
Bola.net - Tiga hari bisa mengubah segalanya di Santiago Bernabeu. Dari atmosfer penuh siulan cemooh saat menang tipis atas Levante, Real Madrid tiba-tiba tampil meledak-ledak di Liga Champions.
Kemenangan telak 6-1 atas Monaco bukan sekadar soal skor. Laga ini menjadi panggung pembalikan emosi publik Bernabeu, respons keras para pemain, dan napas lega bagi pelatih anyar Alvaro Arbeloa.
Vinicius Junior dan Kylian Mbappe berdiri di garis depan kebangkitan itu, masing-masing dengan cerita dan pesan yang kuat di balik performa gemilang mereka.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Malam yang Sangat Dibutuhkan Arbeloa

Kemenangan ini datang pada waktu yang krusial bagi Real Madrid. Beberapa pekan terakhir berjalan penuh gejolak, mulai dari kekalahan di final Supercopa de Espana melawan Barcelona, tersingkir dini di Copa del Rey oleh Albacete, hingga pemecatan Xabi Alonso.
Situasi itu memuncak akhir pekan lalu, ketika siulan mengiringi para pemain, pelatih, dan presiden Florentino Perez di Bernabeu. Arbeloa, yang menjalani laga Liga Champions pertamanya sebagai pelatih kepala, ikut merasakan tekanan tersebut.
Respons timnya melawan Monaco menjadi jawaban paling nyata. Intensitas tinggi sejak menit awal, gol cepat, serta sikap agresif membuat stadion perlahan berpihak kembali kepada tuan rumah. Monaco yang rapuh di lini belakang memberi ruang bagi Madrid untuk membangun kepercayaan diri.
Tiga poin ini menjaga posisi Madrid tetap aman dalam persaingan delapan besar fase liga. Namun, untuk memastikan tiket otomatis ke babak 16 besar, mereka masih membutuhkan setidaknya satu poin di laga terakhir melawan Benfica, yang kini dilatih Jose Mourinho.
Vinicius Junior Menjawab Semua Keraguan

Vinicius Junior selalu memecah opini publik Bernabeu. Sorak dan cemooh bercampur, bahkan dalam satu pertandingan yang sama. Namun, satu hal tak pernah berubah: hasratnya untuk menentukan permainan.
Penyerang Brasil itu tampil eksplosif sejak awal. Umpan matang dengan sisi luar kaki kirinya membuka gol pertama Mbappe, sekaligus menandai kontribusi awal dari tiga assist yang ia catatkan. Vinicius terus menjadi ancaman, baik lewat dribel langsung maupun keputusan tanpa ego.
Assist lain ia berikan kepada Franco Mastantuono di babak kedua, sebelum akhirnya melengkapi malamnya sendiri. Setelah melewati beberapa bek dengan tenang, Vinicius memilih menuntaskan sendiri peluang itu dengan tembakan keras ke atap gawang.
Usai laga, ia berbicara jujur tentang tekanan yang ia rasakan. Kata Vinicius kepada Movistar, beberapa hari terakhir terasa sangat sulit, bukan hanya bagi dirinya tetapi juga seluruh tim.
Ia menegaskan ingin dinilai dari apa yang ia lakukan di lapangan, bukan dari hal-hal di luar sepak bola, seraya mengakui tekanan di Madrid selalu sangat tinggi.
Mbappe dan Bayang-Bayang Rekor Cristiano Ronaldo

