Tanggapi Kartu Merah, Dragan Djukanovic: Saya Minta Maaf
Richard Andreas | 22 Maret 2021 07:45
Bola.net - Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic mendapat kartu merah pada pertandingan melawan Barito Putera, Piala Menpora 2021, Minggu (21/03/2021) malam. Juru taktik asal Serbia tersebut dipaksa meninggalkan lapangan lebih cepat.
Wasit Thoriq M. Alkatiri yang memimpin pertandingan memberi kartu merah setelah Dragan melakukan protes dengan menendang bola. Insiden itu terjadi pada menit ke 75’.
Menanggapi hal itu, Dragan Djukanovic mengakui bahwa dirinya membuat kesalahan dengan menendang bola. Namun, kata dia, aksi itu berangkat dari kekesalannya setelah pemain PSIS dibiarkan terkapar di lapangan.
”Saya melakukan kesalahan karena saya menendang bola, tetapi saya sangat marah karena wasit tidak melakukan clean foul sebelumnya,” kata Dragan kepada Bola.net.
”Meskipun dia melihat bahwa pemain itu terbaring terluka. Jadi dia tidak mengikuti aturan main fair play,” tegas mantan pelatih Borneo FC itu menambahkan.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters!
Merasa Terprovokasi
Dragan tentu cukup menyesali kejadian itu karena ternyata berpengaruh terhadap hasil pertandingan. Walaupun sebenarnya kartu merah itu dianggap cukup berlebihan karena baru pertama dia melakukan protes.
”Tentu saja saya marah pada diri saya sendiri karena membiarkannya memprovokasi saya, tetapi kami adalah manusia. Sayangnya, dia merusak kemenangan tim saya,” lanjut Dragan.
Sebelum insiden kartu merah, PSIS memimpin pertandingan dengan keunggulan 3 - 1. Setelahnya, Barito Putera mencetak dua gol dan memaksa laga berakhir dengan kedudukan 3 - 3.
”Saya minta maaf. Tapi itu bukan karena kartu merah, dia bisa saja memberi kuning sebagai peringatan,” jelas pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.
”Hingga saat itu, semuanya berada dalam kerangka fair play. Menurut saya, keputusan yang salah secara langsung memengaruhi hasil,” tandasnya.
(Mustopa Elabdy/Bola.net)
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Liga 1: Barito Putera vs PSM Makassar 17 Mei 2025
Bola Indonesia 16 Mei 2025, 14:39
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









