7 Pelatih Klub Premier League yang Berpotensi Dipecat Musim Ini, Ada Erik ten Hag Enggak Ya?
Aga Deta | 9 Agustus 2022 08:05
Bola.net - Fenomena pemecatan pelatih biasa terjadi di kompetisi sebesar Premier League. Setidaknya ada tujuh manajer klub yang diprediksi terancam dipecat atau hengkang pada musim 2022/23.
Liga Inggris bisa menjadi kompetisi yang kejam bagi seorang manajer atau pelatih kepala. Rivalitas yang ketat di setiap pekan hingga jadwal yang padat membuat manajer atau pelatih harus berpikir ekstra keras.
Sejumlah pelatih top dunia bahkan sudah pernah merasakan kejamnya Liga Inggris. Bahkan musim 2021/2022, sejumlah manajer sudah harus terdepak di awal-awal musim.
Ada nama Ole Gunnar Solskjaer, Rafael Benitez, Claudio Ranieri hingga Marcelo Bielsa. Lalu bagaimana dengan nasib manajer klub Liga Inggris 2022/2023?
Berikut tujuh manajer klub Liga Inggris yang terancam dipecat atau hengkang pada musim ini. Apakah manajer anyar MU, Erik ten Hag, aman dari ancaman ini?
Ketujuh manajer itu masih diberi kesempatan musim ini, dan tidak terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) meski musim lalu performanya tidak bagus.
1. Marco Silva

Marco Silva menjadi manajer yang banyak dilirik oleh tim-tim besar Inggris. Pelatih berpaspor Portugal ini sudah menangani Fulham sejak musim 2021 hingga kini.
Dia berhasil mengantar Fulham promosi ke Premier League musim ini. Dia melakukan transfer pemain penting seperti mendatangkan Jo Albergo Palhinha, Bernd Leno dan Andreas Pereira.
Sebelum ke Fulham, Silva tercatat dipecat Everton karena klub ini hampir degradasi. Ada dua pilihan di mana dia bisa saja kena pecat jika Fulham tampil buruk atau klub lain menginginkan jasanya karena pencapaian Fulham.
2. Ralph Hasenhuttl

Ralph Hasenhüttl hampir saja membuat Southampton degradasi musim lalu. Soton kalah sembilan kali dari 12 pertandingan terakhir di Liga Inggris musim lalu.
Beruntung mereka masih bertahan di kompetisi kasta teratas dan Ralph tidak dipecat. Manajemen Southampton juga melakukan belanja pemain supaya memperbaiki posisi klub musim ini.
Pelatih asal Austria ini juga wajib membuktikan Southampton merupakan klub kuda hitam yang berbahaya. Jika tidak, kemungkinan kariernya tidak akan selamat hingga Natal tahun ini.
3. Thomas Tuchel

Dalam satu dekade ini, Chelsea sudah sudah tujuh kali ganti manajer. Hanya Jose Mourinho dan Antonio Conte yang bertahan selama dua musim, sisanya hanya satu musim.
Thomas Tuchel juga menjalani tahun kedua bersama The Blues. Ini kemungkinan bakal jadi tahun terakhir bagi pelatih Jermani ini. Apalagi musim lalu, dia gagal membawa piala ke lemari trofi Chelsea.
Jika saja Roman Abramovich masih di Chelsea, Tuchel tidak bakal mendapat kesempatan melatih Chelsea musim ini. Namun jika performa klub London ini buruk di awal musim, bukan tidak mungkin dia juga akan kena PHK.
4. Jesse Marsch

Leeds United hanya satu langkah jatuh ke jurang degradasi. Mereka hanya unggul tiga poin atas peringkat ke-18 klasemen, Burnley.
Jesse Marsch yang datang di pertengahan musim, bisa jadi dianggap sebagai manajer penyelamat. Tetapi di kesempatan musimnya secara penuh dia kehilangan sejumlah pemain penting yakni Raphinha dan Kalvin Phillips.
Pemain ini juga dianggap sebagai penyelamat Leeds untuk tidak kebobolan banyak musim lalu. Musim ini bakal menjadi ajang penentuan bagi masa depan Jesse Marsch.
5. Scott Parker
Serupa Marco Silva, Scott Parker berhasil membawa AFC Bournemouth promosi ke Premier League musim ini. Yang berbeda, AFC Bournemouth tidak memiliki dana sebanyak klub lainnya untuk belanja pemain.
Scott Parker harus berpikir ekstra keras supaya timnya mampu bermain bagus dan tidak kembali degradasi. Apalagi Parker yang menyebabkan Fulham terdegradasi pada 2021.
Jika Bournemouth hanya sekadar lewat, mungkin saja masa depan Parker tidak akan lama di Premier League. Dia harus siap-siap segera kirimkan CV miliknya ke klub lain.
6. Bruno Lage

Sejak promosi ke Premier League 2018, Wolverhampton Wanderers tampil mengejutkan masuk peringkat tujuh besar. Saat terlempar dari 10 besar, Wolves menunjuk Bruno Lage untuk menanganinya.
Bruno berhasil membawa Wolves nangkring di posisi kesepuluh musim lalu. Untuk musim ini, dia masih akan mengandalkan striker Korea Selatan Hwang Hee-chan untuk membobol gawang lawan.
Di akhir musim ini, dia bisa saja mendapat kontrak baru hingga pekerjaan dari klub besar karena kesuksesannya bersama Wolves. Akan tetapi, dia terancam tidak mendapat perpanjangan kontrak jika Wolves terlempar dari 10 besar juga ada.
7. Brendan Rodgers

Brendan Rodgers datang ke Leicester City sejak 2019. Dia mampu membawa tim ini bangkit untuk masuk ke posisi lima besar karena sebelum Rodgers datang, Leicester berada di peringkat kesembilan.
Setelah selalu nangkring di posisi kelima dalam dua musim bersama Rodgers, klub mengalami performa jelek musim lalu. Mereka hanya mampu finish di posisi kedelapan di bawah West Ham United.
Banyak yang memprediksi Rodgers segera berpisah dengan Leicester City awal Premier League musim ini. Alasannya tentu saja jika Leicester tampil buruk di awal hingga pertengahan musim ini.
Sumber: Give Me Sport
Disadur dari: Bola.com/Penulis Suharno/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 8 Agustus 2022
Baca Juga:
5 Pemain yang Sering Dikaitkan dengan Klub Liga Inggris tetapi Tak Pernah Bersatu
Selain Ronaldo, Ini Bintang Premier League yang Punya Bodi Sangar
9 Pemain Nomor Punggung 8 di Barcelona Sebelum Pedri
Bukan Cuma Cesc Fabregas, 7 Pesepak Bola Ini Juga Punya Saham di Klub Sepak Bola
5 Pemain yang Gagal Berkembang Bersama Manchester United
6 Momen Kontroversial Sir Alex Ferguson saat Menangani Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Link Streaming Arsenal vs Chelsea 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 20:00
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

