3 Sektor Manchester City yang Diprediksi Terkena Dampak Serius Akibat Hukuman UEFA
Aga Deta | 17 Februari 2020 09:25
Bola.net - Manchester City mendapat hukuman berat dari UEFA. Klub asuhan Josep Guardiola itu dilarang tampil di Liga Champions untuk dua musim, yakni 2020-2021 dan 2021-2022.
Hukuman yang dijatuhkan federasi sepak bola dunia itu bukan tanpa alasan. Manchester City disebut melanggar financial fair play (FFP) yang telah menjadi aturan UEFA sejak 2011.
Manchester City dinyatakan bersalah oleh Badan Kontrol Keuangan Klub (CFCB) UEFA karena menggelembungkan pendapatan sponsor ketika mengajukan pengajuan untuk proses kepatuhan FFP.
Hukuman tersebut tentu membuat pihak manajemen Manchester City kalang kabut. Beberapa sektor dinilai tak akan seimbang lagi. Nasib pemain dan manajer tim mulai dipertanyakan.
Maklum, tak ada manajer dan pemain yang akan betah dengan sanksi berat tersebut. Dua tahun bukan waktu yang sebentar untuk sebuah hukuman.
Melansir dari BBC, ada tiga aspek Manchester City diyakini bakal tidak seimbang setelah UEFA menjatuhi hukuman berat itu. Apa saja aspek tersebut, berikut ini rangkumannya dari laporan BBC.
1. Pep Guardiola
Semenjak UEFA menetapkan hukuman fans mulai bertanya-tanya tentang Pep Guardiola. Apakah pelatih asal Spanyol itu akan tinggal atau pergi?
Namun, tampaknya jawaban dari pertanyaan itu telah dijawab jauh sebelum Manchester City dihukum UEFA. Pep Guardiola sudah lama berniat ingin pergi.
Rumor yang mencuat belakangan ini menyebut Pep Guardiola akan meninggalkan Etihad pada akhir musim nanti. Apalagi, sejumlah klub elite Eropa telah melirik mantan pelatih Barcelona itu.
2. Pemain
BBC juga menyoroti tentang nasib pemain Manchester City setelah hukuman tersebut. Menurut laporan, beberapa pemain diprediksi bakal hengkang dari Etihad.
Mereka adalah Rodri, Kevin De Bruyne, Raheem Sterling, Riyad Mahrez, Bernardo Silva, Nicolas Otamendi, Leroy Sane, atau Sergio Aguero. Beberapa di antaranya diprediksi hengkang dengan alasan yang sama.
Tentu saja mereka tak ingin membuang-buang waktu selama dua tahun untuk sesuatu hal yang tidak pasti. Apalagi bagi pemain muda, jalannya masih panjang untuk menuju puncak teratas kesuksesannya.
3. Harga Diri dan Akhir Era Manchester City?
Untuk yang satu ini, BBC memandang dengan cara yang lebih utopis. Media asal Inggris itu tidak menyebut sanksi berat UEFA adalah akhir era Manchester City.
BBC menilai era suatu klub bakal silih berganti dalam sepak bola. Kepergian Pep Guardiola nantinya bukan tanda berakhirnya masa kejayaan Manchester City.
Mereka masih berpotensi membangun kembali skuatnya dengan lebh baik. Namun, tetap saja reputasi kampiun Premier League musim 2018/2019 itu akan tercoreng karena hal ini.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Hesti Puji Lestari/Editor Benediktus Gerendo Pradigdo
Published: 15 Februari 2020
Baca Juga:
Sterling, De Bruyne dan Pemain Man City yang Berpotensi Pergi karena Larangan Tampil di Liga Champio
Ini Daftar Lengkap 50 Pemain Terbaik MU Pilihan Fans
Kumpulan Pernyataan Nyeleneh Jurgen Klopp, Termasuk Soal Seks Sebelum Pertandingan
AC Milan Hanya Sedang Apes Lawan Juventus, Ini Buktinya
Membandingkan Statistik Jadon Sancho dengan Trio Penyerang Liverpool, Siapa Lebih Baik?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
LATEST UPDATE
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
















