5 Pelajaran di balik Pesta Gol Arsenal di Hawthorn : Krisis The Gunners sudah Berakhir?
Serafin Unus Pasi | 3 Januari 2021 05:59
Bola.net - Arsenal sukses mempertahankan tren positif mereka di pekan ke-17 EPL. Bertamu ke markas West Brom, Arsenal berhasil menang dengan skor telak 4-0.
Arsenal memang tengah berada dalam tren positif. Sebelum laga ini, mereka berhasil memetik dua kemenangan beruntun melawan Chelsea dan juga Brighton.
Bertekad melanjutkan tren positif ini, Arsenal datang ke Hawthorn dengan penuh kepercayaan diri. Dominan sejak awal, The Gunners sukses membobol gawang The Baggies sebanyak empat kali melalui sepasang gol Alexandre Lacazette dan masing-masing satu gol dari Kieran Tierney dan Bukayo Saka.
Dari kemenangan besar di Midlands Barat ini, ada beberapa pelajaran yang bisa dipetik. Apa saja itu? Simak selengkapnya di bawah ini.
Lacazette Kembali Temukan Taringnya

Satu hal yang menonjol di laga ini adalah bagaimana kontribusi Alexandre Lacazette.
Di laga ini striker Prancis itu membuat lima kali percobaan tembakan. Empat di antaranya tepat sasaran dan dua berhasil berubah menjadi gol.
Berkat gol ini, Lacazette sudah mencetak gol di tiga pertandingan beruntun. Jadi bisa dikatakan sang striker mulai menemukan kembali ketajamannya dan ini akan berdampak besar bagi Arsenal.
Aubameyang Masih Memble

Jika Lacazette bersinar terang di laga ini, tandemnya, Pierre-Emerick Aubameyang masih tampil memble.
Sejak awal musim ini, performa Aubameyang menurun drastis. Sehingga ia menjadi sasaran kritik baik dari fans Arsenal maupun dari pihak luar klub.
Di laga ini, Aubameyang minim kontribusi. Ia hanya membaut satu tembakan tepat sasaran saja di laga ini. Jadi Aubameyang harus meningkatkan kerja kerasnya jika ia tidak mau terus menerus jadi bulan-bulanan kritik.
Yang Muda yang Bersinar

Satu hal yang menonjol di laga ini adalah bagaimana para pemain muda Arsenal tampil begitu brillian.
Semenjak Arsenal terpuruk, Mikel Arteta membuat perjudian. Ia lebih banyak memberikan kesempatan bermain kepada pemain-pemain muda seperti Kieran Tierney, Emile Smith Rowe, Bukayo Saka, dan Pablo Mari.
Para pemain muda ini merespon kepercayaan Arteta dengan sangat baik. Mereka tampil dengan performa yang ciamik, dan itu terbukti di laga ini di mana mereka menjadi motor kemenangan Arsenal atas The Baggies.
Sudah, Buang Saja David Luiz

Pelajaran keempat yang bisa dipetik dari laga ini adalah Arsenal sudah tidak membutuhkan David Luiz.
Iya, anda tidak salah baca. Luiz sejak kedatangannya di London Utara kerap menjadi beban tim. Diharapkan jadi sosok yang memberikan ketenangan di lini pertahanan Arsenal malahan kerap bikin blunder.
Arteta sih kayaknya udah kapok percaya sama Luiz. Sekarang ia lebih percaya kepada bek muda, Pablo Mari yang permainannya semakin stabil.
Jika dikombinasikan dengan Gabriel Magalhaes, rasa-rasanya Luiz sudah tidak punya tempat di skuat Arsenal. Jadi lebih baik dibuang saja!
Badai Sudah Berlalu?

Pertanyaan besar di balik tiga kemenangan beruntun Arsenal kali ini apakah badai krisis sudah berlalu?
Ya, Arsenal sempat menjadi sorotan setelah mereka meraih sederet hasil yang kurang baik di EPL. Namun tiga kemenangan ini menjadi angin segar bagi Arsenal.
Namun jika dikatakan badai sudah berlalu dari Arsenal, rasanya itu masih terlalu dini. Performa Arsenal masih belum cukup stabil dari pertandingan ke pertandingan.
Jadi sekarang tantangannya bagi Arteta adalah bagaimana ia mempertahankan performa timnya ini setidaknya hingga akhir Januari sebelum kita bisa mengatakan bahwa krisis di tubuh Arsenal sudah usai.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