Laga ini memiliki makna emosional bagi Kylian Mbappe. Monaco adalah klub tempat ia memulai karier profesionalnya, sebelum berkembang menjadi salah satu penyerang paling mematikan di dunia.
Mbappe membuka skor dalam lima menit pertama, memanfaatkan pergerakan cerdas untuk lepas dari kawalan Eric Dier. Ia mencetak gol dengan tenang, lalu mengangkat tangan ke arah suporter Monaco, seolah meminta maaf.
Gol keduanya datang dari skema serangan balik sempurna. Vinicius Jr mengirim umpan tanpa pamrih, dan Mbappe menyelesaikannya dari jarak dekat. VAR sempat memeriksa posisi, tetapi gol dinyatakan sah.
Tambahan dua gol itu membuat Mbappe kini mengoleksi 11 gol di fase liga Liga Champions, menyamai rekor Cristiano Ronaldo pada musim 2015/2016. Dengan satu laga tersisa, peluang memecahkan rekor terbuka lebar.
Ronaldo sendiri memegang rekor gol terbanyak dalam satu musim Liga Champions dengan 17 gol pada 2013-14. Mbappe masih harus melangkah jauh, tetapi jika Madrid mampu melaju dalam kompetisi ini, peluang mengejar rekor idolanya itu semakin nyata.
Mastantuono Memberi Warna Baru di Lini Depan
Di balik sorotan Vinicius dan Mbappe, performa Franco Mastantuono patut mendapat perhatian khusus. Pemain berusia 18 tahun itu menjalani starter pertamanya di Liga Champions di luar Copa del Rey sejak awal November, dan langsung memanfaatkannya.
Mastantuono memberi keseimbangan berbeda di sisi kanan. Ia lebih natural bergerak ke tengah, membuka ruang tembak atau umpan dengan kaki kirinya. Kombinasinya dengan Federico Valverde membuat serangan Madrid lebih variatif dan sulit ditebak.
Sebelum mencetak gol, Mastantuono sudah berperan dalam proses gol pembuka lewat pergerakan dan umpan cerdas. Gol pertamanya di Liga Champions datang dengan cara meyakinkan, menyelinap ke tiang jauh dan menuntaskan peluang dengan kaki kanan.
Penampilannya memberi Arbeloa alternatif nyata di lini depan, sekaligus sinyal bahwa Madrid tak lagi bergantung pada pola serangan yang timpang.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 6 September 2026 19:14Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
-
Liga Spanyol 6 September 2026 10:00Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
-
Liga Spanyol 5 September 2026 11:00Jose Mourinho Kecewa: Betis Mencari Imbang, Malah Dapat Jackpot
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 7 September 2026 11:03Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
-
Liga Inggris 7 September 2026 10:37Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
-
Liga Inggris 7 September 2026 09:47Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
-
Liga Italia 7 September 2026 09:08Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
-
Liga Italia 7 September 2026 08:30Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
BERITA LAINNYA
-
champions 6 September 2026 19:14Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
-
champions 4 September 2026 17:55Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
-
champions 4 September 2026 17:20Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
SOROT
-
Liputan6 7 September 2026 10:18Kebakaran Besar di Pasar Paniai, 11 Orang Tewas
-
Liputan6 7 September 2026 09:51Anak Krakatau Erupsi, Penumpang di Pelabuhan Merak Menurun
-
Liputan6 7 September 2026 09:50Anak Krakatau Bikin Porsi MBG Dikurangi
-
Liputan6 7 September 2026 09:44Abu Anak Krakatau Menyebar, Pemda Diminta Bagikan Masker dan Siaga 24 Jam
-
Liputan6 7 September 2026 09:38WN India Jadi Korban Jambret di Menteng, Satu Pelaku Ditangkap
-
Liputan6 7 September 2026 09:04Penerbangan Masih Ditutup, Penumpang Pilih Bertahan di Bandara Soekarno-Hatta
MOST VIEWED
Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
Como Batal Jadi Musafir di Liga Champions 2026/2027: Stadio Sinigaglia Lolos Standar UEFA
Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5256535/original/073242500_1750241429-kebakaran5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4399860/original/002951700_1681806832-20230418-Mudik-Pelabuhan-Merak-Faizal-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541898/original/065702400_1774924493-IMG_8482.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341457/original/074983600_1788621026-1001633272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342069/original/003806400_1788748974-7d9b9dc9-5cc1-46c9-b267-a8e4739c5474.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342044/original/012280800_1788747013-IMG-20260906-WA0005.jpg)
