Tingkah Buruk Suporter Jadi Perhatian Serius PSSI dan PT LI
Editor Bolanet | 5 Februari 2014 19:14
- Aksi suporter klub dalam menyalakan petasan, kembang api, dan melempar barang ke dalam lapangan saat pertandingan kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan Divisi Utama musim 2013-2014 berlangsung, menjadi perhatian serius PSSI dan PT Liga Indonesia (PT LI).
Bahkan, PSSI dan PT lI mengingatkan tidak segan-segan akan menghukum suporter tersebut jika terbukti melakukan kesalahan. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI sekaligus CEO PT LI, Joko Driyono, menerangkan jika penegakan disiplin dilakukan mulai dari level klub.
Bila tidak diberikan tindak tegas, kejadian seperti ini akan berulang kembali di tim nasional. Kami berkonsentrasi kepada tingkah laku buruk suporter. Kami meminta suporter bersikap tertib saat berada di dalam dan luar lapangan, terang Joko.
Lebih jauh, PT LI juga berupaya memerangi aksi rasisme yang ditujukan kepada elemen sepak bola. Misalnya saja, wasit, pemain, dan ofisial tim. Terkait hal tersebut, Sekretaris PT LI, Tigor Shalomboboy, menuturkan bahwa pihaknya bersama PSSI dan Komite Wasit, akan membahas apa saja kategori tindakan yang dapat dikatakan rasis.
Kami akan menentukan dan merumuskan apa kategori tindakan yang dapat dikatakan rasis. Kami juga meminta wasit berani menghentikan laga bila melihat adanya tindakan rasis yang dilakukan suporter maupun elemen sepakbola, saat laga berlangsung. Kemudian, menyampaikan laporan kepada pengawas pertandingan. Berikutnya, disampaikan kepada PT LI. Bahan laporan yang telah diterima PT LI lalu dibawa ke ranah Komisi Disiplin, imbuhnya. (esa/dzi)
Bahkan, PSSI dan PT lI mengingatkan tidak segan-segan akan menghukum suporter tersebut jika terbukti melakukan kesalahan. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI sekaligus CEO PT LI, Joko Driyono, menerangkan jika penegakan disiplin dilakukan mulai dari level klub.
Bila tidak diberikan tindak tegas, kejadian seperti ini akan berulang kembali di tim nasional. Kami berkonsentrasi kepada tingkah laku buruk suporter. Kami meminta suporter bersikap tertib saat berada di dalam dan luar lapangan, terang Joko.
Lebih jauh, PT LI juga berupaya memerangi aksi rasisme yang ditujukan kepada elemen sepak bola. Misalnya saja, wasit, pemain, dan ofisial tim. Terkait hal tersebut, Sekretaris PT LI, Tigor Shalomboboy, menuturkan bahwa pihaknya bersama PSSI dan Komite Wasit, akan membahas apa saja kategori tindakan yang dapat dikatakan rasis.
Kami akan menentukan dan merumuskan apa kategori tindakan yang dapat dikatakan rasis. Kami juga meminta wasit berani menghentikan laga bila melihat adanya tindakan rasis yang dilakukan suporter maupun elemen sepakbola, saat laga berlangsung. Kemudian, menyampaikan laporan kepada pengawas pertandingan. Berikutnya, disampaikan kepada PT LI. Bahan laporan yang telah diterima PT LI lalu dibawa ke ranah Komisi Disiplin, imbuhnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
3 Hal yang Tersisa dari Final Carabao Cup: Kisah Tentang Dua Kiper Pelapis
Liga Inggris 23 Maret 2026, 14:01
-
Barcelona Menang dan Pujian untuk Joan Garcia: Fantastis!
Liga Spanyol 23 Maret 2026, 13:30
-
Jeda Internasional Tak Menguntungkan untuk Real Madrid!
Liga Spanyol 23 Maret 2026, 12:30
-
Guardiola Tak Menyangka Man City Bisa Dominasi Arsenal di Final Carabao Cup
Liga Inggris 23 Maret 2026, 11:15
-
Mainkan Kepa di Final Carabao Cup Sudah Tepat! Begini Penjelasan Arteta
Liga Inggris 23 Maret 2026, 10:45
-
Bagaimana Rasanya Menghancurkan Mimpi Quadruple Arsenal?
Liga Inggris 23 Maret 2026, 10:36
-
Mainkan Kepa di Final Carabao Cup, Arteta Kena Kritik Keras!
Liga Inggris 23 Maret 2026, 10:15
-
Fiorentina vs Inter Milan: Mentalitas dan Kerja Keras jadi Pembeda
Liga Italia 23 Maret 2026, 10:06
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28












