00:42
-
Tony Ho: Tidak Adil Menyalahkan McMenemy atas Kekalahan Timnas Indonesia
Tim Nasional 12 September 2019, 09:01
-
Variasi Permainan Timnas Indonesia U-18 Mengundang Pujian
Tim Nasional 15 Agustus 2019, 11:16
-
Hindari Sergapan Laos, Timnas Indonesia U-18 Dinilai Kian Matang dan Dewasa
Tim Nasional 13 Agustus 2019, 10:40
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Ekuador vs Curacao
Piala Dunia 21 Juni 2026, 03:14
-
Klasemen F Piala Dunia 2026: Belanda Naik ke Puncak Usai Hancurkan Swedia
Piala Dunia 21 Juni 2026, 03:03
-
Arda Guler Akui Malu Usai Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 03:01
-
Martin Zubimendi Bela Lini Tengah Spanyol Usai Dikritik Main Lambat
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:31
-
Man of the Match Belanda vs Swedia: Cody Gakpo
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:10
-
Kabar Baik untuk Brasil, Cedera Raphinha Diprediksi Tidak Serius
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:01
-
Zlatan Ibrahimovic Yakin Amerika Serikat Mampu Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 00:31
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Jerman vs Pantai Gading
Piala Dunia 21 Juni 2026, 00:08
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28








