Tim Pelatih Arema Akui Belum Bisa Mengevaluasi Penampilan Tim Mereka
Serafin Unus Pasi | 12 Juni 2019 19:56
Bola.net - Tim pelatih Arema FC mengaku belum bisa melakukan evaluasi terhadap penampilan anak asuh mereka pada tiga pertandingan awal di ajang Shopee Liga 1 musim 2019. Mereka menilai bahwa tiga pertandingan awal ini sama sekali belum bisa jadi tolok ukur.
"Untuk tiga pertandingan awal, kami belum bisa melakukan evaluasi," ucap Asisten Pelatih Arema, Singgih Pitono, pada Bola.net.
"Tiga pertandingan awal, yang kebetulan dilakukan pada Bulan Ramadan, tidak bisa jadi patokan. Kondisi pemain tidak pada standar yang ada," sambungnya.
Penampilan Arema pada tiga laga awal musim ini sendiri masih belum bisa dikatakan meyakinkan. Dari tiga pertandingan tersebut, Arema menelan dua kali kekalahan dan baru sekali meraih kemenangan.
Dari sisi produktivitas, mereka baru menyarangkan empat gol. Hal ini jomplang dengan jumlah kebobolan mereka yang mencapai tujuh gol.
Terlepas dari empat gol yang mereka sarangkan ke gawang lawan, barisan penyerang Arema memiliki banyak peluang untuk bisa mencetak gol. Namun, Ricky Kayame dan kawan-kawan masih kerap gagal mengubah peluang ini untuk menjadi gol. Ini berbanding terbalik dengan mudahnya lawan menerobos lini pertahanan mereka dan mencetak gol.
Apa pengaruh antara Bulan Ramadan dan performa pemain? Simak di bawah ini.
Performa Pemain Turun
Menurut Singgih, kendati sudah dicoba untuk disiasati sedemikian rupa, Bulan Ramadan tetap berpengaruh pada performa para pemain. Kondisi mereka akan turun, khususnya bagi yang menjalankan ibadah puasa.
"Kondisinya sedikit banyak tentu akan terpengaruh dan turun. Ini yang membuatnya tidak bisa jadi patokan," kata Singgih.
"Mereka tidak makan dan minum seharian penuh. Kemudian berbuka. Tak lama setelah berbuka, mereka harus bermain. Ini sebetulnya sangat tidak ideal. Namun, karena tuntutan, ya kami jalani," sambungnya.
Optimistis Bakal Kembali Garang
Sementara itu, Singgih mengaku yakin bahwa seusai Bulan Ramadan, penampilan timnya bakal meningkat. Keyakinannya tersebut, sambung pelatih berusia 54 tahun ini, tak lepas dari sejumlah modal berharga yang mereka miliki.
"Insyaallah, Arema akan tampil lebih baik lagi," kata Singgih.
"Saat ini, kami punya modal kekeluargaan, kebersamaan dan kekompakan. Asal itu tetap terjaga, saya yakin kami akan bisa kembali bersaing di papan atas kompetisi ini," ia menambahkan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Duka, Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Tutup Usia
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 18:32
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







