5 Pahlawan yang Terabaikan dari Tim Juara Premier League 2015-2020: Ada Okazaki Hingga Laporte
Richard Andreas | 20 April 2020 12:00
Bola.net - Di setiap musim, selalu ada satu pemain yang paling menonjol dalam kesuksesan suatu tim menjuarai Premier League. Pemain ini spesial dan mencuri perhatian lewat gol-gol mereka atau kontribusi lain yang terlihat jelas.
Biar begitu, sebenarnya ada beberapa pemain yang memainkan peran penting tapi tidak terlalu disorot. Pemain-pemain inilah yang bekerja keras dalam diam, memberikan segalanya untuk tim.
Pemain yang jarang diperhatikan ini umumnya mengisi posisi yang tidak terlalu menonjol, tapi sebenarnya sangat penting. Mereka membuat penampilan apik tim tampak biasa saja, padahal absennya mereka bisa mengganggu keseimbangan itu.
Squawka menentukan pemain-pemain ini dalam daftar pahlawan yang terabaikan. Mereka adalah pemain yang sebenarnya sangat penting dalam laju kemenangan tim.
Sebagai contoh, tidak ada yang memperhatikan pentingnya peran Branislav Ivanovic ketika Jose Mourinho membawa Chelsea menjuarai Premier League 2014/15.
Hal yang sama pun berlaku di musim-musim berikutnya, mulai 2015/16 sampai sekarang. Siapa saja mereka?
2015/16: Shinji Okazaki
Striker Jepang ini bukan bagian dari trio terpenting Leicester City. Dia tidak semahir Jamie Vardy dalam mencetak gol, tidak sekreatif Riyad Mahrez, dan tidak sepenting N'Golo Kante.
Nama Okazaki sering dilupakan ketika membahas bagaimana langkah ajaib Leicester ketika menjuarai Premier League musim itu. Namun, kemampuan olah bola Okazaki, kerja keras, dan kegigihannya menekan lawan bisa memberikan warna berbeda pada permainan Leicester.
Okazaki boleh jadi tidak banyak mencetak gol, tapi karena dialah Jamie Vardy bisa menjebol gawang lawan dengan mudah.
2016/17: Pedro
Di bawah Antonio Conte, Chelsea tampil impresif musim 2016/17 ini. Sulit mencari pemain yang terabaikan ketika mereka benar-benar dominan.
Namun, karena Diego Costa dan Eden Hazard mencuri perhatian penuh di lini serang, kontribusi Pedro jadi sedikit diabaikan.
Pedro membuat sembilan gol dan sembilan assists, termasuk salah satu kontribusi krusial pada laga penting melawan MU. Namun, namanya tidak sering dibicarakan seperti Hazard atau Costa.
2017/18: Fernandinho
Pemain yang bekerja keras dalam diam. Fernandinho jarang diperhatikan ketika Manchester City tampil sangat dominan pada musim 2017/18.
Josep Guardiola beruntung punya lima penyerang mematikan dan dua gelandang kreatif yang bisa mengubah arah pertandingan. Juga, mereka punya kiper dan barisan bek yang mencuri perhatian.
Di tengah kegemilangan tim tersebut, ada satu pemain yang berada di pusat segalanya: Fernandinho. Dia adalah otak dari dominasi permainan Man City, mengatur ritme serangan dan pertahanan.
2018/19: Aymeric Laporte
Dominasi berlanjut, Man City masih sangat kuat di musim 2018/19. Kali ini, ada Laporte yang sering kali dipandang sebelah mata.
Vincent Kompany menatap ujung kariernya, Man City harus menyiapkan pengganti. Beruntunt mereka sudah punya Aymeric Laporte, yang memegang peran penting pada kejayaan musim lalu.
Laporte bisa jadi bek kedua terbaik di Premier League, hanya tertinggal dari Virgil van Dijk. Namun, karena performa luar biasa yang diberikan Kompany dan Van Dijk, kontribusi Laporte sering diabaikan.
2019/20: Joe Gomez?
Liverpool memang belum resmi menjuarai Premier League musim ini, tapi rasanya hanya masalah waktu. Pasukan Jurgen Klopp telah memenangi 27 dari 29 pertandingan sejauh ini.
The Reds benar-benar dominan, nyaris tidak terkalahkan. Tim mereka sempurna dari lini ke lini, mulai dari Alisson Becker sampai Roberto Firmino.
Ada banyak pemain penting. Alisson, Van Dijk, Robertson, Henderson, Mane, Salah, bahkan Origi. Namun, ada Joe Gomez yang kontribusinya tidak bisa dipandang remeh.
Gomez selalu bisa dipercaya ketika bek-bek senior Liverpool tidak bisa bermain. Fakta yang tidak kalah penting: Gomez terakhir kali merasakan kekalahan di Premier League pada Januari 2018 lalu.
Sumber: Squawka
Baca ini juga ya!
- Termasuk Mohamed Salah dan Sadio Mane, 12 Pemain Sepak Bola yang Tetap Puasa di Bulan Ramadan
- Stadion Klub Premier League Dijadikan Pusat Tes Virus Corona
- Cerita Arsenal yang Tolak Carlos Tevez dan Mascherano Belasan Tahun Silam, Pantaskah Menyesal?
- 5 Hal yang Mungkin Terjadi Andai Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi Tak Pernah Bermain
- Jadon Sancho dan Kutukan Pemain Dortmund yang Gagal di Man United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
Jika Poin Arsenal dan Man City Sama, Siapa Juara?
Liga Inggris 21 April 2026, 10:24
LATEST UPDATE
-
Situasi Sudah Genting! Chelsea Mungkin Tidak Main di UCL Musim Depan
Liga Inggris 21 April 2026, 16:15
-
Barcelona Mundur dari Perburuan Yan Diomande Akibat Harga 100 Juta Euro
Liga Spanyol 21 April 2026, 16:00
-
Barcelona Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Alessandro Bastoni
Liga Spanyol 21 April 2026, 15:54
-
Cristian Chivu Tampil Impresif di Inter Milan, Satu Catatan Jadi Sorotan
Liga Italia 21 April 2026, 15:41
-
Daftar Juara Thomas Cup dan Uber Cup, Berapa Gelar yang Dikoleksi Indonesia?
Bulu Tangkis 21 April 2026, 14:53
-
Eduardo Camavinga Tolak Tinggalkan Real Madrid Meski Rumor Transfer Menguat
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:49
-
Luis Figo Ungkap Penyebab Musim Sulit Real Madrid
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:22
-
Real Madrid Belum Lakukan Kontak dengan Jose Mourinho
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:15
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59









