5 Pelajaran dari Duel Burnley vs Liverpool: Alarm Bagi The Reds
Dimas Ardi Prasetya | 14 Februari 2022 09:01
Bola.net - Liverpool berhasil menang atas Burnley akan tetapi mereka dipaks bekerja keras untuk bisa memetik tiga poin dari laga tersebut.
Liverpool bersua Burnley di pekan ke-25 Premier League 2021-22 di Turf Moor, Minggu (13/02/2022) malam WIB. The Clarets membuat The Reds tertekan dengan sejumlah serangannya yang berbahaya.
Untungnya Alisson Becker tampil sigap. Ia pun beberapa kali menggagalkan peluang yang didapat Burnley.
Liverpool akhirnya bisa mencetak gol melalui Fabinho pada menit ke-40. Gol ini tercipta dari situasi sepak pojok.
Gol itu jadi satu-satunya gol yang tercipta di laga tersebut. Dari laga itu, pelajaran apa saja yang bisa dipetik? Simak ulasannya di bawah ini Bolaneters.
Trio Firmansah Sudah Basi?
Di laga ini Liverpool memainkan trio lawasnya; Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah. Sayangnya ketiganya tampil di bawah standar di pertandingan lawan Burnley ini.
Ketiganya kesulitan membongkar pertahanan Burnley. Mereka juga cukup kesulitan dalam melepaskan diri dari kawalan bek lawan.
Jadi tak banyak ancaman yang mereka ciptakan ke gawang Burnley. Di laga ini, Salah hanya mencatatkan satu percobaan tembakan, demikian juga dengan Firmino. Sementara Mane sedikit lebih baik yakni tiga tembakan.
Namun akurasinya payah. Tembakan Salah dan Firmino tak mengenai target sementara tendangan Mane cuma sekali tepat ke sasaran. Kerjasama ketiganya juga tak terlihat.
Mungkin sudah waktunya trio Firmansah bubar, setidaknya sebagai starter. Saat ini Diogo Jota layak dimainkan dari menit pertama dan mungkin Firmino yang akan duduk di bangku cadangan mengingat performanya tak sebagus Mane atau Salah secara keseluruhan pada musim ini.
Bench yang Mewah
Liverpool pernah punya masalah dengan kedalaman skuatnya. Mereka pernah punya para pemain cadangan yang kualitasnya kurang mumpuni.
Kemudian, mereka berhasil mengatasinya secara perlahan. Kedalaman skuat pun membaik.
Kini, Liverpool memiliki kedalaman skuat yang sangat mengagumkan. Bahkan kedalaman skuat mereka bisa dikatakan mewah, khususnya di laga lawan Burnley ini.
Di bangku cadangan, mereka punya Luis Diaz dan Diogo Jota di lini serang. Di tengah ada Alex Oxlade-Chamberlain, Thiago, dan Harvey Eliott. Sementara di belakang ada Ibrahima Konate dan Kostas Tsimikas. Semuanya pemain berkualitas.
Hal tersebut bahkan membuat para pemain macam Divock Origi, Takumi Minamino, Joe Gomez, hingga Curtis Jones tersingkir dari skuat Liverpool. Nama terakhir bahkan sempat jadi starter dalam tiga laga terakhir The Reds di liga.
Musim Terbaik Fabinho?
Liverpool punya banyak pemain yang bisa mencetak gol. Namun mulanya nama Fabinho tak masuk dalam daftar tersebut.
Sejak gabung Livepool pada tahun 2018 lalu, paling banter ia cuma bisa mengeemas dua gol saja dalam semusim di semua ajang kompetisi. Itu terjadi pada musim 2019-20.
Namun musim ini ia menjadi lebih produktif. Pria asal Brasil tersebut telah mencatatkan enam gol di semua ajang kompetisi.
Empat di antaranya di pentas Premier League. Salah satunya tentu saja tercipta di laga lawan Burnley ini. Jumlah itu masih bisa bertambah karena masih ada cukup banyak laga yang akan dilalui oleh Liverpool di sisa musim ini.
Fabinho sendiri tampaknya akan mengulang performa terbaiknya saat ia masih di AS Monaco. Di musim 2015-16 ia pernah mengemas delapan gol.
Di musim berikutnya Fabinho lebih tajam lagi dengan mencatatkan 12 gol. Di musim terakhirnya di Prancis, ia mencatatkan delapan gol lagi.
Koleksi gol ini tentu saja menjadi bonus besar bagi Liverpool. Mengingat tugas utama Fabinho adalah memberikan proteksi ekstra pada lini pertahanan.
Alarm Bagi Liverpool
Di laga ini, Burnley kerap merepotkan pertahanan Liverpool. Utamanya melalui pergerakan dua penyerangnya, Jay Rodriguez dan Wout Weghorst.
Nama terakhir kerap merepotkan Liverpool. Weghorst mampu memanfaatkan ruang kosong yang muncul di lini belakang The Reds.
Ia bahkan sempat lolos dari jebakan offside dan melepas tendangan di ujung kotak penalti. Untung bola sepakannya melenceng.
Hal ini bisa menjadi alarm bagi Liverpool. Sebab Burnley bisa menjadi inspirasi bagi Inter Milan.
Apalagi Inter juga memakai dua penyerang, yang tentunya lebih jago dari Rodriguez dan Weghorst yakni Lautaro Martinez dan Edin Dzeko. Belum lagi masih ada Alexis Sanchez dan Joaquin Correa. Jurgen Klopp harus segera membereskan kebocoran di lini belakang timnya ini.
Salah Harusnya Dapat Penalti?
Ada kontroversi lagi yang tercipta di laga ini. Itu terkait pelanggaran yang dilakukan pada Mohamed Salah di ujung dalam kotak penalti Burnley di babak pertama.
Salah saat itu berusaha mengontrol bola. Namun kaki kanannya kena jegal Wout Weghorst.
Akan tetapi wasit Martin Atkinson tak memberikan hadiah penalti. Wasit VAR juga tak menganggap adanya pelanggaran dan laga terus dilanjutkan.
Dari tayangan ulang, terlihat bahwa kaki Weghorst sempat terkait pada kaki Salah. Alhasil ia pun tak bisa memanfaatkan peluang tersebut. Liverpool jelas cukup dirugikan atas keputusan tersebut.
(Bola/Mirror/WhoScored)
Jangan Lewatkan:
- Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Inggris: Liverpool Setia Pepet Man City, MU Peringkat Berapa?
- Burnley 0-1 Liverpool: Bukan Kemenangan Mudah Bagi the Reds, Tapi Bikin Puas!
- Liverpool Bekuk Burnley, Netizen: Jelek, Jangan Kayak Gini Lawan Inter, Fabinho Rasa Ronaldo!
- Man of the Match Burnley vs Liverpool: Alisson Becker
- Hasil Pertandingan Burnley vs Liverpool: Skor 0-1
- 10 Hal yang Terjadi Sejak MU Terakhir Kali Mencetak Gol dari Sepak Pojok
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
-
Bangkit dari Cemoohan Madridista, Kamu Luar Biasa Vini Jr!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:48
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:45
LATEST UPDATE
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
-
Lawan Arsenal, Inter Kebobolan Tiga Gol Terlalu Mudah
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:36
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Malam Gemilang Vinicius Junior, Bungkam Siulan Bernabeu
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:17
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
-
Bangkit dari Cemoohan Madridista, Kamu Luar Biasa Vini Jr!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:48
-
Selebrasi Unik Jude Bellingham: Gestur Minum di Bernabeu, Respons Kritik Fans?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:47
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


