Tumbang di Malang, PBR Kambing Hitamkan Kartu Merah
Editor Bolanet | 19 April 2014 22:59
- Kekalahan yang diderita Pelita Bandung Raya dari Arema Cronus dinilai tak lepas dari diusirnya salah satu pemain mereka. Hal ini diungkapkan Pelatih PBR, Dejan Antonic, seusai laga, Sabtu (19/04).
Pada laga tersebut, PBR harus mengakhiri pertandingan dengan 10 orang pemain. Palang pintu mereka, Boban Nikolic, diusir wasit pada menit 78, akibat menerima kartu kuning kedua.
Anak-anak sesungguhnya bermain bagus di pertandingan ini. Kalau tetap bermain 11 orang sampai akhir, saya rasa hasilnya pasti akan lain, ujar Dejan.
Setelah pemain kita terkena kartu merah, permainan berubah, sambungnya.
Sebelumnya, PBR harus mengakui keperkasaan Arema Cronus dalam laga lanjutan Indonesia Super League yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang. Pada pertandingan tersebut, gawang PBR yang dikawal Dennis Romanovs harus bobol tiga kali.
Dua gol Arema pada pertandingan itu dicetak Alberto Goncalves. Sementara, satu gol lainnya dicetak Gustavo Lopez.
Lebih lanjut, Dejan juga menyebut kekalahan timnya tak lepas dari gagalnya eksekusi penalti Gaston Castano menit ke-22. Menurutnya, apabila tendangan penalti ini berhasil, anak asuhnya berpeluang mencuri poin di pertandingan ini.
Namun, itu semua sudah usai. Kita akan jadikan ini pelajaran. Semoga kita bisa lebih baik lagi ke depannya, tandasnya. [initial]
(den/pra)
Pada laga tersebut, PBR harus mengakhiri pertandingan dengan 10 orang pemain. Palang pintu mereka, Boban Nikolic, diusir wasit pada menit 78, akibat menerima kartu kuning kedua.
Anak-anak sesungguhnya bermain bagus di pertandingan ini. Kalau tetap bermain 11 orang sampai akhir, saya rasa hasilnya pasti akan lain, ujar Dejan.
Setelah pemain kita terkena kartu merah, permainan berubah, sambungnya.
Sebelumnya, PBR harus mengakui keperkasaan Arema Cronus dalam laga lanjutan Indonesia Super League yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang. Pada pertandingan tersebut, gawang PBR yang dikawal Dennis Romanovs harus bobol tiga kali.
Dua gol Arema pada pertandingan itu dicetak Alberto Goncalves. Sementara, satu gol lainnya dicetak Gustavo Lopez.
Lebih lanjut, Dejan juga menyebut kekalahan timnya tak lepas dari gagalnya eksekusi penalti Gaston Castano menit ke-22. Menurutnya, apabila tendangan penalti ini berhasil, anak asuhnya berpeluang mencuri poin di pertandingan ini.
Namun, itu semua sudah usai. Kita akan jadikan ini pelajaran. Semoga kita bisa lebih baik lagi ke depannya, tandasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dikalahkan Arema FC, Dejan Antonic Puji Skuad Barito Putera
Bola Indonesia 2 Juli 2022, 19:37
-
Pelatih Barito Putera Puji Kualitas Skuad Arema FC
Bola Indonesia 1 Juli 2022, 12:31
-
BRI Liga 1: Dejan Antonic Kecewa PSS Sleman Ditahan Persela
Bola Indonesia 11 Desember 2021, 20:25
-
BRI Liga 1: Persela Lamongan vs PSS, Tekad Dejan Antonic di Tengah Krisis Pemain
Bola Indonesia 11 Desember 2021, 08:28
-
BRI Liga 1: Dejan Antonic Bangga PSS Sleman Bisa Menang di Tengah Situasi Sulit
Bola Indonesia 4 Desember 2021, 00:47
LATEST UPDATE
-
Kalah dari Newcastle, Bukti Mental Juara MU Belum Cukup Oke
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:21
-
Inikah Calon Pengganti Manuel Ugarte di Manchester United?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:07
-
Situasi Memanas di Bernabeu: Arbeloa Terancam Jadi Korban Berikutnya
Liga Spanyol 6 Maret 2026, 14:59
-
5 Pembalap MotoGP 2026 Masih Buru Kemenangan Perdana, 2 di Antaranya Rookie
Otomotif 6 Maret 2026, 14:55













