Tunggu Gaji Dibayarkan, Febre Tunda ke Chile
Editor Bolanet | 8 Juli 2012 21:06
- Cristian Alejandro Febre Santis menyatakan tidak akan memperpanjang kontraknya di PSM Makassar untuk musim ini. Pemain yang berposisi sebagai centre back itu menerima pinangan sebuah klub papan atas di Ekuador.
Febre telah menandatangani surat keterangan terminasi dari manajemen klub yang menandakan dia resmi berpisah dengan PSM.
Rencana awal, Febre akan meninggalkan Makassar menuju kampung halamannya di Chile usai laga melawan Persema Malang, 1 Juli lalu. Tapi ternyata, sampai saat ini Febre masih berada di Makassar.
Malahan, pemain berpostur tinggi 191 cm ini itu mengikuti kompetisi futsal Grand Clarion Cup I bersama pemain PSM lainnya. Tenaga Febre dikontrak oleh Japfa FC pada final turnamen antarkampung (Tarkam) Dirgantara Cup XVIII.
Alasan Febre masih berada di Makassar karena masih ada gajinya yang belum dibayarkan. Makanya, ia tidak bisa membeli tiket kembali ke tanah airnya. Padahal, dia seharusnya segera ke Chile karena kabarnya harus mengikuti seleksi Timnas untuk Kualifikasi Piala Dunia 2014.
Saya belum punya tiket dan gaji masih ada yang belum diberikan. Makanya saya di Makassar dan belum tahu kapan pulang. Saya inginnya gaji dibayar sebelum pulang, kata pemain berusia 31 tahun itu.
Media Offer PSM, Andi Widya Syadzwina, menyebutkan Febre dijadwalkan meninggalkan Indonesia pada 12 Juli mendatang. Menurut Wina, tiket untuk Febre sudah disiapkan.
Sebelum tanggal 12 Juli, Febre ke Jakarta dulu. Tiketnya sudah ada. Tanggal 12 Juli, dia terbang ke Chile,” ungkap Wina.
Febre mengaku tidak ingin memperpanjang kontraknya dengan tim berjuluk Ayam Jantan dari Timur karena gaji yang sering tersendat. Selain itu, karena ingin lebih fokus mengikuti seleksi Timnas Chile persiapan kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Amerika dan ingin lebih dekat dengan keluarga, Febre menerima pinangan klub dari Ekuador. (nda/dzi)
Febre telah menandatangani surat keterangan terminasi dari manajemen klub yang menandakan dia resmi berpisah dengan PSM.
Rencana awal, Febre akan meninggalkan Makassar menuju kampung halamannya di Chile usai laga melawan Persema Malang, 1 Juli lalu. Tapi ternyata, sampai saat ini Febre masih berada di Makassar.
Malahan, pemain berpostur tinggi 191 cm ini itu mengikuti kompetisi futsal Grand Clarion Cup I bersama pemain PSM lainnya. Tenaga Febre dikontrak oleh Japfa FC pada final turnamen antarkampung (Tarkam) Dirgantara Cup XVIII.
Alasan Febre masih berada di Makassar karena masih ada gajinya yang belum dibayarkan. Makanya, ia tidak bisa membeli tiket kembali ke tanah airnya. Padahal, dia seharusnya segera ke Chile karena kabarnya harus mengikuti seleksi Timnas untuk Kualifikasi Piala Dunia 2014.
Saya belum punya tiket dan gaji masih ada yang belum diberikan. Makanya saya di Makassar dan belum tahu kapan pulang. Saya inginnya gaji dibayar sebelum pulang, kata pemain berusia 31 tahun itu.
Media Offer PSM, Andi Widya Syadzwina, menyebutkan Febre dijadwalkan meninggalkan Indonesia pada 12 Juli mendatang. Menurut Wina, tiket untuk Febre sudah disiapkan.
Sebelum tanggal 12 Juli, Febre ke Jakarta dulu. Tiketnya sudah ada. Tanggal 12 Juli, dia terbang ke Chile,” ungkap Wina.
Febre mengaku tidak ingin memperpanjang kontraknya dengan tim berjuluk Ayam Jantan dari Timur karena gaji yang sering tersendat. Selain itu, karena ingin lebih fokus mengikuti seleksi Timnas Chile persiapan kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Amerika dan ingin lebih dekat dengan keluarga, Febre menerima pinangan klub dari Ekuador. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














