5 Pelajaran dari Drama Bournemouth vs Manchester United: Dari Kartu Merah Maguire hingga Kontroversi VAR

Asad Arifin | 21 Maret 2026 06:48
5 Pelajaran dari Drama Bournemouth vs Manchester United: Dari Kartu Merah Maguire hingga Kontroversi VAR
Bruno Fernandes (kanan) merayakan gol untuk Manchester United dalam laga Premier League melawan Bournemouth di Bournemouth, Inggris, Jumat (20/3/2026). (c) Andrew Matthews/PA via AP

Bola.net - Manchester United harus puas berbagi poin saat bertandang ke Vitality Stadium. Mereka bermain imbang 2-2 melawan Bournemouth pada pekan ke-31 Premier League 2025/2026.

Laga berjalan ketat dan penuh dinamika sejak awal. United sempat unggul, namun situasi berubah drastis setelah kartu merah yang diterima Harry Maguire.

Advertisement

Bournemouth mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Mereka membalikkan tekanan dan mencetak gol penting melalui Eli Junior Kroupi.

Hasil ini membuat United gagal menjauh dari kejaran Aston Villa. Dengan 55 poin dari 31 laga, mereka kini masih bertahan di peringkat ketiga klasemen.

1 dari 6 halaman

1. Keputusan Mengejutkan: Sesko Dicadangkan

1. Keputusan Mengejutkan: Sesko Dicadangkan

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, berjabat tangan dengan Kobbie Mainoo usai laga melawan Bournemouth di Bournemouth, Inggris, Jumat (20/3/2026) (c) Andrew Matthews/PA via AP

Keputusan Michael Carrick mencadangkan Benjamin Sesko memicu tanda tanya. Padahal, striker Slovenia itu sedang dalam performa tajam.

Sesko telah mencetak delapan gol dalam 10 laga terakhir. Namun, Carrick lebih memilih fleksibilitas Bryan Mbeumo di lini depan.

Absennya Sesko di babak pertama terasa signifikan. United kehilangan penyelesaian akhir yang klinis pada sejumlah peluang.

2 dari 6 halaman

2. Lammens Tunjukkan Kelas di Bawah Mistar

2. Lammens Tunjukkan Kelas di Bawah Mistar

Kiper Manchester United, Senne Lammens (c) MUFC Official

Senne Lammens kembali tampil solid di bawah mistar. Kiper muda asal Belgia itu menunjukkan ketenangan luar biasa.

Ia mampu mengantisipasi berbagai ancaman Bournemouth. Penampilannya membuat lini belakang United lebih stabil.

Dengan usia 23 tahun, Lammens tampil percaya diri. Ia perlahan membuktikan diri sebagai pilihan utama yang tepat.

3 dari 6 halaman

3. Cunha Jadi Sumber Energi Baru

3. Cunha Jadi Sumber Energi Baru

Selebrasi Matheus Cunha usai membobol gawang Aston Villa, Minggu (21/12/2025) (c) MUFC Official

Matheus Cunha memberi warna berbeda dalam serangan United. Ia tampil impresif meski bermain di posisi yang bukan aslinya.

Aksinya memicu penalti penting bagi tim. Cunha menunjukkan keberanian saat menembus lini pertahanan Bournemouth.

Pergerakannya memberi dimensi baru bagi lini depan. Ia menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam laga ini.

4 dari 6 halaman

4. VAR Kembali Jadi Sorotan

4. VAR Kembali Jadi Sorotan

Video Asssistant Referee (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Kontroversi VAR kembali muncul dalam laga ini. Keputusan wasit memicu perdebatan di kalangan pemain dan fans.

Penalti untuk United dianggap tepat. Namun, insiden serupa terhadap Amad tidak mendapat keputusan yang sama.

Ketidakkonsistenan ini menimbulkan tanda tanya. Apalagi Bournemouth kemudian mencetak gol yang mengubah jalannya laga.

5 dari 6 halaman

5. Malam Kelam Harry Maguire

5. Malam Kelam Harry Maguire

Harry Maguire dikartu merah di laga Bournemouth vs Manchester United, Sabtu (21/03/2026). (c) Andrew Matthews/PA via AP

Hari Maguire berubah drastis dalam hitungan jam. Dari kabar positif, ia justru harus meninggalkan lapangan lebih cepat.

Pelanggarannya terhadap Evanilson berujung kartu merah langsung. Keputusan itu sesuai aturan karena menggagalkan peluang emas.

Absennya Maguire berdampak besar bagi United. Mereka kehilangan kontrol dan akhirnya harus puas dengan hasil imbang.

Sumber: The Mirror