Akhirnya! Premier League Revisi Aturan Terbaru Soal Handsball
Yaumil Azis | 1 Oktober 2020 05:44
Bola.net - Aturan terbaru soal handsball yang diterapkan oleh Premier League menciptakan serangkaian kontroversi. Pada akhirnya, pihak penyelenggara kompetisi memutuskan untuk merevisi lagi aturan tersebut.
Perkara handsball ini diklaim telah merugikan sejumlah klub. Dan tercatat sedikitnya ada enam penalti yang dilakukan hanya dalam kurun waktu tiga pekan saja di awal musim 2020/21 ini.
Bahkan pelatih Newcastle United, Steve Bruce, menganggap aturan terbaru dari Premier League sebagai hal yang 'lucu'. Padahal, aturan handsball tersebut membuat mereka bisa lolos dari kekalahan.
Tottenham tampil dominan dan unggul 1-0 sejak menit ke-25 lewat gol Lucas Moura. Namun kemenangan tersebut gagal setelah Eric Dier dinyatakan melakukan handsball di kotak terlarang meski dirinya tidak bisa melihat datangnya bola.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Wasit Harus Lebih Toleran
Setelah mendapat desakan dari berbagai kalangan, Premier League akhirnya melakukan tindakan. Namun perlu diketahui bahwa mereka tidak bisa mengubah aturan yang ditetapkan International Football Association Board (IFAB) tersebut secara keseluruhan.
Pihak Premier League melakukan pendekatan terhadap wasit. Mereka meminta wasit untuk bersikap lebih toleran dalam menerapkan aturan itu dengan mempertimbangkan aspek-aspek pendukung lainnya.
Aspek-aspek tersebut meliputi jarak pemain dengan bola, posisi lengan, dan waktu sang pemain dalam melakukan reaksi. Jika ini diterapkan sejak awal, maka beberapa hasil pertandingan mungkin akan berubah.
Contohnya dalam laga antara Manchester United melawan Crystal Palace. The Red Devils tidak akan kebobolan penalti karena Victor Lindelof tidak memiliki waktu bereaksi saat mencoba memblokade tembakan pemain lawan.
Masih ada yang Mengganjal
Selain itu, penalti juga tidak akan diberikan saat pemain menyentuh bola waktu menggunakan tangannya sebagai penumpu tubuh atau pelindung. Meski begitu, masih ada beberapa aspek kontroversial dalam revisi kali ini.
Premier League tidak merevisi aturan yang ditetapkan oleh IFAB dalam hal 'handsball diberikan jika tangan pemain ada pada posisi di atas bahunya'. Yang artinya, dalam kasus Eric Dier, penalti akan tetap diberikan kepada Newcastle.
Selain Bruce, Roy Hodgson selaku pelatih Crystal Palace juga menjadi sosok yang tidak sepakat dengan aturan baru dari IFAB tersebut. Ia bahkan berani mengklaim kalau peraturan tersebut bisa merusak permainan sepakbola.
(Goal International)
Baca Juga:
- 5 Pemain Ini Dulunya Ngetop, Tapi Gabung Chelsea Langsung Flop
- Berselisih dengan Klopp dan Mourinho, Lampard Justru Diminta Maju Terus
- Chelsea Kalah, Mason Mount Disentil Bangkit
- Alisson Becker Dianggap Mirip dengan Cristiano Ronaldo, Apanya?
- Terheran-heran Lihat Manchester United Tak Punya Sporting Director
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Soal Sandro Tonali, MU Pilih Bertindak Rasional dan Realistis!
Liga Inggris 1 April 2026, 14:25
-
Ambisi Besar! Kiper Muda MU Ini Siap Tantang Senne Lammens Jadi No.1
Liga Inggris 1 April 2026, 12:49
-
Seriusan? Agen Coba Bawa Berlian Arsenal ini ke Manchester United
Liga Inggris 1 April 2026, 12:30
LATEST UPDATE
-
Lewandowski hingga Donnarumma, 6 Bintang Top Absen di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 April 2026, 19:28
-
Tangis Lewandowski dan Mimpi Piala Dunia yang Terhenti
Piala Dunia 1 April 2026, 17:24
-
Ironi Timnas Italia: Dari 4 Kali Juara ke Langganan Absen di Piala Dunia
Piala Dunia 1 April 2026, 17:00
-
Rapuhnya Timnas Inggris Tanpa Harry Kane: Alarm Bahaya Thomas Tuchel
Piala Dunia 1 April 2026, 16:28
-
Jadwal dan Link Streaming BRI Super League: Arema FC vs Malut United
Bola Indonesia 1 April 2026, 15:51
LATEST EDITORIAL
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45













