Ada Alasan Mengapa Van Gaal Memilih Duduk Diam Sepanjang Laga
Editor Bolanet | 26 Desember 2014 09:10
- Manajer Manchester United, Louis Van Gaal membeberkan alasan mengapa ia lebih sering duduk diam di bangku cadangan sepanjang laga. Kebiasaan ini disoroti oleh media Inggris, karena sikap Van Gaal tersebut berbeda dengan mayoritas manajer lainnya yang berdiri di tepi lapangan dan memberikan instruksi dengan berteriak langsung kepada para pemain.
Menurut Van Gaal, hal tersebut dilakukannya karena ia merasa bahwa berteriak kepada pemain tak akan mengubah apapun, mengingat betapa bisingnya kondisi stadion di Inggris. Selain itu, pria asal Belanda ini juga mengaku sudah melatih para pemainnya untuk membaca pertandingan dan menyesuaikan diri terhadap dinamika laga.
Saya tak merasa ada efek yang saya timbulkan hanya dengan berteriak. Para pemain tak akan memahami anda, mungkin hanya beberapa individu saja. Ketika saya mengubah posisi satu pemain, maka yang posisi pemain secara keseluruhan juga akan berubah, ungkap Van Gaal seperti dilansir Manchester Evening News.
Saya sudah melatih para pemain untuk membaca pertandingan. Terkadang mereka tak mampu melakukannya, tapi selalu ada masa jeda untuk membetulkannya. Dengan fans di Premier League yang selalu berteriak dengan kencang, para pemain tak akan mendengar teriakan saya. Karena itulah saya lebih memilih tetap diam di bangku cadangan.[initial]
(men/mri)
Menurut Van Gaal, hal tersebut dilakukannya karena ia merasa bahwa berteriak kepada pemain tak akan mengubah apapun, mengingat betapa bisingnya kondisi stadion di Inggris. Selain itu, pria asal Belanda ini juga mengaku sudah melatih para pemainnya untuk membaca pertandingan dan menyesuaikan diri terhadap dinamika laga.
Saya tak merasa ada efek yang saya timbulkan hanya dengan berteriak. Para pemain tak akan memahami anda, mungkin hanya beberapa individu saja. Ketika saya mengubah posisi satu pemain, maka yang posisi pemain secara keseluruhan juga akan berubah, ungkap Van Gaal seperti dilansir Manchester Evening News.
Saya sudah melatih para pemain untuk membaca pertandingan. Terkadang mereka tak mampu melakukannya, tapi selalu ada masa jeda untuk membetulkannya. Dengan fans di Premier League yang selalu berteriak dengan kencang, para pemain tak akan mendengar teriakan saya. Karena itulah saya lebih memilih tetap diam di bangku cadangan.[initial]
Baca Juga
- Tak Sepaham Dengan Petinggi MU, Van Gaal Pasang Target Juara
- Van Gaal: Rekor Kemenangan MU Terlalu Pendek
- Fergie: Dulu De Gea Sangat Rapuh dan Kerempeng
- Evans Ungkap Siapakah Pahlawan Tak Terlihat Bagi MU
- Rayakan Gol Falcao, Dua Fans Cilik Diusir Dari Villa Park
- Jumpa MU, Yeovil Dapat Keuntungan Finansial Masif
- Pastikan Diri Hadapi MU, Yeovil Rasakan Euforia Juara
- Scholes Khawatir MU Mulai Kalah Pamor Dari Man City
- Rooney Optimis De Gea Bisa Jadi Lebih Baik Dari Van Der Sar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah dari Newcastle, Bukti Mental Juara MU Belum Cukup Oke
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:21
-
Inikah Calon Pengganti Manuel Ugarte di Manchester United?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:07
LATEST UPDATE
-
Magis Liam Rosenior! Ada Trik Pochettino dalam Misi Kebangkitan Chelsea
Liga Inggris 7 Maret 2026, 04:44
-
Kylian Mbappe Akhirnya Punya SIM, Tertangkap Nyetir Mobil Mini di Paris
Bolatainment 7 Maret 2026, 00:17
-
Prediksi Milan vs Inter 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 23:13
-
Prediksi Genoa vs Roma 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 22:45


















