Tondo Widodo: Menabur Blunder, Djohar Menuai Gugatan
Editor Bolanet | 16 Mei 2013 14:42
- Panen gugatan yang diterima Djohar Arifin disebut merupakan buah dari keputusan-keputusan yang diambilnya. Ketua Umum PSSI ini dinilai kerap melakukan blunder dalam mengambil keputusan.
Siapa menabur angin, akan menuai badai. Djohar menabur angin dengan membekukan pengprov-pengprov yang dulu dilantiknya sendiri, ujar pengamat sepakbola, Tondo Widodo, pada .
Karena itu, akibat ulahnya, Djohar menuai badai dengan dipolisikan, sambung mantan Deputi Sekretaris Jenderal PSSI ini.
Tondo menambahkan, pembekuan beberapa Pengprov bukanlah satu-satunya blunder yang dibuat Djohar. Menurut pria yang pernah mengenyam ilmu tata organisasi di markas FIFA ini, Djohar juga membuat kesalahan terkait penjatuhan hukuman kepada enam orang anggota Komite Eksekutif PSSI.
Djohar juga membuat kesalahan dengan menuduh enam orang anggota exco memalsukan tanda tangan dan mengubah notulen. Kemudian, dia menghukum mereka 10 tahun tak boleh aktif di sepakbola, Tondo menandaskan.
Sebelumnya, Rabu (15/05), 14 Pengprov PSSI melaporkan Djohar ke Polda Metro Jaya. Mereka melaporkan pria asal Sumatra Utara ini atas tuduhan membuat SK palsu. Dalam laporannya tersebut,14 Pengprov diwakili Sekretaris Pengprov bengkulu, Joni Ardi dan Sekretaris Pengprov Sumatra Barat, Yusman Kasim.
Sementara itu, menurut sumber , gugatan 14 Pengprov ini bukansatu-satunya yang akan diterima Djohar. Enam anggota Komite Eksekutif yang dihukum dan Luis Manuel Blanco, mantan Pelatih Timnas Indonesia yang disingkirkan, disebut juga bakal melayangkan gugatan. (den/mac)
Siapa menabur angin, akan menuai badai. Djohar menabur angin dengan membekukan pengprov-pengprov yang dulu dilantiknya sendiri, ujar pengamat sepakbola, Tondo Widodo, pada .
Karena itu, akibat ulahnya, Djohar menuai badai dengan dipolisikan, sambung mantan Deputi Sekretaris Jenderal PSSI ini.
Tondo menambahkan, pembekuan beberapa Pengprov bukanlah satu-satunya blunder yang dibuat Djohar. Menurut pria yang pernah mengenyam ilmu tata organisasi di markas FIFA ini, Djohar juga membuat kesalahan terkait penjatuhan hukuman kepada enam orang anggota Komite Eksekutif PSSI.
Djohar juga membuat kesalahan dengan menuduh enam orang anggota exco memalsukan tanda tangan dan mengubah notulen. Kemudian, dia menghukum mereka 10 tahun tak boleh aktif di sepakbola, Tondo menandaskan.
Sebelumnya, Rabu (15/05), 14 Pengprov PSSI melaporkan Djohar ke Polda Metro Jaya. Mereka melaporkan pria asal Sumatra Utara ini atas tuduhan membuat SK palsu. Dalam laporannya tersebut,14 Pengprov diwakili Sekretaris Pengprov bengkulu, Joni Ardi dan Sekretaris Pengprov Sumatra Barat, Yusman Kasim.
Sementara itu, menurut sumber , gugatan 14 Pengprov ini bukansatu-satunya yang akan diterima Djohar. Enam anggota Komite Eksekutif yang dihukum dan Luis Manuel Blanco, mantan Pelatih Timnas Indonesia yang disingkirkan, disebut juga bakal melayangkan gugatan. (den/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ulang Tahun ke-96, PSSI Pasang Target Lolos ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 19 April 2026, 19:39
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Juni 2026, 21:36
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















