Aib Man Utd Kalah dari Everton: Luke Shaw Disorot, Formasi Lima Bek Dipertanyakan
Richard Andreas | 25 November 2025 06:46
Bola.net - Manchester United kembali menerima pukulan berat setelah takluk 0-1 dari Everton di Old Trafford. Hasil ini semakin menyakitkan karena tim tamu bermain dengan 10 pemain sejak awal babak pertama setelah Idrissa Gueye mendapat kartu merah akibat insiden dengan Michael Keane.
Meski unggul jumlah pemain dan mendominasi penguasaan bola, United tetap gagal memecah pertahanan Everton. Tim tamu justru mencetak satu-satunya gol melalui Kiernan Dewsbury Hall yang melepaskan sepakan melengkung dari luar kotak penalti.
Kegagalan memanfaatkan momentum ini memicu amarah pendukung dan kritik tajam dari sejumlah pengamat. United tampil tanpa intensitas, minim ancaman di kotak penalti, dan tampak kehilangan arah dalam menyerang meski secara teori memiliki keuntungan besar.
Kritik Tajam Gary Neville terhadap Luke Shaw

Eks bek kanan Manchester United, Gary Neville, melontarkan kritik keras terhadap Luke Shaw yang dinilainya tidak menunjukkan urgensi dalam menyerang meski tim membutuhkan tekanan.
“Shaw bergerak maju, tapi dia berjalan santai. Itu mengganggu saya selama 20 menit terakhir. Dia berjalan ke depan, dan kamu tidak bisa melakukan itu. Dia harus berlari setiap saat. Saya tidak peduli. Itu buang-buang waktu.”
Neville menilai Shaw gagal memberikan dorongan agresif dari sektor kiri, padahal lini serang United kesulitan menciptakan ruang. Ia menilai upaya sang bek hanya sekadar formalitas tanpa memberi dampak nyata pada permainan.
Formasi Lima Bek Amorim Dipertanyakan

Selain pemain, Neville juga mengkritik langsung keputusan taktis dari Ruben Amorim yang memilih memasukkan Diogo Dalot namun tetap mempertahankan formasi lima bek.
“Ruben Amorim punya pertanyaan besar. Mempertahankan lima bek, kenapa? Mereka tidak memenangkan bola pertama atau kedua. Memalukan," lanjut Neville.
Neville menilai sistem tersebut hanya membuang waktu karena United membutuhkan lebih banyak pemain di depan untuk menekan dan mengepung pertahanan Everton.
Seruan untuk Intensitas Tinggi dan Serangan Agresif
Neville menilai United seharusnya bermain layaknya mengepung habis-habisan, terutama setelah unggul jumlah pemain. Namun, yang terjadi justru sebaliknya, tempo lambat dan tanpa ketajaman.
“Ini seharusnya seperti Alamo. Passing cepat dari sisi ke sisi, masuk ke area lebar, umpan silang, dan tubuh di kotak penalti. Sangat lambat dari United. Tidak ada kehadiran di kotak penalti," tutup Neville.
Dengan kekalahan ini, tekanan pada Amorim semakin meningkat dan pertanyaan tentang arah proyek Manchester United semakin nyaring terdengar.
Jangan sampai ketinggalan infonya
Rapor Pemain Man Utd vs Everton: Unggul Jumlah Pemain Tapi Kalah, Fernandes dan Zirkzee Mengecewakan
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Man of the Match Manchester United vs Everton: Jordan Pickford
Hasil Manchester United vs Everton: Lawan 10 Pemain, Setan Merah Justru Keok 0-1
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Loh! Manchester United Putuskan Batal Rekrut Ederson!
Piala Dunia 11 Juli 2026, 05:20
-
Ederson Ternyata Sudah di Manchester, Sedikit Lagi Jadi Pemain MU?
Liga Inggris 10 Juli 2026, 10:59
LATEST UPDATE
-
Mau Kalahkan Norwegia, Inggris Harus Bisa 'Matikan' Erling Haaland
Piala Dunia 11 Juli 2026, 14:00
-
Gelandang Timnas Prancis Ini Gantikan Ederson di Manchester United?
Liga Inggris 11 Juli 2026, 13:00
-
Baru Cetak Satu Gol di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal: Bodo Amat!
Piala Dunia 11 Juli 2026, 11:00
-
Arsenal Capai Kesepakatan Pribadi dengan Bintang Timnas Brasil Ini
Liga Inggris 11 Juli 2026, 09:30
-
Ederson Batal, Manchester United Incar Gelandang Brasil Lainnya!
Liga Inggris 11 Juli 2026, 08:30
-
Here We Go! Barcelona Kunci Transfer Karim Adeyemi dari Dortmund!
Liga Spanyol 11 Juli 2026, 07:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













