8 Kekalahan Terbesar Liverpool di Era Klopp: Villa Paling Ganas, City Doyan Sikat The Reds
Dimas Ardi Prasetya | 11 September 2022 19:30
Bola.net - Sejak ditangani oleh Jurgen Klopp, Liverpool tak jarang mendapatkan hasil-hasil yang memalukan.
Selama bermukim di Anfield, Klopp berhasil membangkitkan Liverpool dari tidur panjangnya. The Reds pun dibawahnya meraih sejumlah trofi juara, di antaranya gelar Premier League dan Liga Champions.
Namun, dalam perjalanan Jurgen Klopp bersama Liverpool, fans tak hanya disuguhkan hasil yang bagus-bagus saja. Mereka juga beberapa kali dihajar dengan skor telak.
Bahkan yang terbaru, Liverpool harus takluk dari Napoli di matchday pertama Liga Champions 2022/2023. Mereka dipermak dengan skor 4-1!
Memang kekalahan terbesar Liverpool dalam sepanjang sejarah, yaitu 1-9 dari Birmingham City pada 11 Desember 1954 masih bertahan hingga saat ini. Akan tapi beberapa kekalahan di era Jurgen Klopp menjadi kekalahan terbesar The Reds di era Premier League.
Berikut 8 kekalahan terbesar Liverpool di era Jurgen Klopp, di mana hal itu terjadi saat menghadapi lima tim berbeda.
Aston Villa 7-2 Liverpool

Kekalahan memalukan ini terjadi pada tahun 2020 lalu. Tepatnya pada bulan Oktober.
Liverpool kebobolan tujuh gol untuk kali pertama sejak 1963. Aston Villa mampu menorehkan kemenangan yang tak terduga atas The Reds yang kala itu berstatus sebagai juara bertahan Premier League.
Ollie Watkins mencetak hattrick dan Jack Grealish berkontribusi untuk terciptanya lima gol Aston Villa. Performa mengejutkan Adrian di bawah mistar gawang tak bisa membantu Liverpool terhindar dari kekalahan.
Man City 5-0 Liverpool
Hasil negatif ini tercipta sekitar lima tahun yang lalu. Tepatnya pada September 2017.
Kekalahan dari Aston Villa itu bukan kali pertama Jurgen Klopp melihat Liverpool kalah dengan margin lima gol di Premier League. Sebelumnya, The Reds pernah kalah telak 0-5 dari Man City di Etihad Stadium.
Saat itu Liverpool sebenarnya bisa memberikan ancaman nyata bagi tim tuan rumah. Namun, setelah Sadio Mane diusir oleh wasit pada babak pertama, Man City tampil dominan atas The Reds.
Man City 4-0 Liverpool
Kekalahan ini terjadi pada tahun 2020 silam. Tepatnya pada pertemuan keduanya di bulan Juli.
Liverpool sudah resmi menjadi juara ketika Man City melakukan sedikit balas dendam di Premier League. Gol yang dicetak oleh Kevin de Bruyne, Raheem Sterling, Phil Foden, dan gol bunuh diri Alex Oxlade-Chamberlain, cukup membuat Liverpool tak akan dengan mudah menjalani musim berikutnya yang terbukti benar.
Namun, setelah kekalahan telak di Etihad itu, Liverpool asuhan Jurgen Klopp berhasil memenangkan empat dari enam pertandingan tersisa untuk memastikan diri menjadi juara dengan raihan 99 poin.
Liverpool 1-4 Man City

Lagi-lagi Liverpool dipermak oleh Manchester City. Kekalahan ini terjadi pada Februari 2021.
Liverpool menatap pertandingan ini dengan tekanan yang luar biasa setelah kalah dalam dua pertandingan terakhir mereka di Anfield, yaitu ketika menjamu Burnley dan Brighton sehingga tergelincir ke posisi keempat di klasemen Premier League.
Man City, yang bersikeras untuk mempertahankan gelar juara, berhasil memanfaatkan situasi buruk Liverpool untuk meraih kemenangan 4-1 di Anfield yang membuat tim asuhan Jurgen Klopp itu makin kesulitan untuk mengejar trofi juara.
Phil Foden mengobrak-abrik pertahanan Liverpool, di mana Jordan Henderson dan Fabinho diminta menggantikan posisi bek tengah dan nasib mereka tidak lebih baik dalam pertandingan selanjutnya.
Liverpool kalah empat kali dalam lima pertandingan selanjutnya hingga Klopp menyadari bahwa memainkan gelandang di lini pertahanan menjadi pilihan yang kontra-produktif dan memberikan kepercayaannya kepada Nat Phillips di sisa musim.
Watford 3-0 Liverpool

Kekalahan ini terjadi di masa-masa awal Jurgen Klopp menangani Liverpool. Tepatnya pada Desember 2015.
Liverpool baru saja ditangani Jurgen Klopp pada Oktober 2015. Tentu saja saat itu The Reds masih harus beradaptasi dengan gaya permainan yang diterapkan oleh pelatih asal Jerman itu.
Kekalahan 0-3 dari Watford sesaat sebelum Natal 2015 menjadi satu di antara kekalahan yang dialami Jurgen Klopp setelah menangani Liverpool, di mana saat itu sang manajer memang punya segudang pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
Apalagi setelah itu The Reds hanya bermain imbang 2-2 dengan West Bromwich Albion di Anfield dan kalah 0-2 dari Newcastle United.
Watford 3-0 Liverpool
Kemenangan 3-0 yang diraih Watford atas Liverpool pada 2015 terulang lagi pada Februari 2020. Liverpool sejatinya kala itu masih punya kesempatan untuk meraih treble.
Liverpool juga berstatus tidak terkalahkan di Premier League kala bertandang ke Vicarage Road. Di sisi lain, Watford tengah berjuang untuk lolos dari jurang degradasi.
Keinginan Watford untuk bisa menghindari degradasi ternyata jauh lebih besar dari kemampuan Liverpool mempertahankan tren positif mereka. Performa The Hornets, di mana Ismaila Sarr menjadi bintang dengan mencetak dua gol, berhasil membuat Liverpool menyerah tiga gol tanpa balas.
Barcelona 3-0 Liverpool
Kekalahan terbesar Liverpool era Jurgen Klopp pertama yang terjadi di luar kompetisi domestik Inggris. Liverpool kalah telak 0-3 dari Barcelona di semifinal Liga Champions pada Mei 2019.
Liverpool kala itu tak berkutik karena Lionel Messi. La Pulga kala itu berhasil menceta dua gol bagi Barcelona.
Salah satunya melalui tendangan bebas yang luar biasa. Sementara satu gol lainnya dicetak oleh eks striker Liverpool, Luis Suarez.
Napoli 4-1 Liverpool

Kekalahan besar terkini yang dialami Liverpool asuhan Jurgen Klopp terjadi pada matchday pertama Liga Champions 2022/2023. Menghadapi Napoli di Stadion Diego Armando Maradona, Italia, Liverpool takluk 1-4 dari klub Italia tersebut.
Liverpool tampil buruk di laga itu, khususnya di babak pertama. Saat itu mereka tertinggal tiga gol dan beruntung tidak kebobolan lebih banyak lagi jika bukan karena jasa Alisson Becker dan Virgil van Dijk.
Di babak kedua penampilan Liverpool membaik. Namun usaha mereka untuk menyamakan skor sia-sia karena Napoli bisa dengan nyaman mempertahankan keunggulannya.
Sumber Asli: Planet Footall
Disadur dari: Bola.com/Penulis Benediktus Gerendo Pradigdo
Published: 9 September 2022
Jangan Lewatkan:
- Pemenang dan Pecundang dari Laga MU vs Real Sociedad: Ronaldo Setengah Hati, Fred Gak Jelas, Wasit d
- Rapor Pemain Arsenal Saat Kalahkan FC Zurich: Marquinhos Joss, Nketiah Sip Lah!
- 5 Fakta Graham Potter, Kandidat Kuat Pengganti Thomas Tuchel di Chelsea
- 4 Pemain Liverpool dengan Rating Terburuk Usai Dibantai di Kandang Napoli
- 4 Pemain Terburuk Inter Milan Saat Tumbang 2-0 dari Bayern Munchen
- 4 Pemain Barcelona dengan Rating Tertinggi Usai Bantai Viktoria Plzen
- Rapor Pemain Barcelona Saat Hajar Viktoria Plzen: Lewandowski Top Markotop, Dembele Joss!
- Pemenang dan Pecundang dari Laga Napoli vs Liverpool: Gomez Sumber Malapetaka, Zielinski Masterclass
- Dipecat Chelsea, Ini Sederet Gelar yang Dipersembahkan Thomas Tuchel
- 5 Pemain Manchester United dengan Rating Tertinggi Sejauh Ini: Marcus Rashford Tiada Lawan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lawan Arsenal, Inter Kebobolan Tiga Gol Terlalu Mudah
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:36
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




