Akhirnya Jelas, Ini Alasan Wasit Tidak Bisa Hentikan Pertandingan Setelah Kesalahan VAR Anulir Gol Luis Diaz
Richard Andreas | 11 Oktober 2023 08:20
Bola.net - Howard Webb akhirnya menjelaskan secara terbuka soal kesalahan-kesalahan VAR di laga Tottenham vs Liverpool yang jadi kontroversi beberapa pekan lalu. Dia menjelaskan bahwa ruang gerak wasit pun terbatas.
Webb bicara sebagai ketua Professional Game Match Officials Limited (PGMOL) Liga Inggris. Webb diundang oleh Sky Sports dalam acara Mic'd Up, Selasa (10/10/2023) waktu setempat.
Dalam kesempatan ini, dia membahas sejumlah insiden VAR dan keputusan wasit di laga-laga Premier League sekitar sepekan sampai dua pekan terakhir.
Nah, salah satu insiden yang dibahas Webb dengan gamblang adalah kontroversi wasit dan wasit VAR di laga Tottenham vs Liverpool, Sabtu (30/9/2023).
Kontroversi VAR dan wasit di laga Tottenham vs Liverpool
Sabtu (30/9/2023), Liverpool harus mengaku kalah dengan skor 1-2 dalam lawatan ke Tottenham Hotspur Stadium. Nahasnya kekalahan kali ini pun lebih dari sekadar tiga poin yang hilang.
Ada begitu banyak kontroversi sepanjang pertandingan. Laga berjalan aneh, kepemimpinan wasit Simon Hooper benar-benar buruk. Ada begitu banyak keputusan yang merugikan Liverpool.
Di laga tersebut, Liverpool tidak hanya kehilangan satu pemainnya karena kartu merah, tetapi sampai dua pemain. Curtis Jones menerima kartu merah langsung di menit ke-26, lalu Diogo Jota mendapat kartu kuning kedua di menit ke-69.
Kekurangan satu pemain saja bakal menyulitkan tim manapun untuk mengincar hasil maksimal, apalagi kalau sampai kehilangan dua pemain.
Saat kehilangan satu pemain, Liverpool sempat mencetak gol di menit ke-34. Luis Diaz menerima umpan terobosan dari Mohamed Salah, lalu mencetak gol dalam situasi satu lawan satu.
Diaz sudah melakukan selebrasi, tetapi gol tersebut dinyatakan offside. Anulir ini kemudian dipermasalahkan karena dari tayangan video, posisi Diaz onside.
Rilis rekaman percakapan
Beberapa saat setelah pertandingan tersebut, karena tekanan besar dari fans, Webb selaku ketua PGMOL akhirnya memutuskan untuk merilis rekaman suara percakapan antara wasit Simon Hooper dengan wasit VAR di pertandingan tersebut.
Terdengar jelas bahwa ada miskomunikasi antara wasit di lapangan dan wasit VAR. Saat wasit VAR mengatakan "check complete," dia berasumsi bahwa gol tersebut sudah dihitung di lapangan, jadi tinggal disahkan.
Ternyata, wasit di lapangan tidak menghitung gol tersebut karena hakim garis sudah mengangkat bendera offside. Jadi, ketika Simon Hooper mendengar wasit VAR berkata "check complete", dia beranggapan bahwa benar gol itu harus dianulir karena offside.
Kenapa tidak dihentikan?
Jelas bahwa ada miskomunikasi antara wasit VAR dan wasit di lapangan. Gol Luis Diaz dianulir karena kesalahan wasit. Nah, ketika fans mendengar rekaman percakapan tersebut, mereka mulai bertanya-tanya kenapa wasit tidak menghentikan pertandingan.
"Saya paham kenapa orang-orang melemparkan pertanyaan tersebut. Bahkan sebenarnya wasit VAR dan AVAR juga sempat berdiskusi, tapi saat itu saya kira sudah sekitar 20 detik berlalu," buka Howard Webb.
"Pada saat itu, mereka sempat mempertimbangkan untuk melakukan intervensi dan menghentikan pertandingan, tapi mereka menyadari bahwa Laws of the Game yang dibuat FIFA dan IFAB melarang mereka melakukan itu."
Tidak boleh revisi keputusan di tengah laga
Webb tidak menjelaskan aturan tersebut dengan detail. Intinya, wasit VAR tidak bisa menghentikan pertandingan ketika sedang berjalan untuk merevisi keputusan VAR yang ternyata salah.
"Saat ini ada proses dalam penambahan Laws of the Game terkait penggunaan VAR untuk memastikannya digunakan dengan konsisten di setiap liga di dunia, dan salah satu aturannya adalah Anda tidak bisa merevisi keputusan yang sudah dibuat dalam kasus ssperti ini," tutupnya.
Klasemen Liga Inggris 2023/2024
Sumber: Sky Sports
Jangan lewatkan ya, Bolaneters!
- Manchester United Incar Gelandang Pelengkap untuk Casemiro dan Sofyan Amrabat
- Gokil! MU Bakal Duetkan Rasmus Hojlund dan Victor Osimhen di Tahun 2024?
- Jadon Sancho ke Juventus? Kayaknya Enggak Deh!
- Rasmus Hojlund Disebut Pembelian Cerdas Manchester United, Sepakat?
- Wahai Arsenal, Gabriel Jesus Ingin Bermain di Posisi Ini Lho
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Vinicius Jr ke Chelsea? Mantan Pemain The Blues Anggap Itu Sekadar Khayalan
Liga Inggris 19 Januari 2026, 19:39
-
Apa yang Salah dengan Eberechi Eze di Arsenal?
Liga Inggris 19 Januari 2026, 17:29
LATEST UPDATE
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26






