5 Sikap Tegas Erik Ten Hag saat Memimpin Manchester United
Aga Deta | 4 Januari 2023 11:12
Bola.net - Erik Ten Hag diangkat menjadi manajer Manchester United pada musim ini, menggantikan posisi Ralf Rangnick. Kehadirannya sudah memberikan dampak positif untuk klub.
Erik ten Hag melakukan perubahan besar. Mulai dari merombak komposisi pemain, hingga menerapkan aturan main di skuadnya.
Pemain-pemain baru didatangkan. Mulai dari Lisandro Martinez, Tyrell Malacia, Christian Eriksen, hingga Antony. Sementara kebijakan cukup ketat dan keras ia lakukan demi menjunjung kedisiplinan.
Hasilnya kini bisa dilihat. MU untuk sementara nangkring di posisi empat atau zona Liga Champions dengan koleksi 32 poin dari 16 pertandingan. Marcus Rashford dkk. juga telah mengamankan kemenangan beruntun dalam tiga laga terakhirnya.
Erik ten Hag mulai dikenal membuat beberapa keputusan yang lebih kejam dalam perjalanannya, termasuk cara dia menangani situasi Cristiano Ronaldo.
Yuk simak sejumlah kebijakan kejam yang dilakukannya bersama MU saat ini.
1. Kasus Rashford yang Ketiduran

Erik ten Hag dilaporkan memperingatkan para pemainnya sebelum musim dimulai, bahwa mereka akan dikeluarkan jika mereka terlambat untuk latihan atau rapat tim.
Baru-baru ini dibuktikan dengan sikap dan kekuatannya di ruang ganti saat dia menjatuhkan sanksi kepada Marcus Rashford yang sedang dalam performa terbaiknya untuk perjalanan ke Wolverhampton akhir pekan kemarin.
Rashford dicadangkan dan baru turun pada babak kedua. Penyebabnya adalah sang pemain ketiduran dan terlambat menghadiri rapat tim menjelang pertandingan. Rashford justru menjadi pahlawan kemenangan MU di markas Wolves.
2. Ikut Urusi MU U-23

Erik ten Hag tidak hanya bertanggung jawa atas performa di tim senior MU. Namun juga bagi tim U-23 mereka. Langkah itu adalah untuk membuka pintu bagi pemain muda agar bisa berkembang.
Pelatih asal Belanda itu mengungkapkan bagaimana dia memberi tahu bos Old Trafford selama negosiasi sebelum akhirnya bergabung. Yaitu bahwa dia hanya akan setuju untuk menjadi bos baru mereka jika uga diberi kendali penuh atas skuad U-23.
Ten Hag bekerja sama dengan bos resmi U-23 Mark Dempsey dan pelatih Paul McShane. Tetapi Ten Hag berhak mengambil keputusan akhir tentang semua masalah pemilihan tim dan bahkan menentukan posisi pemain di lapangan.
Dia melakukan peran ganda serupa di Ajax karena dia yakin itu adalah cara terbaik untuk mendapatkan gambaran akurat tentang bakat yang masuk melalui sistem. Ini adalah sesuatu yang tidak pernah dilakukan United sebelum dia masuk.
3. Hukuman untuk Ronaldo

Cristiano Ronaldo beberapa kali dihukum karena berbagai masalah, hingga akhirnya pilih meninggalkan Old Trafford lebih awal musim ini.
Ronaldo pernah menolak masuk sebagai pemain pengganti saat melawan Tottenham. Ten Hag pun memutuskan untuk tidak memasukkan Ronaldo di markas Chelsea, Namun Ronaldo kembali diturunkan saat MU berlaga di Liga Europa.
Namun semuanya menjadi hancur berantakan dan membuat Ten Hag murka. Adalah saat Ronaldo membongkar dapur MU bahkan sosok Ten Hag sendiri dalam wawancara penuh kontroversi dengan Piers Morgan.
Bagi Ten Hag hal itu jelas pelanggaran berat. Kerja sama MU dengan Ronaldo pun berakhir, dan sang pemain kini memilih mengadu nasib di tim Arab Saudi, Al-Nassr.
4. Larangan Keras untuk Koki Pribadi

Erik ten Hag memiliki kebijakan kejam lainnya yang berkaitan dengan asupan nutrisi makan untuk para pemain. Ia melarang para koki pribadi menyajikan makanan di hari pertandingan dan sepanjang minggu.
Para pemain harus makan persis apa yang disiapkan oleh klub, sehingga Ten Hag dapat dengan mudah memantau pola makannya dan bagaimana fungsinya sehari-hari.
Setiap pemain MU memiliki rencana diet yang dibuat khusus dan Indeks Massa Tubuh (BMI) mereka akan diperiksa setiap bulan untuk memastikan mereka tetap bugar.
Ini untuk mencegah masalah berat badan dan tetap fit untuk memastikan skuadnya dalam kondisi terbaik setiap minggu.
5. Wajib Terus Terang

Terlepas dari sikap kerasnya dalam banyak masalah, Ten Hag juga mengatakan kepada para pemainnya untuk datang dan menemuinya jika mereka memiliki masalah, daripada curhat dengan para agen mereka.
Pelatih asal Belanda itu ingin mengembangkan ikatan yang kuat dengan para pemain The Red Devils. Saling memberikan kepercayaan dan rasa hormat timbal balik adalah salah satu faktor kunci di balik kesuksesan tim mana pun.
Musim lalu, Man United memiliki banyak masalah dengan para pemain yang menemui agen mereka terlebih dahulu, kemudian membocorkan cerita kepada wartawan, dan menyebabkan banyak masalah.
Sumber: Mirror
Baca Juga:
5 Pemain yang Bisa Buat Arsenal Hemat Banyak Uang di Bursa Transfer Januari 2023
5 Pemain Mahal yang Gagal Total di Premier League, Ada Andy Carroll
5 Pembajakan Pemain Paling Menghebohkan dalam Sepak Bola, Bukan Cuma Cody Gakpo
5 Pembelian Terbaik Arsenal di Bulan Januari, Ada Aubameyang
Termasuk Pele, Deretan Legenda Sepak Bola yang Tak Pernah Berkarier di Eropa
3 Pemain Muda Arsenal yang Bisa Diorbitkan Mikel Arteta pada 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


