
Bola.net - Tren negatif Inter Milan di panggung Eropa terus berlanjut pekan ini. Nerazzurri dipaksa menyerah oleh Arsenal yang tampil superior di Giuseppe Meazza, Rabu (21/1/2026) dini hari WIB.
Ini menjadi kekalahan ketiga beruntun bagi Inter di Liga Champions. Sebelumnya, mereka juga tumbang di tangan Atletico Madrid dan Liverpool.
Chivu menegaskan bahwa kekalahan dari Arsenal bukanlah penyesalan utamanya. Ia sadar betul kualitas lawan yang dihadapi kali ini sangat tangguh.
Penyesalan terbesarnya justru tertuju pada dua laga sebelumnya. Menurutnya, Inter seharusnya bisa meraih poin lebih saat melawan Atletico dan Liverpool.
"Penyesalannya adalah dalam tiga pertandingan ini kami bisa saja mendapatkan lebih," ucap Cristian Chivu.
"Mungkin bukan malam ini, tetapi saat melawan Atletico dan Liverpool, sedikit lebih banyak kedewasaan dan konsentrasi bisa membuat perbedaan," lanjut Chivu.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Proses Pendewasaan Skuad

Kekalahan beruntun ini dianggap sebagai bagian dari proses belajar. Pengalaman pahit di laga-laga besar mulai membentuk karakter pemain.
Chivu yakin jika timnya bermain dengan sikap seperti malam ini sebulan lalu, hasilnya akan beda. Mentalitas pantang menyerah mulai terlihat meski hasil belum memihak.
"Saya pikir sebulan dari pertandingan-pertandingan itu, jika kami memiliki sikap yang sama seperti malam ini, maka hasilnya akan berbeda," tegas Chivu.
"Meskipun ada kesulitan, skuad ini terus berjalan dengan sikap yang benar, siap bermain sepak bola terbuka mengetahui mungkin ada masalah melawan pemain seperti Saka dan Trossard," imbuhnya.
Keterbatasan Opsi di Lini Depan
Inter juga harus berjuang dengan keterbatasan stok pemain akibat cedera. Absennya Denzel Dumfries membuat opsi strategi Chivu menjadi sangat terbatas.
Di babak kedua, Chivu bahkan kesulitan melakukan perubahan taktik yang signifikan. Ia kekurangan daya gedor untuk mengejar ketertinggalan skor.
"Kami memang memasukkan Andy Diouf di akhir, saya juga sempat berpikir untuk mengubah formasi menjadi 4-3-3, tetapi saya kekurangan kekuatan menyerang," ungkap Chivu.
"Benar bahwa kami kekurangan sedikit kreativitas serangan dan umpan silang di sisi kanan, tetapi Luis Henrique bermain bagus, semua pemain berusaha keras malam ini dari awal hingga akhir," tutupnya.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 7 Juni 2026 20:03Klasemen Pembalap MotoGP 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 19:39Orang Tua Siswi Sekolah Rakyat Menangis di Hadapan Prabowo
-
Liputan6 7 Juni 2026 17:00Cita-Cita Siswa Sekolah Rakyat Ingin jadi Menteri Pendidikan
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:22Prabowo Beri Arahan Khusus ke Seskab Teddy soal Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:00Prabowo: Banyak Orang Berhasil Berasal dari Keluarga Miskin
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7997408/original/031230300_1780835969-IMG-20260607-WA0121.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7995288/original/048154000_1780833479-IMG-20260607-WA0119.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7988291/original/010365700_1780826023-Siswa_Prabowo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980310/original/037480300_1780817497-Prabowo_Pidato_Tabanan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7969192/original/061629100_1780806063-Prabowo_Sekolah_Bali.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980275/original/000029900_1780817477-Prabowo_Tabanan.jpeg)
