Tak Mau Jeblok di Kompetisi, Pelatih Perseru Pilih Korbankan IIC
Editor Bolanet | 19 Januari 2014 22:42
- Kekalahan telah -delapan gol tanpa balas- Perseru Serui dari Sriwijaya FC tak disesali Choirul Huda. Asisten Pelatih Perseru ini mengaku lebih khawatir tampil buruk di kompetisi resmi ketimbang jeblok di Inter Island Cup 2014 ini.
Karena itu, di pertandingan ini kami lakukan rotasi. Pemain-pemain yang selama ini menjadi pelapis, kami mainkan di pertandingan ini, ujarnya, usai laga, Minggu (19/01).
Memang, akhirnya kami kalah. Tapi, ini sudah jadi keputusan bersama antara tim pelatih dan manajemen. Kami tak mau hancur di kompetisi, sambungnya.
Sebelumnya, dalam laga kedua mereka di Babak Delapan Besar Inter Island Cup 2014, Kuda Laut Oranye -julukan Perseru- harus rela dihajar Sriwijaya FC delapan gol tanpa balas. Gol-gol yang terjadi ke gawang Galih Firmansyah, di Stadion Kanjuruhan itu, dicetak Lancine Kone (lima gol), Yohanis Nabar (dua gol) dan Diogo Santos Rangel.
Secara umum, penampilan anak asuh Robby Maruanaya di pertandingan ini berbanding terbalik dengan penampilan kala memaksa Arema Cronus hanya menang tipis di laga perdana. Di pertandingan ini, tak nampak determinasi dan permainan ngotot yang sempat ditunjukkan Seme Pierre Patrick dan kawan-kawan pada pertandingan pertama.
Kita memang tidak ada target di IIC kali ini. Kita lebih fokus mempersiapkan diri jelang kompetisi mendatang, sambungnya.[initial]
(den/dzi)
Karena itu, di pertandingan ini kami lakukan rotasi. Pemain-pemain yang selama ini menjadi pelapis, kami mainkan di pertandingan ini, ujarnya, usai laga, Minggu (19/01).
Memang, akhirnya kami kalah. Tapi, ini sudah jadi keputusan bersama antara tim pelatih dan manajemen. Kami tak mau hancur di kompetisi, sambungnya.
Sebelumnya, dalam laga kedua mereka di Babak Delapan Besar Inter Island Cup 2014, Kuda Laut Oranye -julukan Perseru- harus rela dihajar Sriwijaya FC delapan gol tanpa balas. Gol-gol yang terjadi ke gawang Galih Firmansyah, di Stadion Kanjuruhan itu, dicetak Lancine Kone (lima gol), Yohanis Nabar (dua gol) dan Diogo Santos Rangel.
Secara umum, penampilan anak asuh Robby Maruanaya di pertandingan ini berbanding terbalik dengan penampilan kala memaksa Arema Cronus hanya menang tipis di laga perdana. Di pertandingan ini, tak nampak determinasi dan permainan ngotot yang sempat ditunjukkan Seme Pierre Patrick dan kawan-kawan pada pertandingan pertama.
Kita memang tidak ada target di IIC kali ini. Kita lebih fokus mempersiapkan diri jelang kompetisi mendatang, sambungnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Siaran Langsung Liga 2 Hari Ini, Kamis 4 November 2021
Bola Indonesia 4 November 2021, 09:40
-
6 Klub Indonesia yang Pernah Main di Jepang, Tuan Rumah Olimpiade 2020
Bola Indonesia 23 Juli 2021, 21:49
-
8 Klub Ingin Jadi Tuan Rumah Babak Penyisihan Grup Liga 2
Bola Indonesia 16 Juni 2021, 00:38
-
Arema FC Relakan Ikhwan Ciptady Gabung Sriwijaya FC
Bola Indonesia 9 Juni 2021, 19:39
LATEST UPDATE
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














