Timo Bakal Ubah Formasi di Putaran Final Danone Nations Cup
Editor Bolanet | 4 Juni 2013 22:30
- Tingginya tensi partai puncak Danone Nations Cup memaksa Timo Scheunemann untuk mengganti racikan strategi. Belajar dari pengalaman tahun lalu, Pelatih Kepala Tim Danone Indonesia ini akan menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain lebih agresif.
Belajar dari tahun lalu, saya dan asisten saya, Heri Kiswanto, sepakat untuk mengubah formasi. Dari 4-1-2-1 kita ganti ke 3-3-2. Permainan tahun lalu yang lebih bertahan lalu melakukan serangan balik, kita ubah tahun ini menjadi high pressing, papar Timo.
Lebih lanjut, pemegang Lisensi A Kepelatihan dari UEFA ini mengaku bahwa perubahan taktik ini beresiko. Pasalnya dalam peraturan pertandingan tidak ada offside, kecuali di area dekat gawang.
Namun, bertahan bakal beresiko mengundang pelanggaran dan memberi lawan kesempatan melakukan tendangan bebas. Ini sangat mematikan karena lawan memiliki power yang besar, tutur eks Pelatih Persema Malang ini.
Memang ini merupakan pilihan yang dilematis. Tapi kebanyakan tahun lalu merupakan hasil tendangan bebas lawan. Karena itulah kami putuskan mengganti strategi dan formasi. Padahal, 4-1-2-1 cocok untuk bermain cantik, Timo menandaskan. (den/dzi)
Belajar dari tahun lalu, saya dan asisten saya, Heri Kiswanto, sepakat untuk mengubah formasi. Dari 4-1-2-1 kita ganti ke 3-3-2. Permainan tahun lalu yang lebih bertahan lalu melakukan serangan balik, kita ubah tahun ini menjadi high pressing, papar Timo.
Lebih lanjut, pemegang Lisensi A Kepelatihan dari UEFA ini mengaku bahwa perubahan taktik ini beresiko. Pasalnya dalam peraturan pertandingan tidak ada offside, kecuali di area dekat gawang.
Namun, bertahan bakal beresiko mengundang pelanggaran dan memberi lawan kesempatan melakukan tendangan bebas. Ini sangat mematikan karena lawan memiliki power yang besar, tutur eks Pelatih Persema Malang ini.
Memang ini merupakan pilihan yang dilematis. Tapi kebanyakan tahun lalu merupakan hasil tendangan bebas lawan. Karena itulah kami putuskan mengganti strategi dan formasi. Padahal, 4-1-2-1 cocok untuk bermain cantik, Timo menandaskan. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timo Scheunemann Mengundurkan Diri Dari Persiba Balikpapan
Bola Indonesia 2 Mei 2017, 12:24
-
Timo Tetap Merasa Bangga dengan Permainan Persiba
Bola Indonesia 1 Mei 2017, 22:49
-
Persiba Balikpapan Optimistis Raih Poin Kontra Arema
Bola Indonesia 29 April 2017, 23:57
-
Arema FC Pastikan Pasang Pemain Terbaik Kontra Persiba
Bola Indonesia 28 April 2017, 18:47
-
Persiba Bidik Tiga Poin di Kandang Perseru
Bola Indonesia 20 April 2017, 20:13
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














