5 Holding Midfielder Terbaik Sepanjang Masa yang Bermain Premier League
Asad Arifin | 5 November 2020 15:21
Bola.net - Peran seorang gelandang bertahan acap kali diabaikan begitu saja. Mereka tidak mencetak gol atau membuat assist. Mereka juga tak melakukan penyelamatan seperti bek atau kiper.
Akan tetapi seorang gelandang bertahan atau holding midfielder lebih berperan sebagai penjaga yang menghubungkan lini belakang dan lini depan.
Premier League menjadi salah satu liga yang mengandalkan pentingnya gelandang bertahan untuk timnya. Tak jarang juara-juara Premier League lahir berkat andil dari pemain andalannya di posisi gelandang bertahan.
Pemain berposisi ini tentu memiliki sikap yang bijaksana di lapangan dan terlihat tidak egois dalam permainan. Dengan perannya, gelandang bertahan diharuskan cerdik dalam kemampuan defensif. Tak jarang pemain di posisi ini begitu mengandalkan stamina dan fisiknya untuk memutus serangan lawan.
Sedari dulu Premier League menjadi salah satu liga yang menghasilkan nama-nama terbaik untuk posisi gelandang bertahan. Hingga kini masih ada pemain-pemain yang begitu spesial berkat kemampuannya yang jarang dimiliki pemain lain sebagai gelandang bertahan.
Lantas siapa saja holding midfielder terbaik sepanjang masa yang pernah dimiliki Premier League? berikut lima nama terbaiknya berdasarkan Sportskeeda.
5. N?Golo Kante

N’Golo Kante disebut-sebut sebagai salah satu pesepak bola yang jarang dibenci berkat sikap pemalu dan ramahnya. Namun, di lapangan N’Golo Kante merupakan pemain yang tidak segan-segan memberikan tekel keras untuk mematikan pergerakan lawannya.
Perannya tersebut yang kemudian membawa klub seperti Leicester City bisa menjuarai Premier League dan menjadi sensasi di musim 2015/16. Hal yang selanjutnya juga dia lakukan bersama Chelsea semusim setelahnya.
N’Golo Kante berhasil merebut trofi Premier League keduanya di Chelsea dan bahkan terpilih menjadi pemain terbaik Premier League di musim 2016/17. Penghargaan yang diraihnya berkat gaya permainannya yang tidak kenal ampun dan tidak kenal lelah. Kante bisa berlari kemana saja dengan staminanya yang begitu kuat.
4. Xabi Alonso

Liverpool pernah memiliki maestro di lini tengahnya dalam diri Xabi Alonso yang membawa The Reds meraih Liga Champions serta FA Cup di eranya. Bersama Xabi Alonso, Liverpool menjadi klub yang begitu ditakuti lini tengahnya.
Xabi Alonso memiliki modal yang sangat baik sebagai jenderal lini tengah. Dia memiliki passing mematikan, memutus aliran bola hingga menciptakan gol-gol berkelas. Keberadaannya melengkapi kepingan Liverpool saat itu bersama dengan Steven Gerrard.
Berkat keberadaan Xabi Alonso, Steven Gerrard pun menjadi lebih leluasa untuk membantu penyerangan Liverpool. Hadirnya Xabi Alonso di sektor holding midfielder, mampu memberikan rasa aman untuk pemain lain bergerak aktif membantu penyerangan.
3. Gilberto Silva

Gilberto Silva merupakan pemain penting yang dimiliki timnas Brazil ketika menjuarai Piala Dunia 1998. Hal serupa yang dia lakukan bersama Arsenal yang kala itu menjadi saingan terdekat Manchester United di Premier League.
Gilberto Silva merupakan salah satu alasan Arsenal bisa menjuarai liga tanpa terkalahkan dan menjadi satu-satunya tim yang bisa melakukannya. Di lini tengah, Gilberto mampu membuat lawannya frustasi karena bayang-bayang dari pemain Brazil ini.
Sebagai holding midfielder Gilberto tidak terburu-buru melakukan tekelnya, Gilberto lebih sering terlihat mencari celah ketika tanpa henti membayangi musuhnya. Ketika ada kesempatan Gilberto mampu menyuplai bola ke depan dengan kemampuan passing-nya yang mumpuni.
2. Fernandinho

Setelah Gilberto Silva ada lagi pemain asal Brazil yang mampu tampil sebagai salah satu yang terbaik di posisi holding midfielder, Fernandinho. Pemain yang kini berusai 35 tahun tersebut, sukses menjadi penyeimbang di Manchester City.
Manchester City yang memiliki filosofi menyerang tentu sangat membutuhkan pemain seperti Fernandinho yang bisa memberikan rasa aman ketika timnya asik menyerang. Selain bertahan, Fernandinho juga bisa membantu penyerangan lewat passing dan tembakan jarak jauhnya.
Fernandinho menjadi bagian penting Manchester City berkat perannya ketika bermain bersama Kevin De Bruyne dan David Silva. Dengan keberadaannya, Silva dan De Bruyne menjadi lebih aktif membantu sektor penyerangan dan Fernandinho sebagai back up untuk lini belakangnya.
1. Claude Makelele

Jika ada gelandang bertahan yang mampu tampil baik, selalu saja disandingkan dengan Claude Makelele. Hal yang terjadi karena Makelele merupakan bagian penting era emas Chelsea yang diasuh Jose Mourinho di periode pertamanya.
Bersama Makelele, Chelsea kala itu menjadi tim yang sulit dikalahkan oleh musuhnya. Claude Makelel memiliki kecerdasan dalam membaca permainan lawan, dan memiliki seni untuk menghentikannya.
Makelele sangat tangkas untuk menjegal lawannya dan mengamankan bola ke tempat yang lebih aman. Keberadaannya sudah tidak diragukan lagi begitu memberikan rasa aman untuk pemain-pemain di belakangnya.
Sumber: Sportskeeda
(Bola.net/Muhamad Raka Saputra)
Baca Ini Juga:
Seperti Nomor 7, Apakah Nomor 5 yang Dipakai Harry Maguire Juga Mengandung 'Kutukan'?
Mampukah Arsenal Raih Trofi? Mikel Arteta: Sulit Dijawab
Kata Frank Lampard di Balik 6 Clean Sheets Beruntun Edouard Mendy
Dipanggil 'Mikel' Bukan 'Pelatih' oleh Aubameyang, Apa Kata Arteta?
Betapa Kesalnya Rio Ferdinand Lihat Gol Pertama Basaksehir ke Gawang MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

