Tak di Solo, Junaidi Tetap Pantau Latihan Persis Solo

Editor Bolanet | 22 Februari 2012 06:31
Tak di Solo, Junaidi Tetap Pantau Latihan Persis Solo
Junaidi masih sayang dengan Persis dan Pasopati (c) Pasoepati.net
- Pelatih Persis Solo yang meninggalkan Kota Solo mengaku, masih tetap memantau perkembangan latihan rutin tim melalui dua asistennya.

Saya kini masih tinggal di Balikpapan, tetapi saya masih menghubungi asisten pelatih Husin Alkadir dan untuk memberikan latihan anak-anak, ujar Junaidi.

Menurut Junaidi, Affan Lubis dan kawan-kawan tetap menjalani latihan rutin hingga Selasa. Mereka latihan dalam tahap pengembalian kondisi fisik pemain.

Anak-anak setelah selesai latihan pemulihan, mereka mulai masuk ke persiapan tim lawan PSCS Cilacap, yang akan digelar di Stadion Manahan Solo, pada Sabtu (25/2), katanya.

Ia mengaku, sebetulnya sudah terlanjur cinta dengan Persis dan para Pasoepati yang selalu memberikan motivasi para pemainnya baik saat main di kandang maupun tandang. Menurutnya, Pasoepati sangat berperan dalam setiap pertandingan di putaran pertama kompetisi Divisi Utama Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS).

Bahkan, Junaidi berjanji akan mengangkat Persis Solo ke level lebih tinggi, mengikuti kompetisi Indonesian Premier League (IPL).

Konflik internal Persis Solo antara pelatih Junaidi dengan pihak manajemen tersebut juga menjadi perhatian Pasoepati. Presiden Pasoepati Bimo Putranto mengharapkan, pihak manajemen dengan pelatih Junaidi segera bertemu untuk menyelesaikan permasalahan mereka.

Kami hanya berharap pelatih Junaidi tetap melatih Persis Solo sehingga permasalahan itu tidak mengganggu ambisi Persis untuk menjadi juara kompetisi Divisi Utama LPIS, katanya.

Chief Executive Officer (CEO) Persis Solo Kesit Budi Handoyo menjelaskan, pihak manajemen siap menghadapi kemungkinan terburuk karena konflik internal Persis.

Menurut dia, kemungkinan terburuk dapat terjadi seandainya tidak ada titik temu antara pelatih Junaidi dengan konsorsium.

Saya memang sempat terkejut keputusan yang diambil pelatih Junaidi, pamitan pulang ke Balikpapan dengan memberikan surat, pada Minggu (19/2), katanya.

Surat itu, kata dia, intinya tentang permintaan peninjauan nilai kontrak sebagai pelatih kepala karena beban dia cukup berat terkait dengan posisi Persis yang saat ini menempati urutan keempat klasemen sementara grup II. (ant/end)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE