Transfer Mario Costas ke Persija Dipersoalkan Awak Media
Editor Bolanet | 8 Januari 2014 18:06
- Keputusan Persija Jakarta merekrut Mario Costas menyisakan banyak pertanyaan dari awak media. Khususnya terkait tak adanya informasi langsung dari Persija kepada awak media.
Menurut Ketua Koordinator PSSI Pers, Cholis Faizi, sudah seharusnya Persija memberikan informasi yang terbuka terkait keputusan manajemen merekrut Mario Costas.
Idealnya, diterangkan Cholis, ketika klub mengikat pemain anyar harus disaksikan banyak pihak. Tidak hanya media massa, Ketua Umum, jajaran pengurus, dan suporter. Bahkan, branding-branding yang mendukung pendanaan operasional klub wajib hadir.
Bahkan, Ferry Paulus tidak memiliki Media Relations Officer yang bermanfaat untuk menyebarkan informasi serta bersinergi dengan wartawan. Padahal, hal tersebut wajib dan diatur dalam Manual Liga. Adanya kewajiban tersebut, saya ketahui dari Azwan Karim (Manajer Komunikasi dan IT PT Liga Indonesia), ungkap Cholis.
Dampak dari kebijakan Ferry tersebut, dilanjutkan Cholis, rekan-rekan media kerap kesulitan mendapatkan bahan berita. Karena itu, Cholis pun berharap manajemen Persija bisa merubah sikapnya.
Sehingga, manajemen Persija Jakarta tidak lagi menutup-nutupi aktivitas klub. Sebab, hal tersebut membuat awak media berang dan menilai manajemen Persija tidak profesional, tuturnya.
Jelang kompetisi ISL bergulir, klub-klub justru berlomba-lomba untuk memperkenalkan siapa-siapa saja pemain yang direkrut atau dicoret. Tetapi, hal tersebut tidak terjadi di Persija. Padahal, para pencinta Persija menanti informasi-informasi terkini dari klub kesayangannya tersebut, tuntasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Persija, Ferry Paulus mengakui bahwa pihaknya memang tidak menginformasikan kabar transfer tersebut. Ferry beralasan, jika hal tersebut bukan peristiwa menarik untuk dipublikasikan para pekerja media massa, khususnya peliput sepak bola nasional.
Saya memang sengaja tidak mengundang-undang wartawan. Sebab, memang selama ini tanda tangan kontrak juga tidak ada yang diundang. Apalagi, ini berita biasa-biasa saja. Sama halnya ketika tanda tangan Rohit Chand (Nepal), bahkan saya pun tidak hadir, kata Ferry Paulus. (esa/dzi)
Menurut Ketua Koordinator PSSI Pers, Cholis Faizi, sudah seharusnya Persija memberikan informasi yang terbuka terkait keputusan manajemen merekrut Mario Costas.
Idealnya, diterangkan Cholis, ketika klub mengikat pemain anyar harus disaksikan banyak pihak. Tidak hanya media massa, Ketua Umum, jajaran pengurus, dan suporter. Bahkan, branding-branding yang mendukung pendanaan operasional klub wajib hadir.
Bahkan, Ferry Paulus tidak memiliki Media Relations Officer yang bermanfaat untuk menyebarkan informasi serta bersinergi dengan wartawan. Padahal, hal tersebut wajib dan diatur dalam Manual Liga. Adanya kewajiban tersebut, saya ketahui dari Azwan Karim (Manajer Komunikasi dan IT PT Liga Indonesia), ungkap Cholis.
Dampak dari kebijakan Ferry tersebut, dilanjutkan Cholis, rekan-rekan media kerap kesulitan mendapatkan bahan berita. Karena itu, Cholis pun berharap manajemen Persija bisa merubah sikapnya.
Sehingga, manajemen Persija Jakarta tidak lagi menutup-nutupi aktivitas klub. Sebab, hal tersebut membuat awak media berang dan menilai manajemen Persija tidak profesional, tuturnya.
Jelang kompetisi ISL bergulir, klub-klub justru berlomba-lomba untuk memperkenalkan siapa-siapa saja pemain yang direkrut atau dicoret. Tetapi, hal tersebut tidak terjadi di Persija. Padahal, para pencinta Persija menanti informasi-informasi terkini dari klub kesayangannya tersebut, tuntasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Persija, Ferry Paulus mengakui bahwa pihaknya memang tidak menginformasikan kabar transfer tersebut. Ferry beralasan, jika hal tersebut bukan peristiwa menarik untuk dipublikasikan para pekerja media massa, khususnya peliput sepak bola nasional.
Saya memang sengaja tidak mengundang-undang wartawan. Sebab, memang selama ini tanda tangan kontrak juga tidak ada yang diundang. Apalagi, ini berita biasa-biasa saja. Sama halnya ketika tanda tangan Rohit Chand (Nepal), bahkan saya pun tidak hadir, kata Ferry Paulus. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
I.League Tegaskan Belum Ada Aturan Pengurangan Poin di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 21 Oktober 2026, 16:58
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Arema FC 21 Oktober 2026
Bola Indonesia 20 Oktober 2026, 17:17
-
Link Streaming Persita vs Persija Hari Ini - Pekan ke-5 BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 17 Oktober 2026, 11:45
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Persija 17 Oktober 2026
Bola Indonesia 16 Oktober 2026, 10:48
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





