3 Kunci Perubahan, Sudahkah Manchester United Benar-Benar Bangkit?
Richard Andreas | 1 November 2019 08:30
Bola.net - Manchester United mulai menemukan ritme permainan terbaik mereka dalam beberapa pertandingan terakhir. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer ini berhasil memetik tiga kemenangan beruntun di semua kompetisi dalam sembilan hari terakhir.
Rentetan hasil positif ini perlahan-lahan mengubah suasana hati skuad MU. Aura positif menguat, para pemain kian percaya diri. MU mulai melangkah ke arah yang tepat.
MU memang tidak langsung membuat lompatan besar. Alih-alih, mereka melangkah perlahan-lahan lewat kemenangan demi kemenangan berarti. Tiga kemenangan beruntun itu semuanya diraih saat tandang, yang jelas jadi salah satu nilai plus.
MU sempat merosot, tapi Solskjaer berhasil menghentikan kemerosotan MU pada momen yang tepat. Kini skuad MU bisa berharap memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara.
Sky Sports menilai ada tiga faktor utama di balik kebangkitan MU. Apa saja? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Taktik Jitu Solskjaer
Pilihan taktik Solskjaer sempat diragukan, tapi semuanya berubah dalam dua pertandingan terakhir melawan tim tangguh. Kontra Liverpool dan Chelsea, Solskjaer tahu apa yang perlu diperbuat timnya untuk meraih hasil terbaik.
Melawan Liverpool, yang jelas jauh lebih kuat, MU bisa menemukan cara untuk menekan lawan. Mereka tampil habis-habisan di babak pertama, meski kehabisan bensin di ujung babak kedua. Skor 1-1 cukup baik.
Lalu, kontra Chelsea, Solskjaer tahu taktik yang tepat untuk menghentikan serangan lawan. Ketika The Blues mulai bangkit pasca gol Michy Batshuayi, dia mengubah formasi tim jadi 5-4-1.
Rashford dan McTominay
Marcus Rashford layak mendapatkan pujian setinggi-tingginya. Dia bisa memikul beban tim pada momen-momen sulit. Gol tendangan bebas ke gawang Chelsea sudah cukup membuktikan kualitasnya.
Sebagai striker utama, Rashford sudah melakukan tugasnya dengan baik. Dia ada untuk mencetak gol, juga meladeni rekan-rekannya jika ada kesempatan.
Selain Rashford, McTominay pun menjelma jadi salah satu pemain terpenting dalam skuad MU. Permainannya mungkin tidak terlalu kentara, tapi dia membuat MU jadi lebih stabil.
Wajah Baru yang Jadi Pembeda
Solskjaer patut mendapatkan pujian tentang keberhasilannya mendatangkan Harry Maguire, Aaron Wan-Bissaka, dan Daniel James. Tiga nama baru ini benar-benar memberikan dampak positif.
James jelas yang paling menonjol. Dia tidak tampak kesulitan beradaptasi, bahkan tampak seperti sudah lama bermain di MU.
Wan-Bissaka pun menunjukkan kemampuannya sendiri dalam urusan menekel lawan. Harry Maguire membuat barisan bek MU tampil lebih tenang.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
Chelsea Nyaris Kalahkan MU karena Kata-kata Pembangkit Semangat dari Lampard
Juventus Pantau Situasi Tahith Chong di Manchester United
Chris Smalling Dapat Pesan dari Ole Gunnar Solskjaer, Apa Isinya?
Chelsea Tersingkir, Frank Lampard: Carabao Cup Bukan Prioritas
AS Roma Mau Smalling? Manchester United Patok Harga Segini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











