Alasan Fabregas Tinggalkan Arsenal: Hanya Van Persie dan Nasri yang Selevel dengan Saya
Ari Prayoga | 25 Maret 2020 21:21
Bola.net - Gelandang asal Spanyol, Cesc Fabregas akhirnya mengungkapkan alasan mengapa dirinya memilih untuk meninggalkan Arsenal menuju Barcelona pada 2011 silam.
Fabregas yang merupakan jebolan akademi La Masia milik Barcelona direkrut Arsenal pada 2003 silam. Fabregas pun kemudian menjadi pemain termuda yang menjalani debut bersama tim utama The Gunners.
Peran Fabregas di Arsenal semakin penting dari musim ke musim hingga akhirnya ia ditunjuk menjadi kapten tim. Meski demikian, Fabregas hanya meraih satu trofi Piala FA dalam delapan musim memperkuat tim Meriam London.
Pengakuan Fabregas
Fabregas kini mengakui bahwa alasan terbesar mengapa ia hengkang dari Emirates Stadium adalah karena beban terlalu berat yang dipikulnya sebagai kapten.
"Saya adalah kapten, saya selalu merasa ada tekanan berat pada diri saya. Saya harus memimpin tim ini untuk menjuarai sesuatu. Saya memberikan segalanya. Terkadang, saya pulang setelah kami kalah dan saya menangis," ungkap Fabregas kepada Arseblog.
"Saya menderita, saya menghabiskan malam tanpa tidur dengan menderita. Dan ketika Anda kalah, di bus Anda merasa hancur, lalu Anda mendengar beberapa pemain tertawa, memikirkan ke mana mereka akan keluar nanti," lanjutnya.
"Hal ini berlangsung selama beberapa tahun. Kami memainkan sepak bola indah dan saya menikmatinya tapi saya merasa tertekan untuk memimpin, untuk melakukan segalanya dan pada satu titik saya merasa kesepian," jelasnya.
Kualitas Tim Kurang Memadai
Lebih lanjut, Fabregas juga menilai bahwa kualitas tim yang dimiliki Arsenal saat itu jauh dari kata memadai. Bahkan, pemain yang saat ini memperkuat AS Monaco itu menganggap hanya Robin van Persie dan Samir Nasri yang selevel dengan dia.
"Terutama di dua atau tiga tahun terakhir, saya merasa hanya Robin dan Samir - ini bukan hal yang arogan, ini yang saya rasakan kala itu - yang berada dalam level saya secara mental dan teknik," tutur Fabregas.
"Banyak hanya terlintas dalam pikiran saya, saya harus akui bahwa saya sedikit kosong, mental dan fisik saya menurun, dalam jiwa saya merasa sudah memberikan segalanya, merasa beberapa rekrutan pemain baru bisa dilakukan tapi itu tak terjadi," imbuhnya.
"Melihat beberapa sikap dari pemain tertentu atau sesuatu seperti ini membuat saya merasa saya ingin mengecek hal yang lain. Jika bukan karena hal itu, saya tak akan meninggalkan Arsenal saat itu," tukasnya.
Sumber: Arseblog
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tes Medis Kelar, Chelsea Perkenalkan Morgan Rogers Hari Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 05:34
-
Soal Manu Kone ke Manchester United, Ini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 20 Juli 2026, 12:00
LATEST UPDATE
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Gavi Tulis Pesan Emosional usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:48
-
Marcus Rashford dan MU, Cinta Lama yang Bersemi Kembali!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 14:40
-
Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:21
-
Kolom Bola.net: Spanyol Menciptakan Sistem, Bukan Bintang
Piala Dunia 21 Juli 2026, 11:46
-
Lewis Hall ke Manchester United? Kayaknya Bakal Susah Deh!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 11:30
-
Tepati Janji! Marc Cucurella Segera Buat Tatto Luis De La Fuente
Piala Dunia 21 Juli 2026, 11:00
-
Manchester United Mundur dari Perburuan Cysencio Summerville?
Piala Dunia 21 Juli 2026, 10:30
-
Arsenal Ganggu Manchester United dalam Perekrutan Manu Kone?
Liga Inggris 21 Juli 2026, 10:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55







