The Jakmania Akui Peroleh Hikmah Batalnya Persib-Persija
Editor Bolanet | 21 Februari 2014 22:19
- Pertandingan antara Persib Bandung lawan Persija Jakarta dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2013-2014, Sabtu (22/2), sudah dipastikan batal digelar. Kondisi tersebut, membuat The Jakmania- julukan Persija Jakarta- kecewa.
Meski begitu, Ketua Umum The Jakmania, Muhammad Larico Ranggamone, mengaku memetik hikmah di balik kegagalan panitia pelaksana pertandingan Persib Bandung dalam menggelar laga tersebut.
Kami sangat menyayangkan pertandingan besok dibatalkan. Harusnya, tetap digelar walaupun konsekuensinya tanpa penonton. Hal tersebut, rasanya lebih baik. Pada dasarnya, Jakmania mendukung akan kemajuan sepak bola Indonesia lebih maju, kata Muhammad Larico Ranggamone.
Pandangan kita, gagalnya pertandingan besok sepenuhnya harus diserahkan pada regulasi PT Liga Indonesia. Semoga, keputusan yang diambil adalah yang bijak. Untuk para suporter, ini pelajaran berharga agar ke depan kita bisa membantu menciptakan sepak bola yang kondusif, tuturnya.
Dikatakannya lagi, suporter harus ikut berperan dalam membangun sepak bola agar diterima di hati masyarakat. Para petinggi suporter, pun wajib bersikap lebih arif dan bijaksana. Misalnya saja, dengan menerima perbedaan ras dan suku. Hal tersebut, diungkapkan Larico, bisa dimulai dengan perang terhadap rasis, lagu-kaos hujatan pun harus ditinggalkan.
Budaya jelek, harus ditinggalkan. Adat Timur, mari sama-sama kita utamakan. Hentikan perseteruan, kasihan anak dan cucu. Jangan sampai mereka menjadi korban kebodohan kita selama ini. Petinggi daerah berikan ruang lingkup untuk para suporter agar dapat berkreasi di daerahnya, katanya.
Berdayakan juga para suporter dalam kegiatan-kegiatan kepemudaan. Berikan mereka kesempatan. Maksudnya, jangan konsen jadi suporter saja. Tapi harus ada kegiatan yang bermanfaat berguna untuk masyarakat. Mungkin itu bisa menjadi salah satu solusi mengurangi fanatik buta para suporter. Jakmania berharap tensi rivalitas perlahan lahan-lahan bisa reda. Semua pasti bisa kalo kita mau, fokus dan serius, pungkasnya.
Sementara itu, Koordinator Panpel Persib, Budi Bram Rachman, mengatakan jika sudah berupaya maksimal mungkin guna mewujudkan pertandingan. Diakuinya, pihaknya pun telah mengantongi semua persyaratan guna mendapat izin digelarnya pertandingan.
Kami sudah berupaya semaksimal mungkin, namun tidak ingin melanggar hukum. Kita melaporkan kepada Pengawas Pertandingan jika kita sudah sangat siap. Pada intinya kami telah siap, kata Bram.
Terkait tiket, pihaknya telah mencetak sebanyak 27 ribu lembar tiket sesuai dengan kapasitas Stadion Si Jalak Harupat. Namun, tiket tersebut belum disebar dan hanya baru sebatas pemesanan saja.
Soal tiket, kami telah cetak tetapi belum kami jual resmi. Pemesanannya sudah full atau tidak belum tahu, karena belum ada pemberitahuan. Yang pasti kami belum menjual, tutupnya. (esa/dzi)
Meski begitu, Ketua Umum The Jakmania, Muhammad Larico Ranggamone, mengaku memetik hikmah di balik kegagalan panitia pelaksana pertandingan Persib Bandung dalam menggelar laga tersebut.
Kami sangat menyayangkan pertandingan besok dibatalkan. Harusnya, tetap digelar walaupun konsekuensinya tanpa penonton. Hal tersebut, rasanya lebih baik. Pada dasarnya, Jakmania mendukung akan kemajuan sepak bola Indonesia lebih maju, kata Muhammad Larico Ranggamone.
Pandangan kita, gagalnya pertandingan besok sepenuhnya harus diserahkan pada regulasi PT Liga Indonesia. Semoga, keputusan yang diambil adalah yang bijak. Untuk para suporter, ini pelajaran berharga agar ke depan kita bisa membantu menciptakan sepak bola yang kondusif, tuturnya.
Dikatakannya lagi, suporter harus ikut berperan dalam membangun sepak bola agar diterima di hati masyarakat. Para petinggi suporter, pun wajib bersikap lebih arif dan bijaksana. Misalnya saja, dengan menerima perbedaan ras dan suku. Hal tersebut, diungkapkan Larico, bisa dimulai dengan perang terhadap rasis, lagu-kaos hujatan pun harus ditinggalkan.
Budaya jelek, harus ditinggalkan. Adat Timur, mari sama-sama kita utamakan. Hentikan perseteruan, kasihan anak dan cucu. Jangan sampai mereka menjadi korban kebodohan kita selama ini. Petinggi daerah berikan ruang lingkup untuk para suporter agar dapat berkreasi di daerahnya, katanya.
Berdayakan juga para suporter dalam kegiatan-kegiatan kepemudaan. Berikan mereka kesempatan. Maksudnya, jangan konsen jadi suporter saja. Tapi harus ada kegiatan yang bermanfaat berguna untuk masyarakat. Mungkin itu bisa menjadi salah satu solusi mengurangi fanatik buta para suporter. Jakmania berharap tensi rivalitas perlahan lahan-lahan bisa reda. Semua pasti bisa kalo kita mau, fokus dan serius, pungkasnya.
Sementara itu, Koordinator Panpel Persib, Budi Bram Rachman, mengatakan jika sudah berupaya maksimal mungkin guna mewujudkan pertandingan. Diakuinya, pihaknya pun telah mengantongi semua persyaratan guna mendapat izin digelarnya pertandingan.
Kami sudah berupaya semaksimal mungkin, namun tidak ingin melanggar hukum. Kita melaporkan kepada Pengawas Pertandingan jika kita sudah sangat siap. Pada intinya kami telah siap, kata Bram.
Terkait tiket, pihaknya telah mencetak sebanyak 27 ribu lembar tiket sesuai dengan kapasitas Stadion Si Jalak Harupat. Namun, tiket tersebut belum disebar dan hanya baru sebatas pemesanan saja.
Soal tiket, kami telah cetak tetapi belum kami jual resmi. Pemesanannya sudah full atau tidak belum tahu, karena belum ada pemberitahuan. Yang pasti kami belum menjual, tutupnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persib Membangun Kedalaman Skuad untuk Tempur di Empat Kompetisi
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 19:43
-
Misi Perdana Shin Tae-yong di Persija: Bangun Fondasi Fisik
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 19:19
-
Jejak Marko Simic dan Kedatangan Denis Kolinger ke Persija Jakarta
Bola Indonesia 13 Juli 2026, 19:23
-
Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
Bola Indonesia 11 Juli 2026, 17:49
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












