5 Pelajaran Laga Manchester United vs Southampton: Beban ke Liga Champions Kian Berat
Yaumil Azis | 14 Juli 2020 09:55
Bola.net - Manchester United gagal memperoleh poin penuh waktu menjamu Southampton dalam laga lanjutan Premier League hari Selasa (14/7/2020). Mereka hanya mampu meraih hasil imbang 2-2.
Gawang klub berjuluk the Red Devils tersebut sempat kebobolan lebih dulu saat Stuart Armstrong mencetak gol pada menit ke-12. Marcus Rashford dan Anthony Martial membalas, masing masing di menit ke-20 dan 23.
Keunggulan Manchester United sempat bertahan lama, bahkan sampai menit ke-90. Sayangnya, pada masa injury time, kelengahan membuat mereka kebobolan gol dari sundulan Michael Obafemi.
Ada lima pelajaran penting yang Bolaneters bisa ketahui dari pertandingan antara Manchester United kontra Southampton ini. Informasi selengkapnya dari Independent bisa disimak dengan melakukan scroll ke bawah.
Martial Jadi Pemeran Utama
Pemain berusia 24 tahun itu tidak hanya membubuhkan namanya di papan skor. Lebih dari itu, ia secara terus-menerus memberikan tekanan kepada lini belakang Southampton.
Gol Marcus Rashford pun tercipta berkat kerja kerasnya yang berhasil menarik perhatian tiga penggawa Southampton di kotak penalti. Tak ayal kalau Martial dinobatkan sebagai man of the match dengan rating 8.9 oleh Whoscored.
Sebanyak empat tembakan dilepaskan oleh Martial selama pertandingan berjalan, dua di antaranya berhasil menemui sasaran. Bukan cuma itu, Martial juga melakukan enam kali upaya menggiring bola dan mencatatkan presentase keberhasilan operan sebesar 94 persen.
Rekor Pressing The Saints yang Fantastis
Ada satu keunggulan Southampton, dan terlihat jelas dalam laga kali ini: Mereka tidak pernah berhenti menguber bola saat berada di penguasaan lawan.
Southampton menjadi tim dengan jumlah tekanan kepada lawan paling banyak dalam lima liga besar Eropa. Khusus di sektor serang, mereka hanya kalah dari Liverpool dan Bayern Munchen dalam hal ini.
Gol pertama mereka lahir dari keahlian ini. Pemain mereka terus memberikan tekanan di wilayah pertahanan the Red Devils hingga Paul Pogba melakukan kesalahan. Pemain MU sudah terlanjur maju sehingga Southampton pun bisa leluasa mencetak gol.
Southampton Harusnya Bermain dengan 10 Orang
Dalam pertandingan ini, Southampton sebenarnya bisa tampil dengan 10 orang pemain di lapangan. Beruntung, wasit maupun tim VAR tidak melihat insiden antara Oriol Romeu dengan Mason Greenwood.
Iinsden ini terjadi di babak pertama. Oriol Romeu melakukan tackling dan mengenai betis Greenwood. Dan pada saat itu, bola sudah meninggalkan tempat kejadian. Namun wasit tidak mengindahkan momen tersebut.
Southampton terbilang cukup kasar dalam pertandingan kali ini. Sikutan Che Adams ke kepala Victor Lindelof dan tendangan Jack Stephens ke arah Bruno Fernandes seharusnya bisa membuat wasit mengeluarkan kartu merah.
Pemain Pengganti tidak Memberikan Dampak?
Pada awal-awal kembalinya Premier League, Ole Gunnar Solskjaer sering melakukan rotasi terhadap starting XI. Dan saat sudah menemukan pakem idaman, ia terus memakai pemain yang sama dalam beberapa pertandingan.
Pakem ini membuat permainan Manchester United jadi lebih mengalir. Namun, saat Solskjaer harus menarik keluar salah satu pemainnya dengan berbagai alasan, penggantinya tidak memberikan dampak yang sepadan.
Saat menghadapi Southampton, pilar di lini tengah diganti - dalam hal ini Fernandes dan Pogba - harus ditarik keluar. Namun Fred dan Scott McTominay tak mampu memberikan dampak yang sama dalam permainan.
Beban ke Liga Champions Semakin Besar
Sebelum ini, posisi ke-5 dalam klasemen Premier League akan dihibahkan jatah Manchester City untuk tampil di Liga Champions musim depan. Namun semuanya berubah saat banding the Citizens diterima oleh CAS.
Sekarang Manchester United berada di peringkat ke-5. Memang, situasi dalam klasemen masih menguntungkan. Di mana mereka hanya tertinggal satu poin dari peringkat ke-3, Chelsea.
Namun tidak ada yang bisa menjamin apakah Manchester United bisa meraih kemenangan, atau dua tim di atasnya terpeleset, dalam tiga pertandingan sisa. Dengan situasi seperti ini, duel untuk memperebutkan jatah ke Liga Champions musim depan pun akan semakin sengit.
(Independent)
Baca Juga:
- Luke Shaw dan Brandon Williams Cedera, Seperti Apa Kondisinya?
- MU Kecolongan Gol dari Sepak Pojok, Maguire: Kami Sudah Lebih Baik, Kok
- Serunya Rebutan Tiket UCL & UEL Setelah Man City Lolos Hukuman: Ada MU vs Chelsea, Arsenal Tercecer
- Hasil dan Klasemen Pekan ke-35 Premier League: Manchester United Tetap di Posisi ke-5
- MU Diimbangi Southampton, Netizen: Nggak Dapat Penalti Sih!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:52
-
Marc Guehi Tiba, Pep Guardiola Gembira
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:25
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
LATEST UPDATE
-
Madrid vs Monaco: Arbeloa Pasang Target 8 Besar UCL dan Misi Damai dengan Suporter
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:22
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:10
-
Carrick Effect! Kobbie Mainoo Putuskan Bertahan di MU
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:51
-
Real Madrid vs Monaco, Mbappe: Terima Kasih Mantan, Tapi Madrid Wajib Menang!
Liga Champions 20 Januari 2026, 09:50
-
Manchester United Incar Niko Kovac, Bagaimana Nasib Michael Carrick?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26









