5 Pelajaran dari Kemenangan Liverpool atas Sunderland: Menang Sih, tapi Badai Cedera The Reds Semakin Parah
Ari Prayoga | 12 Februari 2026 09:49
Bola.net - Liverpool menjaga asa finis di zona Liga Champions usai meraih kemenangan tipis 1-0 atas Sunderland pada laga tandang Liga Inggris 2025/2026 di Stadium of Light, Kamis (12/2/2026) dini hari WIB.
Gol tunggal Virgil van Dijk di babak kedua memastikan tiga poin penting bagi pasukan Arne Slot, sekaligus mengakhiri rekor kandang impresif tuan rumah musim ini.
Sunderland, yang sebelumnya belum terkalahkan di kandang, harus menerima kenyataan pahit setelah gagal memaksimalkan sejumlah peluang di babak kedua.
Kemenangan ini juga menjadi suntikan moral bagi The Reds yang sepanjang musim masih dibayangi masalah konsistensi dan cedera pemain.
Menukil Mirror, berikut lima poin penting dari laga tersebut selengkapnya.
Opsi Terbatas, Slot Putar Otak

Meski belanja besar hingga mencapai 449 juta poundsterling pada musim panas lalu, kedalaman skuad Liverpool masih menyisakan celah, terutama di sektor pertahanan. Absennya Dominik Szoboszlai akibat kartu merah membuat Slot dipaksa mencari solusi darurat di posisi bek kanan.
Pilihan jatuh kepada Wataru Endo, gelandang bertahan yang jarang tampil sebagai starter di Premier League. Ini merupakan starter keduanya dalam dua musim terakhir dan yang pertama musim ini.
Padahal, Joe Gomez sudah cukup bugar untuk duduk di bangku cadangan, sementara bek kanan murni Calvin Ramsay juga tersedia. Namun Slot menilai pengalaman dan disiplin Endo lebih tepat untuk menutup lubang terbesar di lini belakangnya.
Wirtz Mulai Tunjukkan Kelas

Didatangkan dengan mahar fantastis 116 juta poundsterling, Florian Wirtz sempat menjadi sasaran kritik karena kontribusinya dianggap belum sebanding dengan harganya. Statistiknya di Liverpool jauh dibandingkan dengan performa gemilangnya bersama Bayer Leverkusen.
Namun belakangan, gelandang serang asal Jerman itu mulai menemukan ritmenya. Bermain di belakang Hugo Ekitike, Wirtz tampil sebagai motor serangan Liverpool di babak pertama.
Wirtz hampir membuka keunggulan lewat aksi individu yang diakhiri tembakan akurat, sayang bola hanya membentur tiang gawang.
Sepanjang 45 menit pertama, Liverpool melepaskan 14 percobaan ke arah gawang, meski hanya dua yang tepat sasaran dan mampu diamankan kiper Robin Roefs.
Set Piece Jadi Senjata Andalan Baru

Salah satu kelemahan Liverpool musim ini adalah efektivitas bola mati. Sebelum pekan ini, hanya Wolves yang memiliki catatan gol situasi set piece lebih buruk dari The Reds.
Namun tanda-tanda perbaikan mulai terlihat. Setelah gol tendangan bebas Szoboszlai ke gawang Manchester City, kini giliran Van Dijk mencetak gol melalui situasi sepak pojok.
Pada menit ke-61, umpan akurat Mohamed Salah disambut tandukan keras Van Dijk. Bola sempat mengenai kepala Habib Diarra sebelum akhirnya bersarang di gawang Sunderland. Roefs yang tampil sigap sepanjang laga tak mampu menghalau bola pada momen krusial tersebut.
Kutukan Cedera di Pos Bek Kanan Berlanjut

Keunggulan Liverpool memicu respons cepat dari Sunderland. Didukung penuh publik tuan rumah, The Black Cats meningkatkan intensitas serangan demi menyamakan kedudukan.
Liverpool memang mampu meredam tekanan, namun harus membayar mahal. Endo mengalami cedera pergelangan kaki setelah kakinya terjebak rumput saat melakukan sapuan.
Meski sempat bertahan untuk satu situasi sepak pojok, ia akhirnya ditarik keluar dengan tandu dan digantikan Joe Gomez.
Cedera ini menambah daftar masalah Liverpool di sektor bek kanan yang sepanjang musim kerap dilanda persoalan serupa.
Benteng Stadium of Light Akhirnya Runtuh

Dengan enam laga tersisa, Sunderland akhirnya merasakan kekalahan kandang pertama mereka musim ini. Stadium of Light sebelumnya menjadi arena angker bagi tim-tim besar seperti Arsenal dan Manchester City.
Namun Liverpool berhasil melakukan apa yang gagal dilakukan para rivalnya. Kekalahan ini membuat Sunderland turun ke posisi ke-11 klasemen, terlebih setelah Newcastle meraih kemenangan di laga sebelumnya.
Bagi tim asuhan Regis Le Bris, target realistis kini adalah mengamankan posisi di paruh atas klasemen hingga akhir musim dan menjaga peluang tampil di kompetisi Eropa tetap hidup.
Kemenangan ini mungkin tidak diraih dengan cara spektakuler, tetapi bagi Liverpool, tiga poin di fase krusial musim jauh lebih berarti dibanding sekadar permainan indah.
Sumber: Mirror
Klasemen Liga Inggris 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Charles De Ketelaere Tak Menyesal Gabung AC Milan, Akui Kurang Percaya Diri
Liga Italia 30 Maret 2026, 13:08
-
Daftar Pelatih yang Sudah Dipecat pada Musim 2025/2026
Liga Inggris 30 Maret 2026, 12:05
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inggris vs Jepang 1 April 2026
Piala Dunia 30 Maret 2026, 18:41
-
Prediksi Spanyol vs Mesir 1 April 2026
Piala Dunia 30 Maret 2026, 18:36
-
Prediksi Belanda vs Ekuador 1 April 2026
Piala Dunia 30 Maret 2026, 18:27
-
Nonton Live Streaming Final FIFA Series 2026: Indonesia vs Bulgaria
Tim Nasional 30 Maret 2026, 18:00
-
Prediksi Ceko vs Denmark 1 April 2026
Piala Dunia 30 Maret 2026, 17:55
-
Prediksi Kosovo vs Turki 1 April 2026
Piala Dunia 30 Maret 2026, 17:46
-
Prediksi Swedia vs Polandia 1 April 2026
Piala Dunia 30 Maret 2026, 17:36
-
Prediksi Bosnia dan Herzegovina vs Italia 1 April 2026
Piala Dunia 30 Maret 2026, 17:28
-
Prediksi Serbia vs Arab Saudi 31 Maret 2026
Piala Dunia 30 Maret 2026, 17:04
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56







