Terkait Nasib IPL, Arema Indonesia Ingatkan PSSI
Editor Bolanet | 30 September 2013 20:51
- Keputusan PSSI yang mengambil alih kompetisi Indonesian Premier League dari PT. Liga Prima Indonesia Sportindo mendapat tanggapan dari kubu Arema Indonesia. Klub peserta kompetisi IPL ini mengingatkan bahwa sesuai keputusan Kongres Tahunan di Surabaya, IPL berjalan di bawah LPIS.
PSSI ada MoU dengan AFC dan FIFA. Tidak mungkin PSSI melanggar hal tersebut. Dalam Kongres Tahunan di Surabaya, dikatakan bahwa kompetisi IPL bakal terus berjalan di bawah naungan LPIS. Ini yang mengatakan PSSI sendiri, ujar Manajer Arema, Haris Fambudy.
Arema Indonesia yakin bahwa kompetisi akan dilanjutkan sampai selesai dan tidak mungkin PSSI akan menghentikan kompetisi ini. Masih ada LPIS, PSSI, AFC dan FIFA. Kami yakin pasti akan ada solusi yang baik, sambungnya.
Lebih lanjut, Haris mengaku tak gusar timnya tidak diundang PSSI dalam pertemuan di Hotel Sultan, Rabu (02/09) mendatang. Pertemuan itu sendiri disebut bakal membahas format baru kompetisi IPL pasca diambil alih oleh PSSI. Selain Arema Indonesia, dalam pertemuan tersebut ada beberapa klub lain yang tidak diundang. Mereka adalah Persebaya 1927, , Persija IPL dan Persema Malang. Tiga klub terakhir telah diputuskan oleh Komdis PSSI untuk didiskualifikasi dari kompetisi.
Ini adalah organisasi. Semua pasti ada aturannya. Jadi, kita akan ikut apa kata PT. LPIS saja. Kita sendiri belum tahu diundang atau tidak. Kita coba berpikir positif menyikapi situasi ini. Yang jelas, saat ini kita fokus untuk menyelesaikan kompetisi terlebih dahulu, tandasnya. (den/hsw)
PSSI ada MoU dengan AFC dan FIFA. Tidak mungkin PSSI melanggar hal tersebut. Dalam Kongres Tahunan di Surabaya, dikatakan bahwa kompetisi IPL bakal terus berjalan di bawah naungan LPIS. Ini yang mengatakan PSSI sendiri, ujar Manajer Arema, Haris Fambudy.
Arema Indonesia yakin bahwa kompetisi akan dilanjutkan sampai selesai dan tidak mungkin PSSI akan menghentikan kompetisi ini. Masih ada LPIS, PSSI, AFC dan FIFA. Kami yakin pasti akan ada solusi yang baik, sambungnya.
Lebih lanjut, Haris mengaku tak gusar timnya tidak diundang PSSI dalam pertemuan di Hotel Sultan, Rabu (02/09) mendatang. Pertemuan itu sendiri disebut bakal membahas format baru kompetisi IPL pasca diambil alih oleh PSSI. Selain Arema Indonesia, dalam pertemuan tersebut ada beberapa klub lain yang tidak diundang. Mereka adalah Persebaya 1927, , Persija IPL dan Persema Malang. Tiga klub terakhir telah diputuskan oleh Komdis PSSI untuk didiskualifikasi dari kompetisi.
Ini adalah organisasi. Semua pasti ada aturannya. Jadi, kita akan ikut apa kata PT. LPIS saja. Kita sendiri belum tahu diundang atau tidak. Kita coba berpikir positif menyikapi situasi ini. Yang jelas, saat ini kita fokus untuk menyelesaikan kompetisi terlebih dahulu, tandasnya. (den/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Laga Derby Malang Ricuh, Wasit Hentikan Laga
Bola Indonesia 2 Agustus 2017, 21:44
-
Arema Indonesia Sambut Positif Aksi Saweran Aremania
Bola Indonesia 22 Mei 2017, 16:26
-
Arema Indonesia Belum Puas Usai Petik Kemenangan Pertama
Bola Indonesia 18 Mei 2017, 19:58
-
Arema Indonesia Sukses Raih Kemenangan Pertama
Bola Indonesia 17 Mei 2017, 17:20
-
Arema Indonesia Target Raih Kemenangan Perdana
Bola Indonesia 16 Mei 2017, 21:37
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 6 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 6 Juni 2026, 11:51
-
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Bola Indonesia 6 Juni 2026, 11:18
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47











