Tersingkir dari Starting XI Arema FC pada Tiga Laga Terakhir, Evan Dimas Tetap Profesional
Serafin Unus Pasi | 25 Agustus 2022 18:17
Bola.net - Tersingkir dari daftar starting eleven pada tiga laga terakhir Arema FC tak membuat Evan Dimas risau. Gelandang Arema FC ini mengaku akan menyikapi apa pun keputusan tim pelatih secara profesional.
"Saya datang ke sini sebagai pemain profesional. Sebagai pemain, saya harus bersikap profesional," kata Evan Dimas.
Evan pun menegaskan akan mengikuti apa pun yang menjadi keputusan tim pelatih. Ia juga menyebut bahwa hubungannya dengan Eduardo Almeida, pelatih Arema FC, bak anak dan bapak.
"Coach Almeida sudah seperti ayah saya sendiri. Apa pun keputusan Coach Almeida, saya selalu mendukung," tegas eks kapten Timnas U-19 ini.
"Yang terpenting bagi saya adalah mendapatkan tiga poin. Entah saya dimainkan atau tidak, yang paling penting adalah tiga poin," sambungnya.
Sebelumnya, Evan Dimas kehilangan tempatnya di starting eleven Arema FC pada tiga laga terakhir timnya di BRI Liga 1 2022/2023. Pada laga kontra PSM Makassar dan RANS Nusantara FC, pemain berusia 27 tahun ini masuk sebagai pengganti.
Pada laga kontra PSM Makassar, Evan masuk pada menit 46. Ia masuk menggantikan Adam Alis. Sementara, pada laga kontra RANS, Evan baru merumput pada menit 79 saat menggantikan Jayus Hariono.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Sekali Main Penuh
Pada enam laga awal musim ini, Evan hanya sekali bermain penuh selama 90 menit. Kesempatan itu terjadi pada laga perdana Arema, kontra Borneo FC.
Setelahnya, Evan hanya bermain 72 menit pada laga kedua, kontra PSIS Semarang. Kemudian, pada pekan ketiga, Evan hanya bermain 56 menit melawan PSS Sleman.
Pada laga pekan keempat, kontra Bali United, Evan bahkan sama sekali tak dimainkan.
Selalu Dukung Tim
Evan menambahkan, kendati tak berstatus sebagai starter, ia selalu akan memberikan dukungan kepada tim. Hal ini, sambung eks penggawa Persija Jakarta tersebut, merupakan tugas bagi pesepak bola profesional.
"Pemain profesional, bagi saya, bukan cuma harus bagus kala bermain di lapangan," tutur Evan.
"Bahkan, ketika tidak bermain, saya masih harus memberikan dukungan kepada tim," ia menambahkan.
Bukan Bintang
Evan pun menegaskan bahwa posisinya di Arema sama dengan pemain lainnya. Ia mengaku bukan bintang yang memiliki hak istimewa di tim tersebut.
"Saya ke sini, tidak merasa sebagai bintang atau pemain tim nasional. Saya siap dimainkan kapanpun," kata Evan.
"Yang penting, saya selalu support pelatih untuk mendapat tiga poin," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Paolo Maldini Mulai Revolusi Timnas Italia, Pep Guardiola jadi Pelatih?
Piala Dunia 14 Juli 2026, 01:47
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














