Tim Pelapis Arema Cronus Menang Tipis dari Pra-PON Papua
Editor Bolanet | 15 September 2015 18:00
- Arema Cronus sukses mengalahkan tim Pra-PON Papua dengan skor tipis. Pada laga yang dihelat di Stadion Gajayana Malang, Selasa (15/09) ini, Arema -yang menurunkan mayoritas pemain pelapis- menang tipis dengan skor 1-0. Gol semata wayang Arema Cronus dicetak Suroso pada menit ke-43.
Pada laga ini, Arema menurunkan pemain-pemain yang biasa menghuni bangku cadangan macam Suroso, Gilang Ginarsa, Dio Permana, Arif Suyono, Benny Wahyudi, Morimakan Koita, Sunarto dan Hendro Siswanto. Sementara, dari tim inti hanya ada Purwaka Yudi, Kurnia Meiga dan Ferry Aman Saragih.
Mengandalkan komposisi ini, Arema nampak kesulitan membongkar pertahanan tim Pra-PON Papua. Bahkan, beberapa kali justru anak-anak asuh Djoko Susilo ini mampu merepotkan lini pertahanan Arema Cronus.
Mengandalkan Sunarto sendirian di lini depan, Arema kerap kebingungan menyelesaikan skema serangan. Beberapa kali skema yang dibangun harus kandas di kaki barisan pertahanan tim Papua. Walhasil, sampai 30 menit pertama usai, tak ada gol tercipta.
Pada paruh kedua, Arema Cronus memasukkan sejumlah pemain muda macam Oky Derry, Nanda Bagus dan Junda Irawan. Mereka juga menarik Kurnia Meiga dan menggantinya dengan I Made Wardhana.
Masuknya sejumlah pemain muda ini membuat permainan Arema kian hidup. Walhasil 13 menit babak kedua berlangsung, Suroso akhirnya memecah kebuntuan.
Memanfaatkan sepakan keras Gilang Ginarsa, Suroso menyundul bola ke gawang Pra-PON Papua.
Usai gol ini, penggawa Arema memiliki beberapa peluang menambah keunggulan. Namun, sampai laga usai tak ada gol tercipta. [initial]
(den/asa)
Pada laga ini, Arema menurunkan pemain-pemain yang biasa menghuni bangku cadangan macam Suroso, Gilang Ginarsa, Dio Permana, Arif Suyono, Benny Wahyudi, Morimakan Koita, Sunarto dan Hendro Siswanto. Sementara, dari tim inti hanya ada Purwaka Yudi, Kurnia Meiga dan Ferry Aman Saragih.
Mengandalkan komposisi ini, Arema nampak kesulitan membongkar pertahanan tim Pra-PON Papua. Bahkan, beberapa kali justru anak-anak asuh Djoko Susilo ini mampu merepotkan lini pertahanan Arema Cronus.
Mengandalkan Sunarto sendirian di lini depan, Arema kerap kebingungan menyelesaikan skema serangan. Beberapa kali skema yang dibangun harus kandas di kaki barisan pertahanan tim Papua. Walhasil, sampai 30 menit pertama usai, tak ada gol tercipta.
Pada paruh kedua, Arema Cronus memasukkan sejumlah pemain muda macam Oky Derry, Nanda Bagus dan Junda Irawan. Mereka juga menarik Kurnia Meiga dan menggantinya dengan I Made Wardhana.
Masuknya sejumlah pemain muda ini membuat permainan Arema kian hidup. Walhasil 13 menit babak kedua berlangsung, Suroso akhirnya memecah kebuntuan.
Memanfaatkan sepakan keras Gilang Ginarsa, Suroso menyundul bola ke gawang Pra-PON Papua.
Usai gol ini, penggawa Arema memiliki beberapa peluang menambah keunggulan. Namun, sampai laga usai tak ada gol tercipta. [initial]
Baca Juga:
PBFC Persiapkan Kehadiran Presiden RI dan Wapres
Bendol Maksimalkan Dua Gelandang Sriwijaya FC U-21
Feri Aman Saragih Tak Gentar Permainan Apik Bali United
Persebaya United Harus Lebih Agresif dan Produktif
Firly Apriansyah Sudah Kembali ke Persebaya United
Problem Motivasi Penggawa Arema Mulai Temui Titik Terang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ole Romeny dan Oxford United Degradasi Karena Ikut Piala Presiden 2025?
Liga Inggris 27 April 2026, 16:11
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















