6 Hal yang Harus Dilakukan Roberto De Zerbi untuk Menyelamatkan Tottenham Hotspur

Aga Deta | 1 April 2026 11:18
6 Hal yang Harus Dilakukan Roberto De Zerbi untuk Menyelamatkan Tottenham Hotspur
Roberto De Zerbi saat melatih Marseille dalam pertandingan Ligue 1 melawan Paris FC, Sabtu (31/1/2026). (c) AP Photo/Thibault Camus

Bola.net - Tottenham Hotspur menghadapi situasi genting menjelang akhir musim. Klub asal London itu berada dalam tekanan besar setelah serangkaian hasil buruk.

Pergantian pelatih menjadi langkah yang diambil untuk mengubah arah tim. Roberto De Zerbi kini disebut sebagai sosok yang akan memimpin misi penyelamatan.

Advertisement

Performa buruk di bawah Igor Tudor memperparah kondisi tim. Dalam waktu singkat, Spurs terjerumus mendekati zona degradasi.

Dengan hanya tujuh pertandingan tersisa, waktu menjadi musuh terbesar. Setiap laga kini ibarat final yang harus dimenangkan.

De Zerbi tidak memiliki ruang untuk eksperimen panjang. Ia harus langsung menemukan solusi efektif untuk membangkitkan tim.

1 dari 7 halaman

1. Tetap Gunakan Formasi Empat Bek

1. Tetap Gunakan Formasi Empat Bek

Skuad Tottenham merayakan gol Richarlison ke gawang Liverpool, Minggu (15/3/2026) (c) Tottenham Official

Salah satu pelajaran penting dari era sebelumnya adalah kegagalan sistem tiga bek. Pendekatan tersebut tidak mampu memberikan stabilitas bagi tim.

Para pemain terlihat kesulitan beradaptasi dengan skema tersebut. Akibatnya, lini tengah sering kalah jumlah dan mudah ditembus lawan.

Perubahan ke formasi empat bek sempat memberikan dampak positif. Tim terlihat lebih seimbang dan mampu bersaing lebih baik.

Dalam situasi krisis, kesederhanaan menjadi kunci. De Zerbi perlu menghindari sistem yang terlalu kompleks agar pemain lebih nyaman.

2 dari 7 halaman

2. Hindari Menempatkan Pemain di Posisi Asing

2. Hindari Menempatkan Pemain di Posisi Asing

Pemain Tottenham, Dominic Solanke (kiri), merayakan gol kedua timnya bersama Xavi Simons dalam pertandingan Liga Inggris melawan Manchester City, Minggu (1/2/2026) (c) AP Photo/Richard Pelham

Kesalahan lain yang terjadi sebelumnya adalah eksperimen posisi pemain. Banyak pemain dimainkan di luar posisi aslinya tanpa hasil maksimal.

Hal ini justru memperburuk performa tim secara keseluruhan. Para pemain tidak bisa menampilkan kemampuan terbaiknya.

Dengan kondisi cedera yang mulai membaik, opsi pemain kini lebih banyak. De Zerbi memiliki kesempatan menyusun komposisi ideal.

Dalam situasi genting, stabilitas lebih penting daripada eksperimen. Pemain harus bermain di posisi terbaiknya agar performa optimal.

3 dari 7 halaman

3. Atasi Masalah Disiplin Pemain

3. Atasi Masalah Disiplin Pemain

Bek Tottenham, Cristian Romero usai menerima kartu merah di laga melawan Manchester United, 7 Februari 2026 lalu. (c) AP Photo/Jon Super

Masalah disiplin menjadi salah satu faktor yang merugikan Tottenham. Kartu merah yang tidak perlu membuat tim kehilangan kekuatan di momen krusial.

Beberapa pemain kunci gagal menjaga emosi di lapangan. Hal ini berdampak langsung pada hasil pertandingan.

Tottenham tidak bisa lagi melakukan kesalahan serupa. Bermain dengan jumlah pemain penuh menjadi keharusan dalam setiap laga.

De Zerbi juga harus mengontrol emosinya sendiri. Ia perlu memastikan tim tetap fokus dan tidak terpancing tekanan.

4 dari 7 halaman

4. Bangun Kembali Permainan dari Belakang

4. Bangun Kembali Permainan dari Belakang

Selebrasi Cristian Romero dalam laga Tottenham vs Borussia Dortmund di Liga Champions, Rabu (21/1/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

Tottenham kehilangan identitas permainan mereka musim ini. Pola build-up dari belakang tidak lagi berjalan efektif.

Padahal gaya tersebut sempat menjadi kekuatan utama tim sebelumnya. Perubahan taktik membuat tim kehilangan arah.

De Zerbi dikenal dengan filosofi penguasaan bola. Namun ia harus realistis dalam penerapannya.

Keseimbangan antara umpan pendek dan direct play perlu dijaga. Adaptasi cepat menjadi kunci dalam situasi darurat.

5 dari 7 halaman

5. Maksimalkan Peran Xavi Simons

5. Maksimalkan Peran Xavi Simons

Xavi Simons merayakan gol kedua timnya dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Tottenham vs Atletico, 19 Maret 2026 (c) AP Photo/Kin Cheung

Kreativitas menjadi masalah besar bagi Tottenham musim ini. Tim kesulitan menciptakan peluang berbahaya secara konsisten.

Xavi Simons adalah salah satu pemain yang memiliki kemampuan tersebut. Namun ia belum dimaksimalkan secara optimal.

Perannya harus menjadi pusat permainan tim. Kemampuannya menciptakan peluang bisa menjadi pembeda.

Dalam situasi genting, pemain kreatif sangat dibutuhkan. De Zerbi harus menjadikan Simons sebagai motor serangan.

6 dari 7 halaman

6. Tinggalkan Strategi Lemparan Jauh

6. Tinggalkan Strategi Lemparan Jauh

Selebrasi Micky van de Ven dan Cristian Romero bersama pemain Tottenham di laga Liga Champions melawan Slavia Praha, 10 Desember 2025. (c) AP Photo/Richard Pelham

Tottenham mencoba mengandalkan lemparan jauh sebagai senjata tambahan. Namun strategi ini tidak memberikan hasil signifikan.

Statistik menunjukkan efektivitasnya sangat rendah. Bahkan peluang yang tercipta pun minim.

Dalam beberapa kasus, strategi ini justru berujung bumerang. Tim menjadi rentan terhadap serangan balik.

De Zerbi perlu meninggalkan pendekatan tersebut. Fokus harus dialihkan pada metode yang lebih efektif dan terukur.

Sumber: The Analyst

7 dari 7 halaman

Klasemen Premier League

LATEST UPDATE